The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
98. Gong Li



Wu Ming menggunakan pakaian serba hitam tapi kepalanya tertutup oleh sebuah kain, dia pergi sendirian di saat semua orang sedang bersiap siap untuk makan bersama. Langkahnya berjalan menuju ke arah menara gerbang Ibukota, dan ketika dia tiba disana, ada seorang pria yang diikat di sebuah tiang dengan mulut tertutup rapat dan sedang dicambuk oleh orang.


Seorang hakim kecil berdiri disana dan melemparkan papan perintah untuk pemenggalan, tapi papan kayu itu terbelah menjadi dua ketika sebuah pedang memotong papan kayu itu. Semua orang langsung terhenyak karena terkejut dengan kedatangan seseorang yang tidak diundang.


"Siapa kamu ? Kenapa ingin mencampuri urusan internal Divisi Keamanan kami ?" Tanya hakim kecil itu dengan waspada.


"Ketua kami memberikan perintah untuk memberikan orang ini, bagaimanapun Yang Mulia sudah memutuskan atas masalah ini dan kalian masih berniat untuk menghukumnya. Sama saja dengan mengatakan secara terang terangan bahwa keputusan yang dibuat oleh Yang Mulia salah !" Seru Wu Ming mengeluarkan tanda pengenal milik Ren Qixuan.


Kata kata Wu Ming diucapkan dengan penuh penekanan dan kepercayaan diri, tentu saja hal ini membuat orang orang dari Divisi Keamanan merasa takut. Mereka semua yang paling besar tidak lebih dari pejabat kelas lima yang tidak dipandang oleh orang orang.


Sama seperti Wu Ming yang juga merupakan pejabat kelas lima tapi, karena dia membawa perintah dari Ren Qixuan yang merupakan pejabat kelas tiga, tentu saja mereka tidak berani membantah.


Selain itu, tidak ada perintah khusus dari Putra Mahkota untuk membunuh seorang pengkhianat kecil ini. Tentu saja tidak bijaksana untuk membawa masalah besar ini.


Hakim itu menundukkan kepalanya sedikit tapi tidak mengatakan apapun, Wu Ming tahu bahwa ini tidak akan selesai tanpa uang. Jadi Wu Ming melemparkan sekantung uang berisi 10 tael emas.


"Terima kasih banyak, Ketua Ren. Aku akan memberikan ini kepada Ketua Ren untuk diselesaikan." Ucap Hakim itu menundukkan kepalanya dengan sopan lalu melepaskan ikatan dari pengkhianat kecil itu.


Wu Ming menarik tubuh Gong Li yang penuh luka untuk berdiri berdampingan dengan dirinya. Gong Li masih memandang tidak percaya bahwa dia masih bisa hidup sementara sebelumnya dia sudah siap untuk menerima kematiannya yang mengenaskan.


Tidak menyangka bahwa penyelamat akan datang di detik-detik akhir kematiannya yang menunjukkan, bahkan langit menghargai niat baik yang dia lakukan.


Wu Ming melihat bahwa semua nya dalam keadaan yang terkendali dan tidak perlu untuk menggunakan kekuatan untuk menyelesaikan misi Ren Qixuan kali ini lalu memandang ke sekitar sebelum akhirnya membawa Gong Li pergi dari Divisi Keamanan.


"Beruntunglah kamu bahwa Ketua kami adalah orang yang peduli, tidak melupakan budi baik orang lain. " Ucap Wu Ming.


"Aku pasti akan berterima kasih secara pribadi, apa yang bisa aku lakukan untuk menyenangkan dirinya ?" Tanya Gong Li.


"Menyenangkan dirinya ? Dia adalah orang yang unik dan tidak bisa ditebak tapi satu hal yang dia sukai, adalah ketulusan. Dia berniat untuk membawamu bergabung dengan Divisi Zhengyi maka kamu harus memberikan seluruh kesetiaan mu padanya. " Jawab Wu Ming.


"Sesederhana itu ?" Tanya Gong Li dengan ragu.


