
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
"Ayo, kita ke polres. Pengacara yang Papi hubungi sudah bersedia datang," Philippus mengajak Lian. Dia sudah pamit pada atasannya.
"Ketemu di rumah ya Pi. Jemput mami dulu. Aku sekalian taruh motorku," Lian pun segera keluar ruangan papinya.
"Kami on the way Mi. Jangan terlambat." Lian segera menghubungi maminya sebelum dia menggunakan helm.
\*\*\*
"Kalau kamu mau dibantu, walau kamu bersalah kamu harus cerita secara lengkap dan jujur. Karena kalau saya salah data dan saya ngotot menggunakan data itu, nanti akan lebih berat hukuman yang kamu terima."
"Hakim menilai kalian membohongi peradilan, itu akan memberatkan."
"Kalau kamu kooperatif dan bicara sejujurnya, walau bersalah, saya sebagai pengacara akan berupaya meringankan hukumanmu. Tapi tak akan bisa membebaskanmu."
"Saya tak mau memberi harapan palsu mengatakan kalau saya bisa membebaskan kamu."
"Kamu otak kejahatan. Tak mungkin pihak lawan akan membebaskanmu begitu saja terlebih mereka tak kenal kamu dan tak pernah merugikan kamu!"
"Kalau pihak lawan punya kesalahan sehingga kamu punya alibi kalau hanya membalas perbuatannya, itu mungkin kita bisa berkelit. Kamu yang mendahului dan mereka orang kaya dan terpandang. Sekarang mereka sedang membuat press release. Kamu masih bagus bila tak dihukum seumur hidup!"
Anne, Lian juga Phillip hanya terdiam dan Christina hanya terisak. Sejak di mobil tadi dia tahu mengapa Anne ditangkap dari sepenggal cerita Lian.
Dengan terpaksa di depan kedua orang tuanya juga di depan Lian, Anne mengakui bahwa dia adalah kekasihnya Rita!
Lian, Phillip dan Christina tak percaya akan penyimpangan yang Anne miliki sebagai pecinta sesama jenis.
"Aku selalu berupaya agar kami, terutama dia selalu bahagia."
"Saat tahu dia hamil karena menjajakan diri untuk hidup, awalnya Rita ingin menggugurkan kandungan. Tapi aku bilang kita cari investor saja. Kita cari suami buat Rita agar tak perlu repot cari uang."
"Pilihan jatuh pada Axel atau Marcel Geraldy Wibowo anak tunggal Pieter Markus Wibowo. Pewaris tunggal perusahaan besar Liem's Corporation milik kakek dari pihak ibunya."
"Aku hanya salah perhitungan waktu hamil Rita dengan waktu kejadian aku bikin video."
"Pihak Axel tahu bayi Rita sudah 14 minggu sedang aku menjebak Axel baru 6 minggu!"
"Tadi pagi kami diundang rapat pemegang saham. Katanya agar semua pemegang saham tahu bayi keturunan Axel."
"Disana diputar hasil test DNA, usia kandungan video pembuatan rekaman aku menjebak Axel."
"Tadi juga diputar rekaman waktu aku menukar kertas dari dokter Martha yang menyebutkan Axel mandul sehingga istrinya tak mungkin hamil anaknya."
"Kalau pakai alasan itu saja sudah jelas Rita bukan hamil karena Axel kan? Kan kalian tulis Axel mandul? Bagaimana Rita bisa hamil benih Axel?"
"Dari situ saja ketahuan kalian manusia kotor yang bodoh!" Phillipus keqi mendengar kejahatan yang Anne rancang.
"Aku cuma ingin Rita hidup terjamin hingga tua bila dia berhasil menikah dengan Axel."
Christina tak percaya anaknya cinta teramat dalam pada Rita seperti itu.
Tiba-tiba polisi datang membawa sebuah surat.
"Dengan saudari Lian atau Madeleine?"
"Saya," jawab Lian ragu.
"Anda juga ditangkap karena anda adalah pelaku pembantu tindak kejahatan berencana ini."
Christina langsung pingsan di situ.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR