The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 56



"He" panggil Kaysar pada Mayra


"Nama gue Mayra jadi kalau manggil jangan ha he ha he" protes Mayra


"Iya iya gitu aja ribet" ucap Kaysar


"Ralat sekarang" perintah Mayra


"Mayra" panggil Kaysar mengulanginya dengan malas


"Apa"


"Gue laper" ucap Kaysar


"Tunggu bentar" Mayra turunari lantai tiga menuju dapur untuk membuatkan Kaysar sesuatu yang bisa dimakan oleh pria yang kini sedang sakit tersebut


Beberapa saat berkutat di dalam dapur akhirnya Mayra kembali ke kamar Kaysar dengan membawa nampan berisi semangkuk bubur dan juga segelas teh cengkeh


"Nih makan" ucap Mayra dengan meletakkan nampan tersebut di pangkuan pria yang sedang membaca majalah


Kaysar menatap nampan tersebut dengan wajah cemberut wajah yang tak pernah dia nampakkan pada siapapun kecuali wanita di hadapannya ini


"Kenapa" tanya Mayra


"Bubur?" tanya Kaysar balik


"Iya kamu kan sakit jadi makan bubur dulu" ucap Mayra


"Tapi gue gasuka" ucap Kaysar yang pernah memakan bubur kemudian rasanya tidak enak membuat dirinya trauma untuk makan bubur lagi


"Kenapa gasuka" tanya Mayra


"Gak enak" ucap Kaysar dengan menatap Mayra


Mayra menghela nafasnya sejenak kemudian meyakinkan Kaysar jika hal itu tidak benar


"Ini enak Kaysar gue sendiri yang buat" ucap Mayra


"Masa?" tanya Kaysar tak percaya


"Gue jamin" Mayra menyuapkan satu sendok bubur ke dalam mulut Kaysar dan pria itu memakannya perlahan


"Hm lumayan sih" ucap Kaysar


"Muji nya setengah setengah banget ya" sindir Mayra


"Iya ini enak" ucap Kaysar mengalah


"Suapin lagi" pinta pria itu


"Kalau gak kamu suapin itu jadinya gak enak" ucap Kaysar


"Hadehhh" kali ini Mayra lah yang mengalah mau tak mau dirinya menyuapi Kaysar dengan telaten hingga semangkuk bubur di dalam mangkuk tersebut habis tak tersisa


"Minum teh nya" ucap Mayra


Kaysar menurut dan meminum teh buatan Mayra hingga habis tak tersisa


"Aku menyukai masakan buatanmu" ucap Kaysar pelan


"Apa? Katakan sekali lagi" ucap Mayra dengan tersenyum tipis


"Gak ada" ucap Kaysar


"Ihh kamu mah mana ada habis muji orang tapi gak jadi" ucap Mayra


"Mana ada aku muji kamu geer banget" ucap Kaysar


"Telinga gue masih berfungsi dengan baik" ucap Mayra


"Udah sana gue mau istirahat" ucap Kaysar


Mayra menbawa mangkuk dan gelas kotor tersebut ke dapur untuk di cuci


"Biar saya saja nona" ucap salah satu pelayan dam di angguki kepala oleh Mayra


-


-


Pagi harinya Kaysar menggeliatkan tubuhnya merasa badannya yang terasa lebih segar dari sebelumnya


Pria itu mengedarkan pandangannya dan melihat tubuh mungil Mayra yang tidur meringkuk di atas sofa. Ternyata wanita itu semalaman menjaga dirinya


Entah kenapa hati kecil pria itu terenyuh melihat perhatian perhatian kecil dari Mayra


Kaysar beranjak dan mendekati sofa tempat dimana Mayra tidur. Terlihat sekali jika wanita itu tidak nyaman dengan posisi tidurnya


Kaysar mengangjat tubuh mungil Mayra dan memindahkannya ke atas ranjang agar Mayra bisa tidur dengan nyaman


"Thank you cantik" bisik Kaysar dan keluar dari dalam kamarnya meninggalkan Mayra agar beristirahat dengan tenang


Pria tampan itu masuk ke dalam ruangan yang berisi alat alat untuk dirinya berolahraga dan mengatur tubuhnya


Kaysar melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum berolahraga. Pria dengan wajah tampan yang memiliki tubuh atletis yang menjadi idaman setiap wanita yang melihatnya