The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 79



Beberapa bulan kemudian


"Hoekkk hoekkk" Mayra menyingkap selimutnya dan berlari masuk ke dalam kamar mandi


Kaysar langsung terbangun dan mengikuti istrinya. Di dalam kamar mandi terlihat Mayra sedang memuntahkan seluruh isi perutnya di wastafel


Kaysar mendekat dan memijat tengkuk istrinya agar mempermudah wanita itu


"Huh" keluh Mayra dan bersandar pada wastafel


"Kau sakit" tanya Kaysar


Mayra menggelengkan kepala. Dia tak tau kenapa tiba tiba seperti ini


"Kita ke rumah sakit sekarang" ucap Kaysar


Kaysar membawa istrinya itu ke rumah sakit milik keluarganya


"Itu hal biasa yang di alami oleh ibu hamil" ucap sang dokter


"Apa? Maksud dokter... saya... saya hamil?" tanya Mayra dan di angguki oleh dokter itu


Mayra tak menyangka dan dia benar benar bahagia mendengar kabar ini. Kaysar langsung memeluk tubuh istrinya karena dia juga benar benar bahagia


Itu artinya dia sebentar lagi akan menjadi seorang ayah. Kaysar mengusap lembut perut Mayra yang masih rata itu


"Ini resep vitamin untuk ibu hamil dan obat pereda mual" ucap sang dokter dan memberikan secarik kertas pada Kaysar


Setelah menebus resep tersebut mereka berdua kembali ke rumah. Tentu saja dengan kehamilan Mayra semakin menarik perhatian Kaysar


"Sekarang kau mau apa? Katakan" ucap Kaysar dengan mengusap lembut perut istrinya. Jika saja ada rangking kebahagiaan mungkin dirinya lah yang menjadi orang terbahagia di dunia ini


Kaysar mencium lembut Mayra. Mayra hanya diam dan berpikir akan meminta apa. Kemudian Mayra menggelengkan kepalanya. Saat ini tidak ada yang ia inginkan


"Kau tidak mau sesuatu?" tanya Kaysar dan Mayra mengangguk yakin.


"Ah yasudahlah"


Akhirnya Kaysar memutuskan membuat salad buah untuk Mayra. Kaysar yakin wanita itu akan menyukainya.


Dalam waktu beberapa menit akhirnya salad buah buatannya telah siap. Dengan semangat Kaysar masuk ke dalam kamarnya


"Sayang" panggil Mayra


"Hm" Mayra menoleh dan menatap Kaysar. Kaysar berjalan mendekati dirinya dengan mangkuk di tangannya


"Apa itu" tanya Mayra


"Ini salad aku buatkan untukmu. Kau mau makan?" tanya Kaysar


Wajah Mayra berubah menjadi cemberut dia tidak berselera memakan itu tapi tidak tega harus menolak pemberian suaminya. Apalagi melihat wajah ceria Kaysar saat memberikan salad buatannya pada dirinya.


"Aku makan deh" ucap Mayra


Mayra meraih mangkuk yang ada di tangan suaminya dan memakan dua sendok kemudian mengembalikannya lagi pada Kaysar


"Hanya segni?" tanya Kaysar dengan melongo


Mayra mengagguk. Tubuh Kaysar lemas seketika. Ternyata salad buatannya tidak membuat Mayra begitu berselera memakannya


"Kamu aja yang makan" ucap Mayra


Kaysar hanya diam membuat Mayra menjadi iba. Akhirnya wanita itu berinsiatif menyuapi Kaysar


"Biar aku yang suapi ya" ucap Mayra membuat Kaysar langsung bersemangat dan mengangguk


Selesai memakan seluruh isi mangkuk itu, Kaysar mengembalikan mangkuk tersebut ke dapur kemudian kembali lagi menuju kamar.


Saat masuk kamar, Maura langsung merentangkan tangannya untuk meminta dia masuk ke dalam pelukannya. Entah kenapa sejak hamil membuat Mayra begitu manja namun itu bukanlah masalah besar malah Kaysar begitu senang dengan sikap manja Mayra


"Temani tidur aku ngantuk" ucap Mayra


Kaysar berbaring di samping istrinya sambil mengusap lembut rambut panjang Mayra yang tergerai hingga wanita itu terlelap.