The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 47



"Eyra lu dimana" ucap Sean


Dari beberapa hari ini Sean sungguh frustasi mencari keberadaan kakaknya yang entah ada dimana


Kenapa susah sekali untuk dilacak. Memang karena Mayra sudah memasuki wilayah keluarga Kaysar yang tidak sembarang orang bisa mengetahui siapa yang bersama dengan keluarga itu


"Bagaimana? Apa ada perkembangan soal kakak kamu" tanya Diana


Dari kemarin Diana tidak nafsu makan dan belum makan sama sekali karena memikirkan Mayra


"Ma mama makan dulu ya" ucap Sean membujuk


"Gak bisa mama gak nafsu makan Se" ucap Diana


"Tapi mama harus makan kalau gak mama akan sakit" ucap Sean


"Tapi Se..."


"Gak mama harus maka atau pencarian kak Mayra akan di berhentikan" ancam Sean


Akhirnya mau tak mau Diana memakan beberapa suapan meskipun harus dengan paksaan. Rio dan Vito yang melihat interaksi antara Diana dan Sean tersenyum akhirnya wanita itu mau membuka mulutnya untuk makan


-


-


"Mayra ayo!! Kamu lama banget sih" teriak Kaysar


"Sabar dong" ucap Mayra dengan kesusahan menyeret kopernya


Kaysar akhirnya membantu wanita itu untuk memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil


Mayra dan Kaysar masuk ke dalam mobil dan mobil tersebut perlahan keluar dari area mansion menuju bandara


Hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja mereka sudah sampai di bandara internasional


"Tuan" sapa Kelvin yang sudah menunggu sedari tadi


"Bagaimana? Apa sudah siap" tanya Kaysar


"Jet sudah siap tuan" ucap Kelvin dengan sedikit menunduk


Kaysar berjalan mendahului menuju suatu ruangan yang langsung menuju area lapangan lepas landas disana sebuah jet mewah milik Kaysar telah terpampang indah


"Tunggu tuan" cegah Kelvin saat Kaysar akan memasuki jet pribadinya


"Mayra belum ada disini" ucap Kelvin karena tak melihat keberadaan asisten tuannya itu dibelakangnya


"Astaga kemana sih tuh cewek" ucap Kaysar kesal


Kaysar akhirnya kembali keluar dan mencari keberadaan Mayra yang menghilang entah kemana. Pria itu dengan di dampingi Kelvin asistennya mencari Mayra dengan kebingungan


"Apa dia ke toilet" ucap Kelvin


Kaysar menatap Kelvin dengan diam mematung apa mereka juga harus memeriksa toilet wanita? Oh tidak itu akan menjatuhkan harga diri mereka


Bug


Sebuah tangan mendarat di pundak Kaysar membuat pria itu terkejut dan langsung menyerang sang pemilik tangan tanpa melihat siapa dia


"Astaga Mayra!! Kamu kemana aja kenapa ngagetin" gerutu Kaysar


Mayra yang masih memejamkan matanya karena takut akan terkenal pukulan dari Kaysar seketika membuka matanya


"Aku... habis beli ini" ucap Mayra dengan menunjukkan satu kantong kresek penuh berisi makanan ringan


Kaysar dan Kelvin menghela nafasnya kasar mereka mencemaskan Mayra sedangkan wanita itu sibuk membeli makanan


"Udah sekarang ikut aku dan jangan ngilang lagi" ucap Kaysar dengan menggandeng tangan Mayra erat tanpa mau melepaskan


"Eh eh jangan main gandeng gandeng anak orang ini" ucap Mayra


"Yang bilang kamu anak setan siapa" ucap Kaysar ketus


"Ketus amat jadi orang kaya Kelvin dong ganteng gak ketus tapi sama sama dingin" ucap Mayra


Kelvin yang merasa melayang setelah di puji langsung terjatuh karena dikatakan dingin oleh Mayra


"Kalau muji jangan setengah setengah" cibir Kelvin


"Lah saya ngomong fakta ye" ucap Mayra santai dengan memakan cemilannya sambil berjalan mengikuti langkah Kaysar yang panjang


"Dasar wanita berkacamata tebal" cibir Kelvin


"Enak aja" ucap Mayra kesal


Jika saja tidak dalam penyamaran maka dirinya tidak akan memakai kaca mata tebal dan menggulung rambutnya hingga membuat penampilannya terlihat sangat culun apalagi dirinya tidak memakai make up sama sekali