The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 78



Sreeeekkk


Mayra menutup resleting kopernya kemudian menurunkan nya di samping ranjang. Besok dirinya dan Kaysar akan pergi ke Swiss untuk Honeymoon


"Sudah selesai" tanya Kaysar yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan Mayra mengangguk


Kaysar merebahkan tubuhnya di samping tubuh istrinya dan memeluk dengan erat tubuh mungil Mayra


"Maafkan aku" ucap Kaysar


"Kenapa" tanya Mayra


"Acara Honeymoon ini harus tertunda sampai dua bulan pernikahan kita dan juga minggu kemarin kau masuk rumah sakit karena ulah Netta" ucap Kaysar


"Netta yang berulah kenapa kau yang meminta maaf" ucap Mayra dengan mengusap lembut wajah tampan Kaysar


"Tetap saja itu semua karena aku" ucap Kaysar


"Udah ah kalau soal acara Honeymoon ini aku gak masalah aku ngerti soal pekerjaan kantor kamu yang cukup padat bukankah aku dulu adalah asisten kamu jika saja bisa kau tinggal pasti kau tinggalkan pekerjaan itu iyakan" ucap Mayra dan Kaysar mengangguk


"Mending kita tidur bisa kita berangkat pagi" ucap Kaysar


Mereka berdua tidur dengan saling berpelukan hingga keesokan harinya mereka sama sama terbangun setelah matahari muncul dari ufuk timur


Satu jam mereka bersiap dan akhirnya turun ke lantai dasar untuk sarapan. Berbagai menu makanan sarapan telah tersaji dengan rapi


"Pagi tuan nyonya" sapa salah satu pelayan dengan hormat dan di balas senyuman oleh Mayra sedangkan Kaysar hanya memasang wajah datar


Mayra menyiapkan sarapan untuk suaminya dan mereka berdua makan dengan tenang beberapa saat.


"Yaudah yuk" ajak Kaysar setelah menyelesaikan sarapannya. Mayra mengangguk dan mengambil tas jinjingnya yang ia letakkan di atas meja


Wanita itu memeluk lengan Kaysar dan berjalan keluar dari mansion. Mereka menuju bandara menggunakan mobil yang di setir oleh Kelvin


"Selamat bersenang senang tuan nyonya" ucap Kelvin


"Makasih" ucap Mayra dengan tersenyum


Kelvin menatap nanar kepergian Kaysar dan Mayra yang berjalan menjauh masuk ke dalam jet pribadi Kaysar


.


.


Setelah menempuh waktu beberapa jam akhirnya Mayra dan Kaysar sampai di negara Swiss


"Nanti jalan jalan ya" rengek Mayra


"Jangan dong nanti kamu kecapekan besok ya" ucap Kaysar memberi tawaran dan Mayra menggeleng


"Plis dong sayang aku khawatir sama kamu kalau kamu kenapa napa gimana" ucap Kaysar


"Aku baik baik aja santai gausah takut" ucap Mayra


"No besok baru jalan jalan aku gamau tau bisa bahaya kesehatan kamu kalau kamu kecapekan" ucap Kaysar


"Iya iya" ucap Mayra pada akhirnya dan tidur memunggungi Kaysar


"Sayang" panggil Kaysar


"Marah ya"


"Gak" ucap Mayra singkat


"Yaudah deh tidur yang nyenyak ya" ucap Kaysar dan tidur di samping Mayra dengan memeluk pinggang wanita itu


Keesokan harinya


Mayra menggeliatkan tubuhnya saat cahaya matahari menerpa wajahnya


"Morning sayang" sapa Kaysar


Mayra mengernyit saat melihat Kaysar ada di depannya dengan nampan yang berisi makanan serta segelas susu


"Sarapan dulu ya kamu pasti laper" ucap Kaysar


Mayra hanya diam dan pada akhirnya Kaysar meletakkan nampan itu di atas meja dan mendekati istrinya


Kaysar menyisir rambut istrinya menggunakan jari jemarinya dan berkata dengan lembut "Masih marah ya soal kemarin maaf ya aku cuma gamau kalau kamu sakit" ucap Kaysar


Mayra menatap Kaysar kemudian mengangguk "Aku ngerti kok" ucap Mayra dengan tersenyum


"Pinter sekarang makan" ucap Kaysar


"Kamu enggak?" tanya Mayra


"Suapin dong" ucap Kaysar manja


Mayra makan dengan menyuapi suaminya hingga makanan yang ada di piring itu habis tak tersisa