WE ARE HAVING A BABY BOY!

WE ARE HAVING A BABY BOY!
LANCIP VS TUMPUL



Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


"Tenang Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Kita lanjut lagi ya, perhatikan sekarang sepatu dari pengemudi motor ini yang menukar kertas di saku Marvel." Maria rupanya sudah mengedit sedemikian rupa.



"Ini sepatu made by request. Sama persis dengan sepatu pacar saudara Marvel. Itu sebabnya selama ini semua jadwalnya Axel selalu bocor. Rupanya tanpa sadar saudara Marvel selalu menyampaikan dengan rinci kegiatannya dan Axel."



Marvel pucat pasi. Bila Lian terlibat dalam konspirasi penjebakan Axel artinya dirinya juga akan terseret karena semua info bersumber dari dirinya walau tanpa sadar.



Lian selalu bertanya pada Marvel sedang di mana dengan siapa dan segala macamnya dan semua itu tanpa curiga Marvel beritahu pada pacarnya. Akhirnya Axel bisa dijebak.



"Sekarang kita lihat sepatu milik Lian, pacar saudara Marvel saat datang ke pesta gender reveal di rumah Axel."



"Pacar Marvel menggunakan sepatu yang sama! Awalnya kami mengira pacarnya Marvel lah pelakunya tapi rupanya menantu saya sangat jeli."



"Ada sedikit perbedaan di sepatu pelaku dan pacarnya Marvel, perhatikan ujung sepatu mereka. Ujung sepatu pacar Marvel lancip dan ujung sepatu pelaku tumpul."



"Sampai sini jelas saudari Lian bukan pelaku yang langsung tapi dia membantu secara tidak langsung."



"Jadi tetap akan kena pasal membantu untuk mencelakai Axel."



"Bapak-bapak dan Ibu-ibu pemilik saham, jadi ini adalah rapat yang sengaja saya adakan karena saya takut harga saham perusahaan hancur begitu Bapak-bapak dan Ibu-ibu melihat video yang sengaja disebar oleh saudari Rita."



"Saya yakin Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekarang paham kalau video itu tidak benar karena sudah lihat bagaimana proses pembuatannya."



"Saya sampaikan terima kasih atas waktu yang diluangkan dan dukungan pada pada saya dan Axel."



Saat itu Novita,  Maria dan Lieke dan Magdalena masuk ke ruangan dari pintu belakang.



"Bapak-bapak dan Ibu-ibu ini empat perempuan hebat dalam hidup saya. Istri saya tercinta, ibu saya tercinta, mertua saya tercinta dan putri angkat saya sekaligus menantu saya tercinta."



Tepuk tangan semua yang hadir melihat Lieke dikelilingi 3 perempuan hebat itu.




Rita dan temannya sudah pucat pasi.  mereka tak percaya akan dipermalukan seperti ini dan ternyata janin di perutnya bukan mesin atm-nya lagi. Tentu saja Rita tak mau memeliharanya bila tidak menghasilkan uang. Dia mau mempertahankan kehamilannya karena berpikir akan bisa menghasilkan uang.



Marvel terus memperhatikan gerak gerik Rita.



"Silakan Bapak-bapak Ibu-ibu polisi untuk  masuk memberitahu temannya yang perempuan untuk masuk karena yang akan di tangkap adalah perempuan." Ucap Petrus. Pintu dibuka dan masuk 6 orang polisi perempuan.



Lieke sudah berdiri dekat Axel yang mencium kening istrinya dengan lembut.



Usai sudah drama yang mereka takutkan. Saat itu polisi akan mengeksekusi Rita dan temannya.



'*Kalau anak ini tidak bisa jadi anaknya Axel bayi Lieke juga tidak akan pernah jadi anaknya Axel*,' tekad Rita. Dia langsung berlari ke arah Lieke ingin mendorongnya. Tanpa bisa diduga semua orang.



Tak ada yang mengira Rita akan berbuat nekad seperti itu di depan banyak polisi.



Axel langsung meraih Lieke yang hampir terjatuh dan memeluk erat guna melindunginya dan Marvel spontan langsung mendorong Rita.



Rita jatuh dan terjadi perdarahan. Marvel takut kalau dia disalahkan. Petrus langsung menepuk pundak Marvel.



"Tenang aja kamu melakukan itu untuk melindungi Lieke kamu tidak bersalah, kalau terjadi apa-apa kami bersedia membantu proses hukummu."



Martha segera menghampiri Rita. Anne sudah diborgol 



"Semoga tak terjadi apa apa terhadap kandungannya, aku berharap dia tidak keguguran biar dia merasakan punya anak tanpa ayah," kata Petrus.



Martha langsung bergerak dia langsung memanggil ambulans dan memberi suntikan penguat kandungan karena dia kebetulan membawa tas kerjanya.



"Aku langsung ke rumah sakit ya," kata Martha dia akan mengawal Rita beserta polisi.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING