The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 60



Delon mengedarkan pandangannya dan berhenti pada sebuah meja yang terletak tak jauh dari tempatnya duduk. Seseorang yang mirip dengan Mayra, cucunya


Delon beranjak dan mendekati meja itu yang diisi oleh Kaysar, Kelvin dan Mayra. Mereka bertiga membahas sesuatu yang penting hingga obrolan mereka terhenti saat sebuah suara memanggil nama Mayra


"Mayra sayang" panggil Delon


Mayra seketika menegang namun dirinya berusaha mentralisir detak jantungnya dan memperbaiki penampilannya


"Maaf anda siapa ya tuan" tanya Mayra dengan suara sedikit berbeda


Mayra merasa sakit hati harus memanggil kakeknya sendiri dengan panggilan seperti itu namun bagaimana lagi


"Jadi kamu bukan Mayra" tanya Delon dan Mayra menggelengkan kepala


Kelvin yang tak mengerti soal apapun hanya diam dan berpikir jika Delon salah orang dan kebetulan namanya sama


Sedangkan Kaysar yang mengetahui jika Delon memang benar adalah kakek Mayra hanya diam dirinya tidak berani ikut campur dalam urusan keluarga Mahendra


Delon menundukkan pandangannya dengan sendu dirinya rindu sekali dengan cucunya itu yang pergi karena ulahnya sendiri dan dirinya menyesal karena telah berbuat seperti itu


Mayra memalingkan wajahnya dirinya tak sanggup menahan air matanya dan akhirnya Mayra berlari masuk ke dalam toilet dan menumpahkan seluruh air matanya.


Dia merindukan keluarganya


Benar benar rindu


Tapi apakah dia harus kembali?


Kelvin yang tak tahu menahu semakin bingung dengan kepergian Mayra begitu saja


Kaysar berjalan menyusul Mayra dan menunggu wanita itu di depan toilet karena tak berani masuk


Beberapa saat kemudian Mayra keluar dengan wajah yang cukup fresh meski begitu tidak bisa menutupi wajah sembabnya


"Are you ok?" tanya Kaysar


Mayra mengangguk tetapi lelaki tersebut menarik tubuhnya masuk ke dalam pelukannya. Dan di saat yang sama Kelvin datang menyusul mereka berdua dan melihat Mayra dan Kaysar berpelukan membuat rasa cemburu di hati Kelvin terbakar


Apa tuan Kaysar dengan Mayra memiliki hubungan batin Kelvin dan pergi begitu saja tanpa berkata sepatah katapun


-


-


Di pagi hari yang cerah Mayra terbangun dengan wajah segar. Sinar matahari yang masuk melalui celah celah jendela menerpa wajahnya yang cantik


Mayra masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya lalu turun ke lantai satu dengan berpakaian rapi namun santai


Hari ini hari weekend dan itu artinya dirinya maupun Kaysar tidak pergi ke kantor. Semalam Kaysar mengajak dirinya pergi ke pantai untuk berjalan jalan


Hanya berdua


Ya hanya berdua. Mayra dan Kaysar


Kaysar yang memakai baju lengan pendek serta celana pendek berwarna putih membuat penampilannya terlihat semakin sempurna


"Udah"


Kaysar dan Mayra pergi ke pantai bersama yang lokasinya cukup jauh dari area mansion dan terletak di luar kota


Saat di tengah perjalanan mereka mampir ke sebuah restaurant untuk sarapan bersama karena mereka berdua sama sama belum makan apapun kecuali roti yang di beli oleh Mayra di mini market


"Uhhh indah banget" ucap Mayra dengan menikmati terpaan udara yang menerpa tubuhnya


Udara segar dan bersih benar benar jauh berbeda di perkotaan. Sebuah pantai yang cukup ramai dengan pengunjung dan banyak sekali anak anak maupun orang dewasa yang bermain di air termasuk Mayra dan Kaysar


Mereka berlarian saling mengejar menerpa air hingga menimbulkan cipratan kecil dan saling tertawa dan bercanda


"Selfi yuk" ajak Mayra dan mengabadikan momen mereka bersama


Beberapa potret ia ambil untuk dia jadikan sebagai kenang kenangan. Senyum lebar dari Mayra maupun Kaysar benar benar terukir di bibir mereka


Kaysar yang jarang sekali tersenyum ataupun tertawa lain dengan kali ini. Dia benar benar terlihat seperti Kaysar yang berbeda Kaysar yang ceria dan Kaysar yang hidup tidak seperti manusia es yang selalu berwajah datar dan dingin


"Eh enak aja awas ya" Kaysar mengejar Mayra yang terus berlari setelah berhasil menggoda dirinya


Namun langkah Mayra yang kecil berhasil diikuti oleh Kaysar dengan mudah dan menangkap gadis kecil itu


"Ampun maaf deh bener" ucap Mayra dengan mengatupkan kedua tangannya


"Gak ada maaf maafan" ucap Kaysar dan menggelitiki pinggang Mayra hingga wanita itu tertawa dengan keras


"Udah ampun" ucap Mayra dengan menahan geli di pinggangnya


"Masih berani lagi kaya gitu" tanya Kaysar dan Mayra menggelengkan kepalanya


"Udah enggak kamunya galak" ucap Mayra dengan tertawa dan kembali berlari setelah menceburkan Kaysar ke dalam air


Kaysar hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah wanita itu. Benar benar manis di matanya sikap yang merupakan benar benar dirinya tanpa di ubah ubah lain dengan gadis di luaran sana yang bersikap sok manis di hadapannya


Kaysar berlari kembali mengejar Mayra dan mencekal tangan wanita itu


"Maaf" ucap Mayra dengan wajah cemberut


Kaysar tersenyum tipis dan mengacak acak rambut Mayra dengan gemas


"Udah ah mending kita minum kelapa itu kayanya seger gak capek apa habis lari larian" ucap Kaysar


"Gak sih tuan galak hahahah" ucap Mayra dan seketika mendapat tatapan tajam dari Kaysar


"Yang capek itu larinya kala goda kamu gak sih kayanya" ucap Mayra dan kembali tertawa


Hari ini adalah benar benar hari yang spesial menurut Kaysar. Hari dimana dirinya bisa bebas dari pekerjaan serta bisa tertawa lepas bersama Mayra