
"Tuan Vito ada kabar soal nona Mayra" ucap anak buah Vito yang di perintahkan untuk melacak keberadaan Mayra
Sontak Diana, Rio, Vito, Sean dan juga Delon berdiri mendengar kabar tersebut. Sedangkan Tania tetap duduk karena sedang memangku putri nya yang lahir dua bulan lalu namun dirinya cukup antusias mendengar berita tersebut
"Kau tau dimana dia sekarang" tanya Sean
"Nona Mayra tinggal di sebuah apartemen alamatnya ada di jalan Mutia I" ucap pengawal tersebut
"Jika selama ini Eyra tinggal di apartemen kenapa kita susah sekali untuk melacaknya" ucap Sean bingung
Pasalnya dalam hal apapun keluarga Mahendra tidaklah sulit mencari informasi apapun ataupun mencari seseorang meskipun di belahan dunia manapun namun berbeda dengan kali ini mereka melacak Mayra yang jelas jelas anggota keluarga ini namun sangatlah sulit seolah Mayra menghilang di telan bumi
Tentu saja hal itu terjadi karena Mayra masuk ke dalam lingkup anggota keluarga Antararja dimana setiap orang yang berhubungan dengan keluarga itu kerahasiaannya benar benar terjamin
Dan kini Mayra keluar dari rumah Kaysar dan pindah ke apartemen tentu saja anak buah keluarga Mahendra dengan mudah menemukannya setelah hampir dua tahun dirinya pergi dari kediaman Mahendra
"Nona Mayra baru kemarin pindah ke apartemen itu"
"Ha? Lalu dia tinggal dimana" sahut Vito
"Saya tidak tau tuan" ucap anak buah Vito
"Baiklah itu tidak penting sekarang yang terpenting adalah Mayra sudah ketemu" ucap Delon
"Kita jemput Mayra sekarang" ucap Diana antusias dia benar benar merindukan putrinya itu
"Sayang kau tetap disini ya" ucap Vito dengan mengusap lembut pipi Tania. Tania mengangguk menyetujui perintah suaminya
"Bawa adik iparku pulang dengan selamat" ucap Tania dan Vito mengangguk sambil tersenyum lembut
"Tentu saja" ucap Vito
"Ayo" Mereka semua hendak melangkah pergi namun Rena yang tidak tau apapun mencegah mereka
"Kalian mau kemana" tanya Rena
"Kita mau jemput Mayra ma" ucap Rio
"Cucuku udah ketemu" ucap Rena dengan senang
"Mama mau ikut" tanya Diana
"Tentu" Mereka semua termasuk Rena keluar dari kediaman Mahendra dan pergi ke apartemen tempat Mayra tinggal
Dalam waktu beberapa menit mereka sampai dan mereka langsung menuju lantai tiga dimana apartemen Mayra berada
"Finnally" ucap Mayra bangga dengan hasil masakannya yang tersaji rapi di atas meja makan
Wanita itu memasak cukup banyak entah kesambet apa dia ingin masak begitu banyak
"Apa perutku muat dengan semua makanan itu" ucap Mayra dengan menatap satu persatu makanan yang ada di atas meja makan yang begitu banyak
"Kenapa tadi aku masak segini banyaknya" ucap Mayra menyesal
Bel apartemen berbunyi membuat wanita itu berjalan menghampiri pintu untuk membukanya
"Andika" ucap Mayra
"Ada apa" tanya Mayra ketus
"Heheh apa kau punya makanan" tanya Andika dengan cengengesan
"Punya sih tapi tidak untuk kamu" ucap Mayra ketus
"Lah plis lah bagi gue dikit ya gue males keluar" ucap Andika
"Kalau ini gak keluar ya" sindir Mayra karena Andika saat ini berdiri di apartemennya dan keluar dari apartemen miliknya sendiri
"Hehehe yaudah deh" ucap Andika dan berbalik
"Eh tunggu dulu" cegah Mayra
"Apa"
"Bentar" Mayra masuk ke dalam apartemennya dan mengambilkan makanan untuk Andika
"Gitu dong baik" ucap Andika dengan tersenyum
"Dasar pria usil" ketus Mayra dan masuk ke dalam apartemennya setelah menutup pintu
Baru beberapa langkah bel apartemen kembali berbunyi. Mayra menghela nafas panjang dan berbalik lagi
"Ada ap.... pa" ucap Mayra melongo melihat siapa yang datang