
Bab 37
"Bagaimana"
"Tidak ada nona Mayra tiba tiba menghilang gitu aja"
"Yaudah kita lapor sama tuan besar"
Para pengawal itu pergi membuat Mayra menghela nafasnya lega. Seseorang masuk ke dalam mobil tersebut kemudian membawa dirinya pergi
Loh loh aku mau dibawa kemana ini astaga batin Mayra
Namun Mayra masih takut untuk menampakkan dirinya karena masih berada di area hotel sedangkan posisi mobil itu melintas di dekat pengawal kakeknya. Jika dirinya memunculkan diri dan sang pemilik mobil marah lalu menurunkan dirinya bisa bisa dia akan tertangkap dan harus kembali ke tempat acara sialan itu
-
-
"Kira kira dia berhasil tidak ya" tanya Vito
"Entahlah tapi aku harap dia berhasil lolos" ucap Sean
"Tuan Rio perkenalkan ini anak saya Ariel" ucap seorang pria memperkenalkan anaknya pada Rio
Percakapan tersebut mengambil alih perhatian Sean dan Vito. Mereka berdua menoleh ke belakang dan melihat jika kakek serta papanya berbicara dengan seorang pria yang di duga Sean itu adalah calon ayah mertua Mayra jika wanita itu menerimanya
Namun bukan dari calon mertua Mayra melainkan pria yang berdiri di sampingnya. Wajahnya tidak asing bagi Sean
Sean berjalan menghampiri kakek dan papanya diikuti oleh Vito di belakangnya
"Dia adalah orang yang akan kakek jodohkan dengan Mayra" ucap Delon dengan tersenyum lebar
"Oh ya dimana cucu anda tuan" tanya Tuan Martin ayah dari Ariel
"Oh iya dimana anak itu tadi bilang ke toilet kenapa sampai sekarang belum kembali" ucap Delon mulai gelisah
Ariel menatap Sean dia masih ingat betul dengan wajah Sean wajah wajah menyebalkan
"Lo?" tunjuk Ariel pada Sean
"Kenapa? Masih inget gue? Gue kira udah lupa" ucap Sean mendesis
Untung aja Eyra mengambil keputusan yang tepat gak akan gue biarin lo nikah sama kakak gue cowok yang udah nyakitin Eyra gue sampai sampai dia hampir kehilangan nyawanya karena mulut busuk dia batin Sean dengan menatap Ariel tajam
"Selingkuhan Mayra ada disini juga jadi yang mau di jodohin sama gue adalah Mayra? Dan lo kesini karena mau melihat gue tunangan sama Mayra? Emang gak sakit hati? Dan lo lihat kan lo rebut Mayra dari gue dia akan tetap jadi milik gue" ucap Ariel dengan percaya diri
"Tunggu tunggu kamu kenal sama dia" tanya Delon dengan menunjuk Sean
"Iya"
"Dan kamu juga sudah mengenal Mayra?" sahut Rena antusias
"Bukannya kamu yang ke rumah sakit waktu itu ya" ucap Vito mengingat kembali wajah Ariel yang juga tidak asing baginya
"Om tante" Ariel tersenyum manis dan mencium tangan kedua orang tau Mayra
Gatau aja dia kalau Eyra udah kabur batin Sean
"Kenalin Sean Mahendra adik dari Mayra Kanaya Putri Mahendra" ucap Sean dengan menjulurkan tangannya
Ariel menatap Sean dengan intens apa dia salah dengar tadi
"Lo adiknya?" tanya Ariel tak percaya
"Iya Ariel dia adik Mayra" ucap Delon dengan tersenyum
Ariel meraup wajahnya kasar. Gila dia benar benar bisa gila hanya karena salah paham hubungan dirinya dengan Mayra sekarang merenggang karena ketidakpercayaan dirinya pada penjelasan dari wanita itu
Kini sekarang dirinya benar benar menyesal dan tanpa sadar dirinya sudah mulai jatuh cinta pada wanita itu. Kenapa dirinya harus menyadari itu disaat dia sudah kehilangan Mayra