
"Dimana kamu Mayra" gumam Kaysar dengan bingung mencari ke sekeliling hingga dirinya berhenti di sebuah kerumunan orang orang
Kaysar turun dan mencari Mayra siapa tau wanita itu berada di tengah kerumunan
-
-
-
Mayra yang melihat seorang nenek nenek tengah kesulitan berjalan dengan membawa barang belanjaannya membuat hatinya tergerak untuk membantu dirinya
"sorry madam may I help you it seems you are having a hard time carrying all this" ucap Mayra
(maaf nyonya bolehkan aku membantu mu sepertinya kau kesulitan membawa ini semua)
"of course" jawab nenek tersebut
(tentu)
Mayra membantu membawakan beberapa barang belanjaan nenek tersebut dan mengantarkannya sampai ke rumah
Seorang pria yang tengah memperhatikan mereka dari jauh tersenyum melihat Mayra dengan nenek tersebut
Kaysar berjalan mendekat hatinya merasa lega setelah menemukan keberadaan gadis tersebut dan melihat Mayra yang tengah menolong seorang wanita tua
"Hey" panggil Kaysar membuat Mayra menoleh
"Kenapa kau menghilang" ucap Kaysar lembut
"Hehehe maaf kau terlalu lama" ucap Mayra
"Sini biar aku bantu" Mayra dan Kaysar membantu wanita tua itu dan mengantarkannya ke rumah
"Thank you" ucap wanita tua itu
Setelah mengantarkan wanita tua tadi Mayra dan Kaysar masuk ke dalam mobil dan pergi
"Kita kau kemana" tanya Mayra
"Kau mau jalan jalan bukan" ucap Kaysar
Mayra mengangguk dan diam memperhatikan jalanan depan sedangkan Kaysar fokus menyetir
"Aku tidak menyangka jika kau mempunyai hati yang baik" ucap Kaysar
"Iya dong Mayra gitu loh" ucap Mayra bangga
"Sedikit nyesel muji kamu" ucap Kaysar sambil menyentil kening Mayra
"Gapapa dong sekali kali hehehe" ucap Mayra dengan cengengesan
Kaysar membawa Mayra ke sebuah tempat yang cukup indah. Wanita itu berdecak kagum memandang ke sekitar
"Kau suka?" tanya Kaysar dengan tersenyum tipis
"Suka banget" ucap Mayra
"Bagus deh gak nyesel bawa kamu kesini" ucap Kaysar
Mereka menikmati waktu selama beberapa jam kemudian kembali ke mansion. Para pengawal berjejer menyambut kedatangan tuannya dengan takut takut karena mereka sampai sekarang belum menemukan Mayra
"Kenapa wajah kalian tegang gitu" tanya Kaysar heran
"Maaf tuan kami belum menemukan...."
"Saya maksud kalian?" tanya Mayra dengan keluar dari mobil
Mereka semua melongo tak percaya bagaimana bisa mereka menemukan Mayra jika wanita itu sudah bersama Kaysar
"Kalian panik ya? Maaf" ucap Mayra
Karena kesalahannya mereka semua menjadi panik dan takut mendapat hukuman dari Kaysar
"Kau kemana saja heh" ucap Kelvin sambil berjalan mendekati Mayra dan Kaysar
"Aku? Cuma jalan jalan bentaran doang" ucap Mayra
"Jalan jalan tapi kamu buat orang panik kamu gatau jalan sini jadi jangan macem macem deh" omel Kelvin
Mayra terkekeh pelan kemudian mencubit kedua pipi Kelvin membuat pria itu menghentikan ucapannya
"Gue gapapa santai aja" ucap Mayra dan berlalu masuk ke dalam mansion
"Dimana kamarku" tanya Mayra pada pelayan
"Ada di lantai dua nona" ucap pelayan tersebut
Mayra berjalan menaiki anak tangga satu persatu dan masuk ke dalam kamarnya kemudian istirahat
Sedangkan di bawah Kaysar menatap Kelvin dengan perasaan entah apa dirinya pun tidak tau tetapi satu hal yang pasti dirinya tidak suka jika Mayra dekat dengan Kelvin
Sedangkan Kelvin sedang menetralkan detak jantungnya setelah Mayra mencubit pipinya. Entah kenapa ada desiran di hatinya
Apakah dia mencintai wanita itu? Oh tidak selama ini Kelvin tidak pernah mengenal apa itu jatuh cinta