
Bab 32
Hari ini adalah hari dimana pernikahan Vito dan Tania berlangsung. Senyum bahagia terpancar jelas di bibir pria tampan itu
Seluruh anggota keluarga baik dari pihak Vito maupun Tania menggunakan baju yang sama. Sang mempelai wanita kini tengah bersiap di sebuah ruangan bersama MUA yang membuat penampilan Tania terlihat sangat memukau pada hari spesial nya ini
"Ahhh sebentar lagi kakak akan jadi kakak ipar aku" ucap Mayra dengan memeluk Tania dari arah belakang
"Selamat ya kak"
"Makasih ya udah mau nerima kakak di keluarga ini" ucap Tania
"Sama sama kak"
"Sayang kamu siap siap ya sebentar lagi acara akan di mulai" ucap Diana yang masuk ke dalam ruangan Tania
"Iya te" ucap Tania dengan tersenyum manis
"Kok panggil tante sih panggil mama dong sebentar lagi kamu juga akan jadi bagian anggota keluarga kita" ucap Diana lembut
"Iya ma"
"May kamu disini ya nanti kalau udah ada aba aba mama akan panggil Tania lagi" ucap Diana
"Siap mam tenang aja calon mantunya gak akan hilang kok" ucap Mayra mencoba mencairkan suasana agar Tania tidak terlalu tegang dan gugup
Diana kembali keluar meninggalkan Mayra dan Tania di dalam ruangan itu. Sebuah layar terpampanh jelas di ruangan itu yang memperlihatkan suasana acara di luar
"Eh itu temen temen aku" ucap Mayra heboh membuat Tania menggelengkan kepala
"Ehehehe maap ya kak" ucap Mayra
"Gapapa kamu kaya gini bantu kakak banget tau biar gak terlalu gugup" ucap Tania jujur
Sedangkan di luar ruangan Vito duduk di hadapan penghulu dan juga papa Tania. Hatinya tak kalah gugupnya seperti Tania karena di hari ini adalah hari dimana dirinya akan mengucapkan ijab qabul yang seketika merubah status Tania menjadi istrinya
"Bagaimana apa sudah siap" tanya penghulu dan di jawab anggukan mantap oleh Vito
"Bismillahirrahmanirrahim"
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Vito Putra Mahendra dengan Tania Putri dengan mas kawin uang sejumlah lima ratus juta dan seperangkat alat sholat di bayar tunai" ucap papa Tania dengan lantang sambil menjabat tangan Vito
"Saya terima nikah dan kawinnya Tania Putri dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap Vito dengan sekali tarikan nafas
"Bagaimana para saksi sah.."
"Sah!!" ucapan dari para tamu membuat Vito dan Tania merasakan lega di hati mereka. Kini status mereka telah menjadi pasangan suami istri
Tania seketika memeluk adik iparnya Mayra karena tak kuat menahan haru
"Eh jangan nangis dong masa nikah nangis sih kan gak lucu" ucap Mayra dengan menghapus air mata Tania
"Senyum dong" Tania tersenyum manis pada Mayra. Wanita di depannya ini benar benar menghiburnya dan dia sangat beruntung mendapatkan adik ipar yang sudah ia anggap seperti adik kandungnya sendiri
"Nah gitu dong kan cantik jadinya" ucap Mayra
Tok...tok...tok...
"Masuk" ucap Mayra
Mama Tania dengan Diana masuk ke dalam ruangan itu untuk menjemput Tania.
"Putri mama sekarang udah dewasa ya udah jadi istri orang" Mama Tania memeluk putrinya dengan sangat erat
"Udah ayo" Tania dengan di dampingi oleh mamanya dan mama mertuanya serta Mayra yang berjalan mengekor di belakang mereka keluar bersama menuju tempat acara yang di langsungkan di tempat terbuka