WE ARE HAVING A BABY BOY!

WE ARE HAVING A BABY BOY!
TERUNGKAP REKAN RITA MENJEBAK AXEL



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.



"Kita mulai ya. Kita bahas yang tadi Martha kirim ke group. Rita ternyata sudah hamil 12 minggu sedang kejadian penjebakannya pada Axel baru 5 minggu lalu."



"Video ini akan aku gabung dengan hasil USG dari Martha dan akan kita putar di pertemuan dengan para pegang saham." Maria membuka percakapan malam ini.



Tak semua bisa hadir, Ecky sudah ada janji lain jadi dia absen.



"Aku minta waktu dua minggu karena aku sudah ambil sample darah Rita. Fungsinya untuk test DNA janin dengan Axel." Martha mulai bicara.



"Walau kita bisa bilang itu bukan anak Axel karena Axel baru bertemu 6 minggu lalu dan kejadian 5 minggu lalu, tetap Rita tetap bisa beralibi."



"Tapi bila dengan bukti test DNA itu tak bisa dibantah." Jelas Martha.



"Nanti Axel bisa menyanggah dengan tes DNA. Test DNA sekarang tidak perlu mengambil cairan dari ketuban atau dari rahim tapi bisa dilakukan dengan darah ibu hamil."



"Pemeriksaan DNA atau Deoxyribonucleic Acid dapat dilakukan oleh Ibu hamil untuk mengetahui DNA dari janin yang di kandungnya."



"Pemeriksaan DNA ini dapat dilakukan mulai dari usia kehamilan 10 minggu. Tadi begitu aku tahu kandungannya sudah 12 minggu aku langsung meminta suster ambil sample darahnya." Jelas Martha selanjutnya.



"Pemeriksaan DNA tidak perlu menunggu anak lahir ke dunia tapi sudah dapat dilakukan sejak janin dalam kandungan, yakni dengan *Amniosentesis* atau CVS atau *Chorionic Villous Sampling*."



"Tindakan ini dapat dikerjakan pada usia kehamilan 10-18 minggu dengan mengambil sampel DNA dari cairan ketuban atau jaringan plasenta."



"Namun, pemeriksaan ini berisiko menyebabkan keguguran sehingga banyak pihak yang enggan menerima risiko tersebut."



"Nah sekarang sudah ada teknik terbaru yang non invasif tapi cukup akurat sebagai skrining kelainan genetik janin, yakni dengan NIPT atau *Non Invasive Prenatal Testing* ." 



"Pengambilan sampelnya cukup dari darah vena ibu sehingga tidak akan menyebabkan keguguran."



"Itu yang bikin aku minta waktu dua minggu karena hasil pemeriksaan akan keluar dalam 2-4 minggu kemudian ."



"Tadi aku sudah bilang pada dia, kita akan umumkan soal bayi itu di rapat pemegang saham dua minggu lagi Tante." Rupanya Axel bicara pada Rita berdasar arahan dari Martha.



"For your info Liek sebelum kalian melakukan gender reveal Axel dijebak. Dia diberi obat lalu tiba-tiba ada rekaman dia sedang tidur berdua dengan Rita." Oma Maria menjelaskan pada Lieke kronologis yang dia belum tahu awalnya.



"Kami semua sudah lihat video saat awal dia di jebak. Tapi saat itu Oma belum dapat akses buat masuk ke kamar tempat pembuatan video yang Rita gunakan untuk meneror Axel dan mengancam akan disebar agar perusahaan Axel hancur."




Maria menyalakan tv besar dan dihubungkan flashdisk sehingga seperti nonton film layar lebar saja.



"Ya ampuuun." Semua kaget melihat siapa yang membantu Rita dalam membuat video. 



Ternyata sejak masuk kamar, Axel sudah mulai tak sadar, dia masih melek tapi tak tahu apa yang terjadi. 



Step by step pembuatan gerakan dilakukan. Mereka retake berkali-kali.



Begitu rekaman selesai maka Axel diberi perangsang di hidungnya agar segera bangun lalu Rita pura-pura terlelap disisinya dalam pelukan Axel.



"Perlu kamu tahu *Babe*, aku diancam video hasil editannya akan dia sebar bila aku membantah tulisan di dalam balon," ucap Axel.



"Tante tidak menulis seperti yang kamu baca, Tante menulis bahwa bayi kalian adalah laki-laki," Martha melengkapi ucapan Axel.



"Maaf kalau saat itu aku diam. Kalau kamu, aku bisa tahu hatimu tulus. Aku tahu saat itu kamu terluka, tapi akan kembali baik ketika diberi pengertian dan fakta."



"Aku hanya takut baby boy terganggu. Tapi kalau aku bantah saat itu, ribuan perut keluarga karyawan akan kelaparan bila tahu anak pemilik perusahaan berbuat mesum."



"Aku berupaya memikirkan banyak orang dibanding keluargaku sendiri walau aku sangat terluka." 



"Maafkan daddy baby boy," pinta Axel tulus. 



Mereka lanjut berdiskusi. Tak ada yang percaya siapa rekan Rita dalam me jalankan jebakan bagi Axel! Benar-benar diluar dugaan.



"Makin jelas kan Axel, mulai saat ini jangan percaya siapa pun, walau itu orang kepercayaan kita."



"Kamu Pieter. Bagaimana dengan Faisal?"



"Sepanjang pengamatanku dia aman Mi," jawab Magdalena. 



Sementara Maria mengirim video editan Rita pada Lieke. Untung tadi dia sudah melihat proses pembuatannya. Kalau belum tentu Lieke mengira Axel telah selingkuh.



Maria juga mengirim video saat seseorang meneteskan cairan ke minuman Axel di cafe.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR