The Story Of Mayra And Kaysar

The Story Of Mayra And Kaysar
Bab 51



"Nanti kita akan ada meeting dengan Angkasa Corp" ucap Kelvin membacakan jadwal Kaysar


"Baiklah" Setelah membacakan jadwal Kaysar, Kelvin keluar dari ruangan Kaysar dan meninggalkan pria itu dengan Mayra


Kini mereka sedang berada di perusahaan cabang K & M Corp yang ada di London. Kaysar tengah membaca laporan yang di berikan oleh bawahannya yang bekerja di sini


"Tunggu disini ada beberapa hal yang tidak beres" ucap Mayra yang berdiri di belakang Kaysar dan tanpa sengaja dirinya ikut membaca laporan tersebut


"Yang mana" tanya Kaysar


"Seharusnya dana yang ada disini itu sisa dari pengeluaran yang ini tetapi jumlahnya kenapa segitu" ucap Mayra


Kaysar membaca ulang laporan yang ada ditangannya dan benar ada pihak yang tidak beres


"Akan aku urus soal ini" Kaysar berdiri dari kursi kebesarannya dan keluar entah pergi kemana


"Tapi... sebentar lagi kau ada meeting tuan" ucap Mayra namun Kaysar telah keluar dari ruangan itu


"Huh!"


Mayra membuka beberapa dokumen yang akan menjadi bahan meeting nanti lalu mempelajarinya


"Jadi dia akan bekerja sama dengan perusahaan ini dan sepertinya ini akan sangat menguntungkan dia" ucap Mayra


-


-


-


Tok... tok... tok...


Mayra beranjak dan membukakan pintu. Kelvin berdiri di depan pintu dengan membawa beberapa dokumen


"Dimana tuan Kaysar" tanya Kelvin


"Dia keluar dan sampai sekarang dia belum kembali" ucap Mayra


Kelvin diam sejenak menebak dimana tuannya itu. Tak lama kemudian Kelvin pergi untuk menyusul Kaysar


-


"Aku tidak menyangka kau melakukan hal ini" bentak Kaysar


"Tolong maafkan aku tuan" mohon seorang pria dengan berlutut di hadapan Kaysar


"Hukum yang akan bertindak" ucap Kaysar singkat


"Tuan ada apa" tanya Kelvin yang baru masuk ke dalam


"Orang yang aku percayakan ternyata berniat untuk menghancurkan aku dan aku benar benar tidak percaya tentang hal ini" ucap Kaysar marah


"Jadi kau yang membuat kekacauan ini" ucap Kelvin datar


"Dan kau yang membuat para investor menarik dananya kembali" ucap Kaysar tajam


"Kau berniatan untuk menghancurkan diriku hah!!"


**Bug


Bug


Bug**


Tiga pukulan mendarat cantik di pipi pria tadi membuat wajahnya yang semula sudah terkena pukulan dari Kaysar menjadi kembali mengeluarkan darah segar


"Apa kau punya dendam padaku hah!!" bentak Kaysar


Sedari tadi pria yang bernama Bram itu benar benar menguras emosi Kaysar. Kaysar sudah melakukan berbagai cara untuk mengungkap apa motif dari perbuatannya itu


"Karena kau lah yang membuatku kehilangan orang yang aku cintai Kaysar" bentak Bram dengan melayangkan pukulan di pipi Kaysar


"Maksudmu apa hah!" teriak Kaysar


"Stop" Kelvin berusaha melerai kedua pria yang akan saling melukai itu


"Anin mencintaimu Kaysar tapi kau tolak dia secara mentah mentah kau tau apa akibat dari perbuatanmu itu" teriak Bram


"Anin meninggal karena kecelakaan setelah kau mengatakan hal itu dan aku mencintai Anin sebelum Anin mengenal dirimu tapi kenapa harus kau yang dicintai Anin" bentak Bram


"Aku menolaknya karena aku tidak mencintainya Bram dan dia benar benar mengganggu diriku" ucap Kaysar


Anin yang tergila gila akan Kaysar membuat wanita itu terang terangan mengejar Kaysar dan menggoda pria itu membuat Kaysar muak dan ilfill


"Setidaknya kau jangan menyakiti dia andai saja kau tidak mengatakan hal sejahat itu pada Anin maka Anin sekarang akan bahagia bersamaku Kay" teriak Bram


Keluarga Kaysar dulunya tinggal di London selama tiga tahun untuk mengembangkan cabang perusahaan mereka yang ada di ibu kota Inggris itu kemudian pindah ke negeri lain. Dan di saat Kaysar berada di London seorang wanita yang satu sekolah dengan dirinya jatuh cinta pada Kaysar dan mengejar ngejar Kaysar


Kaysar tak menyangka jika kejadian beberapa tahun silam membuat dendam pada diri seseorang sampai seperti ini


"Kelvin bawa dia ke kantor polisi" teriak Kaysar


Dirinya sudah malas berdebat dengan Bram lebih lama lagi. Kelvin sang asisten yang bisa di percaya menyeret Bram keluar dari perusahaan itu dan membawanya ke kantor polisi


"Aku akan balas dendam padamu Kaysar" teriak Bram sambil di seret keluar oleh Kelvin


Kaysar menyeka darah segar yang menetes dari sudut bibirnya akibat pukulan Bram


"Harusnya aku tidak percaya sama Bram" gumam Kaysar