The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 24



Bab 24


Sean menghentikan motornya setelah sampai di sekolah. Seketika itu pula perhatian para siswi dan itu merupakan hal biasa bagi Sean


Sean turun dari motornya sambil merapikan rambutnya semakin membuat cewek cewek yang ada di sekolah itu menjerit karena melihat ketampanan dari seorang Sean


Pria itu melangkah dengan santai menyusuri koridor sekolah dan tanpa sengaja matanya melihat sosok seseorang yang tengah di landa cemas


Dengan senyum miring Sean mendekati wanita itu dan berkata sesuatu


"Cemas karena belum ngerjain tugas atau cemas gara gara takut masuk...."


"Sean" sentak Jenny langsung agar Sean tidak melanjutkan ucapannya


"Jangan pernah bahas hal itu di sekolah" ucap Jenny


"Hahaha kenapa? Takut ya" ucap Sean mengejek


"Sean plis bantu gue biar gak masuk penjara gue akan lakuin apapun yang lo mau" ucap Jenny berusaha membujuk Sean agar membantunya


"Gue tetep gamau lo harus ngejalanin apa yang lo lakuin" ucap Sean


"Tapi lo akan ngehancurin hidup gue" ucap Jenny dengan menahan tangisnya


Dirinya benar benar takut jika akan masuk penjara bagaimana nasib kedepannya nanti


"Itu salah lo sendiri berbuat sesuatu tanpa memikirkan konsekuensinya" ucap Sean datar lalu pergi masuk ke dalam kelas nya


Jenny menatap datar punggung Sean yang bergerak menjauh darinya hingga dirinya tersentak karena tangan seseorang yang tiba tiba berada di atas pundaknya


"Astaga" ucap Jenny dengan mengatur detak jantungnya yang berdetak dua kali lipat karena terkejut


"Ada apa Jen" tanya sahabatnya


"Si Sean nemuin lo?"


"Ada apa?"


"Kok lo kaya cemas gitu"


"Gak kok gak ada apa apa" jawab Jenny dengan suara bergetar karena menahan rasa takut yang selalu menghantui dirinya


"Lo yakin?"


"Iya"


"Satu dua..."


Cekrek


Vito dan Tania saat ini tengah foto preweding karena pernikahan mereka sebentar lagi akan dilangsungkan


Semua persiapan hampir mencapai seratus persen. Dan hanya tinggal menunggu waktu saja bagi mereka untuk menjadi pasangan halal


Berbagai pose mereka ambil sebagai kenang kenangan nantinya.


"Sudah"


Setelah beberapa menit melakukan foto akhirnya mereka selesai dan kembali berganti pakaian


"Habis ini kita akan kemana" tanya Tania


"Kita jenguk Mayra dulu" ucap Vito


"Baiklah"


Vito dan Tania pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Mayra. Namun sebelum ke rumah sakit mereka mampir ke sebuah toko buah untuk membelikan Mayra buah buahan


Perjalanan beberapa menit akhirnya mereka berdua sampai di Sera Medika. Saat mereka hendak masuk ke dalam rumah sakit seseorang tengah bertanya dimana ruang rawat Mayra berada pada sang resepsionis


"Ruangan pasien atas nama Mayra Kanaya Putri Mahendra ada dimana ya" tanya seseorang tersebut


"Maaf apa kamu mau menemui adik saya" tanya Vito yang perhatiannya teralih saat mendengar nama adiknya di sebut


"Mmm apa kamu kakak nya Mayra" tanya orang tersebut dengan sedikit gugup


"Iya kau ingin bertemu dengannya kan? Mending ikut aku aja" ajak Vito yang mengira orang tersebut adalah teman dari adiknya


"Gak tiba tiba saya ada urusan besok saya akan menjenguk Mayra permisi" ucap orang tersebut lalu pergi


"Dia siapa" tanya Tania


"Entahlah apa dia teman Mayra karena tadi dia bertanya dimana ruang rawat Mayra" ucap Vito heran


"Lalu kenapa dia pergi" tanya Tania


"Dia ada urusan katanya entahlah" ucap Vito


"Aneh"