
...Hari H...
Sebuah pesta megah terselenggara di sebuah hotel ternama di kota itu. Banyak sekali orang yang menjadi tamu pada acara itu. Beberapa media meliput terselenggaranya pernikahan megah antara Kaysar dan Mayra
Seluruh anggota keluarga kini memakai baju dengan nuansa sama yaitu putih untuk acara sakral tersebut.
Kaysar dengan wajah tegangnya duduk di hadapan Rio dan penghulu. Ini pertama kali dalam hidupnya dan berharap untuk menjadi yang terakhir kalinya
Sedangkan Mayra dengan di damping oleh Rettha dan Diana duduk dengan anggun di sebuah ruangan menyaksikan acara itu berlangsung di sebuah layar besar
"Tuan Kaysar apa sudah siap" tanya penghulu
Kaysar menganggguk yakin seraya menjawab "Saya siap" ucap Kaysar
Tangan Kaysar dengan tangan Rio saling menjabat di sebuah meja kaca. Perhatian para tamu undangan terpatri pada satu titik dimana sang pemilik acara akan memulai acaranya
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Kaysar Rahendra Putra Antararja dengan putri saya Mayra Kanaya Putri Mahendra dengan mas kawin uang satu triliun rupiah dan emas sepuluh kilogram dan seperangkat alat sholat dibayar tunai" ucap Rio
"Saya terima nikah dan kawinnya Mayra Kanaya Putri Mahendra dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap Kaysar dalam satu tarikan nafas
"Bagaimana para saksi sah?"
"Sahh!!"
Mayra menghembuskan nafas lega setelah sepersekian menit dirinya tegang dengan menatap layar besar tersebut. Diana dan Rettha tersenyum manis pada Mayra
"Sekarang kau sudah resmi menjadi menantuku" ucap Rettha dengan memeluk Mayra penuh kasih sayang
"Saya meminta anda menjaga dengan baik putri saya" ucap Diana dan di angguki oleh Rettha
"Tentu saja itu sudah menjadi janji saya" ucap Rettha
Dengan perlahan Mayra mendekati Kaysar dengan di dampingi oleh mama dan mertuanya. Wanita cantik itu duduk di samping suaminya yang telah sah beberapa menit lalu
"Ha? Suami Mayra tuan Kaysar?" ucap Raysa tak percaya
"Gila"
"Dia menjadi menantu keluarga Antararja" ucap Ara
Kaysar menyematkan sebuah cincin berlian yang berharga miliaran rupiah di jari manis Mayra kemudian mencium kening wanita itu dengan lembut dan cukup lama
Mayra kemudian menyematkan juga cincin yang sama di jari manis Kaysar lalu mencium punggung tangan pria itu
.
.
"Yah gue bakal kesepian dong" ucap Sean
"Kenapa sepi" tanya Mayra
"Iyalah temen berantemnya nikah duluan gak asik ah mainnya langsung nikah" cibir Sean
"Ya makanya nyari" ucap Mayra
"Masih mau ngurus perusahaan dulu aja deh bantuin kakak sama papa" ucap Sean
"Gitu dong pinter" Mayra mengetok kepala Sean pelan dan pria itu meringis sambil cengengesan
"Kalau kamu butuh sesuatu bilang sama aku gak perlu sungkan" ucap Kaysar
"Cuma satu aja sih jagain Eyra gue" ucap Sean
"Pasti"
.
.
"Ngilang dua tahun balik balik nikah" cibir Raysa
Sedangkan yang di sindir hanya bergelayut manja pada lengan suaminya
"Kapan kalian nyusul" ucap Mayra
"Bentar lagi doain ya kira kira dua mingguan lah" ucap Raysa dengan tersenyum manis
"Doa terbaik buat kamu sama kalian" ucap Mayra
"Kok bisa kalian sampe fase ini gimana ceritanya" tanya Mita
"Ada deh kepo kalian" ucap Mayra dan tertawa
Sedangkan Kaysar hanya diam dan memandang istrinya tanpa mau ikut bicara