WE ARE HAVING A BABY BOY!

WE ARE HAVING A BABY BOY!
FEMININ & MACHO



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.



"Kalian tahu kemarin Mami lihat perempuan yang bekerja sama dengan Rita untuk mengangkat dan mengatur posisi Axel membuat rekaman video di dalam kamar," Maria bicara di zoom meeting malam ini.



Mereka memang janjian bicara setelah siang tadi Martha bilang hasil pemeriksaan DNA sudah keluar.



"Lihat di mana Oma?" tanya Axel.



"Mami lihat di mana?" tanya Magdalena barengan dengan Axel.



"Kemarin saat Mami makan siang Mami melihat dia sedang windows shoping sendirian," jelas Maria.



"Kemarin saat makan siang?" tanya Lieke memastikan.



"Iya kenapa?"



"Mungkin Oma salah lihat. Kalau memang kemarin tepat makan siang jam berapa? Dan dimana?"



"Ada apa *Babe*?" Tanya Axel mencermati keraguan Lieke.



"Tepatnya jam 13.30 sampai jam 14.00 Oma ada di mall Taman Anggrek," jawab Maria.



"Enggak mungkin kemarin orang itu bertemu kami Plaza Indonesia," jelas Magdalena.



"Mami enggak mungkin salah lihat. Jelas dia wajah yang ada di video dalam kamar yang sedang bikin jebakan untuk Axel," jelas Oma Maria meyakinkan.



"Benar Oma, orang yang bantu Rita bikin video kemarin ketemu sama aku sama mama dan sama Tante Martha di Plaza Indonesia saat kami makan siang jam 13.30 kami di situ," kata Lieke.



Maria tetap bersikeras melihat sosok yang bersama Rita di kamar saat bikin video. Tiga lawan satu, tapi Maria tetap keukeuh bahwa dia tak mungkin salah lihat.



"Jangan-jangan mereka kembar!" Novita mencoba menengahi perdebatan kali ini.



Semua langsung diam memikirkan kemungkinan itu.



"Masa sih?" Tanya Lieke dan Maria bersamaan.



"Bisa jadi," kata Magdalena.



"Mereka terlihat saat yang bersamaan dalam dua tempat yang berbeda. Dan kalau dia kembar yang selalu bersama Rita kemungkinan bukan Lian karena Lian masih sibuk kuliah." Axel memberitahu soal kekasih Marvel.



"Berarti yang kemarin makan siang bersama Rita bukan Lian kekasih Marvel Ma," Lieke mencoba menafsirkan dua kejadian kemarin.



"Mana kita tahu?" Jawab Magdalena.




"Mama lihat, orang yang datang ke rumahku beda dengan yang yang sama Rita kemarin," Lieke menunjukkan laptopnya pada Magdalena.



"Iya ya, tapi mirip ya. Ada bedanya sih, yang sama Rita itu agak macho, sedang yang  ke rumahmu itu feminin." Magdalena membedakan keduanya berdasarkan ingatannya karena sosok yang bersama Rita tak ada fotonya.



"Iya bener. Mami, kami melihat ada dua sosok serupa. Mungkin Mami melihat salah satu dari mereka. Kami lihat yang kerumah Axel beda dengan yang bertemu kami kemarin," Magdalena membenarkan pengamatan Lieke.



"Yang ketemu Mami feminin. Dia seperti baru pulang dari kampus karena dia bawa beberapa buku di tangannya. Lalu pakaian yang dia cari rok-rok feminin juga."



"Dia enggak tomboy,"  kata Maria dengan yakinnya.



"Berarti benar ada dua sosok yang berbeda." Petrus mencoba menyimpulkan.



"Kalau yang datang ke rumahmu yang feminin, dan yang bersama Rita menjebak Axel adalah yang tomboy. Artinya mereka bertiga berkomplot."



"Kemungkinan begitu. Karena yang feminin kan pacar Marvel. Namanya Lian waktu dia berkenalan pagi itu," kata Lieke.



"Oh berarti benar Ma kemungkinan mereka kembar." Pieter berkata pada Novita.



"Sudah kita skip soal kembar itu. Ini hasil test DNA sudah keluar. Kalian semua lihat di email masing-masing sudah aku kirim salinannya," Martha menyudahi pembicaraan soal pacar Marvel.



"Hasilnya gimana?" kata Petrus.



"Lihat di email saja Pa," kaya Novita.



"Malas, sudah Martha katakan saja," jawab Petrus sekenanya.



"Ya pasti bukan anaknya Axel lah. Bagaimana bisa jadi iti anak Axel, kan sudah aku bilang saat dia datang dia sudah hamil 3 bulan."



"Padahal  kejadian dengan Axel baru satu bulan."



"Oma harus bikin videonya diedit. Di perlihatkan tanggal kejadian dan hasil test DNA." pinta Axel.



"Siap Boss," goda Maria.



"Berarti kita pertemuan dengan pemegang saham kapan?" Ecky bertanya pada Pieter.



"Lima hari lagi," balas Pieter.



"Oke aku siapkan keamanannya. Akan aku hubungi temanku di kepolisian," jelas Ecky.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX-HUSBAND