YOUNG | Unpublish

YOUNG | Unpublish
Ghavin vs Pak Chavid



Alma masuk ke garasi untuk mengambil motornya, tetapi mobil Arlan mulai memasuki gerbang rumah Alma.


"sial!, tu orang kesini Mulu!" batin Alma.


"mama sama papa bikin kesel aja, bisa gk sih gk usah nyuruh gue jemput tu cewe gila!" batin Arlan.


Arlan turun dari mobilnya dan menghampiri Alma yang sedang berdiri di sebelah motor cross nya.


"Al" ketus Arlan.


"apaan?" tanya Alma.


"ayo berangkat daripada Lo diomelin Ama ortu Lo" ajak Arlan.


"pake motor aja, gue gk mau pake mobil. bosen!" sela Alma.


"Lo gk mikir nanti pas kita sampe kesana?" tanya Arlan.


"serah Lo kak, pokoknya gue tetep naik motor!" jawab Alma.


"yaudah, gue ikutin dari belakang".


"serah"


Arlan mengikuti Alma dari belakang, seandainya orang tua nya tidak memaksa atau Alma kabur mungkin sekarang Arlan sedang bersenang-senang dengan teman-temannya.


kurang lebih 15 menit, Arlan dan Alma sudah sampai di sekolah.


"hai Al" sapa Danish.


"hai juga kak" balas Alma.


"pagi Al" sapa Ghavin.


"hai juga kak, oh iya hari ini ada latihan atau tidak?" tanya Alma.


"eumm, ada seperti biasanya" jawab Ghavin.


"tapi hari ini ada pembinaan jadi nanti Lo gk ikut pelajaran tapi ikut pembinaan sama tim swagball yang kaun" sambung Ghavin.


"yaudah kak aku bareng" sahut Alma.


disitu Danish hanya terbakar api cemburu karena gadis impiannya malah lebih akrab dengan sahabatnya sendiri. yang lebih menakutkan, Danish dan Ghavin menyukai 1 perempuan yang sama yaitu Almahyra.


"dasar tiang listrik! Alma itu punya gue malah Lo embat!" batin Danish.


Danish hanya menatap sinis Ghavin karena cemburu melihat Alma yang berjalan beriringan dengan Ghavin dan terlihat sangat akrab.


////*////


ruang pembinaan.


"selamat pagi anak-anak" sambung seorang guru yang diketahui bernama pak chavid. pak chavid adalah guru olahraga di SMA bunga bangsa


"maaf hari ini kalian tidak mengikuti pelajaran dikelas karena hari ini ada beberapa pengumuman dan beberapa ilmu pengetahuan tentang basket" sambung pak chavid.


"sangat membosankan!" gumam peserta pembinaan.


2 jam berlalu sudah, sekarang para peserta dimohon untuk ke lapangan basket untuk latihan hari ini.


"pin, sini" panggil pak chavid.


"Ghavin pak pake v jadi Vin bukan pin" jelas Ghavin yang merasa kesal karena pak chavid salah memanggil namanya.


"terserah mulut Saath atuh" ketus pak chavid.


"terserah bapak saja" ucap lembut Ghavin.


"tolong atur posisi junior kamu"


"hah? junior? udah disini pak mana bisa dipindah? lagian bapak mintanya aneh-aneh aja. masa Junior saya mau dipindah! ya malu saya pak! mana ada guru suruh hal yang vulgar seperti itu!" kesal Ghavin panjang lebar.


"IQ kamu itu rendah atau apa? junior! J U N I O R. artinya kamu atur posisi anak-anak yang mau latihan. yang mau latihan itu kan junior kamu dan kamu itu senior ghapin" geram Pak Chavid.


"kenapa jadi nyalahin bapak? kamunya aja yang terlalu sering nonton watpaad. jadi pikirannya muter-muter"


"watpaad itu kan aplikasi membaca. bapak kok malah marah kalau saya membaca? bukannya dukung malah marahin"


"itu novel be*o!! yang harus kamu baca itu buku ilmu pengetahuan bukan novel terus yang kamu baca itu novel 18+ kan?. bapak tau kali!"


"penting baca pak, biar dapet pengalaman pas gituan"


"hei! saya hargain kamu soalnya kamu ketua basket!"


"saya hargain bapak karena bapak itu guru saya!"


"udah lah pak, saya males debat!"


"yaudah atur yang lain!"


"iya pak"


para peserta basket hanya ngakak tidak ketulungan karena perdebatan yang sengit antara pak chavid dan Ghavin.


"udah pak kak, udah. saya sudah mau ngompol ini. whahaaha" tawa seorang peserta.


latihan sudah dimulai, semua fokus dan bekerja sama dengan baik supaya saat perlombaan nanti tidak terlalu sulit dan mudah meraih kemenangan.


////**////


di rumah Alma.


"loh ma? kenapa Alma izin? kan Alma masih sekolah" protes Alma karena Yufi tiba-tiba datang saat jam pelajaran dan meminta izin kepada pak Irawan (kepala sekolah SMA bunga bangsa) untuk Alma dan Arlan.


"hari ini kamu sama Arlan fitting baju pengantin sana. gk inget hari ini itu hari Kamis. 3 hari lagi kamu bakal nikah" perintah Yufi.


"iya mah, Alma Inget" jawab Alma dengan nada terpaksa.


"Yaudah, ganti baju nanti Arlan bakal jemput kamu sama mama Nilam juga"


"iya ma"


tokk...tok..


"assalamualaikum"


"tu udah dateng. ayo!" ajak Yufi.


"iya ma"


Yufi dan Alma keluar untuk menghampiri Arlan dan mamanya, Nilam.


"hai Yuf" sapa Nilam lalu memeluk Yufi ala ibu-ibu arisan.


*kalian tau kan gimana pelukannya emak-emak Arisan? buat yang gk tau. pelukan terus nempelin pipi kanan kiri. paham kan?


"hai juga Nilam"


"eh mantu mama, sini nak" Nilam memeluk Alma.


"iya ma"


"Ayo ma cepet berangkat! bukannya kemaren lusa baru ketemu" Ucap Arlan.


"iya ayo, ngebet nikah ya sampe gk sabaran gitu" goda Nilam.


"diem aja ma" ucap Arlan cuek.



ANDHIKA MAHENDRA


END


BERSAMBUNG~