"Terdengar sederhana sehingga seringkali diremehkan. Tapi, pada kenyataannya banyak sekali orang yang tidak mampu melakukan dan memberikan kesetiaan mereka kepada satu orang. Aku mengingat satu kalimat dari Ketua, 'kekuatan dapat diasah, bakat dapat dilatih, uang dapat dicari tapi kesetiaan tidak bisa'. Jadi, jangan sekali sekali menganggap remeh hal tersebut. " Jawab Wu Ming.


Wu Ming berusaha untuk membuat kata katanya sederhana sehingga mudah di pahami oleh Gong Li, dia adalah seseorang yang tidak terpelajar. Tidak terlalu paham dengan kata kata yang rumit.


Ren Qixuan masih menggunakan pakaian wanitanya sehingga dia tampak manis, tapi pada saat yang sama memancarkan aura penguasa.


"Ketua, ini adalah orang yang kamu minta. " Ucap Wu Ming.


"Tuan Gong, kamu sudah membantuku sebelumnya. Maka aku akan membalas budi , untuk bergabung dengan Divisi Zhengyi tentu saja tidak sulit. Hanya perlu memiliki kesetiaan padaku. " Balas Ren Qixuan dengan santai.


"Tuan tadi sudah mengatakannya padaku dan aku sudah memikirkan hal ini sepanjang hari sehingga aku memiliki sebuah keputusan yang sudah aku pertimbangkan dengan baik baik. Aku setuju untuk masuk ke dalam Divisi Zhengyi, hidup mati bersama dengan Divisi Zhengyi. Aku tidak terdidik tapi aku pantang menyerah, mohon pengajaran dari Ketua Ren." Ucap Gong Li bersujud di hadapan Ren Qixuan.


Ren Qixuan memandang dan menilai kata kata Gong Li dan merasakan bahwa itu bukan hanya kata kata kosong yang biasa melainkan kata kata yang diucapkan dengan tulus.


"Baik, aku akan menerimamu. Hanya saja, kamu pada saat ini masih baru dan belum mengucapkan sumpah. Bersumpahlah bahwa kamu akan setia dengan Divisi Zhengyi !" Perintah Ren Qixuan.


Gong Li mengangkat kepalanya dan tampak mengumpulkan segenap kekuatan terlebih dahulu sebelum akhirnya menghembuskan nafasnya.


"Aku, Gong Li, hidup sendirian dan selalu tahu jalan kebenaran, tidak pernah melupakan balas budi. Aku akan hidup dan mati bersama dengan Divisi Zhengyi, bekerja dengan tulus dan setia sampai akhir hayatku, mengabdikan hidupku untuk melayani Nona Ren. Jika aku melanggar sumpah ini maka aku pasti akan disambar oleh petir sampai mati, tubuhku akan terpecah belah dan aku tidak akan bereinkarnasi lagi. " Ucap Gong Li dengan penuh keyakinan dan penuh ketegasan.


Semua orang bertepuk tangan atas datangnya orang baru di dalam Divisi Zhengyi mereka yang agak sepi.


"Selamat datang Gong Li. " Ucap Ren Qixuan dengan lembut tapi jelas.


"Mulai sekarang, hidup matimu akan berkaitan dengan Divisi Zhengyi. " Ucap Wu Zilin merangkul Gong Li dan Ren Qixuan memerintahkan Gong Li untuk berdiri.


"Terima kasih banyak atas kebaikan ini. Aku, Gong Li, tidak akan pernah melupakan balas budi kebaikan yang dilakukan oleh Ketua dan para saudara dari Divisi Zhengyi !" Seru Gong Li.


"Kebetulan sekali bahwa malam ini Ketua akan mentraktir kita makan daging bakar , malam ini bulan sangat bagus. Sangat cocok untuk dinikmati bersama di antara para saudara !" Seru Wu Zilin dengan ceria.


"Semua suasana ini akan sia sia jika tidak ditemani oleh arak yang bagus. " Ucap Yi Ling.


"Kebetulan sekali bahwa aku sudah membuat arak sejak 3 tahun yang lalu dan sudah saatnya untuk mengeluarkannya, untuk dinikmati bersama sama !" Seru Ying Wang.


"Bagus sekali, ada daging dan arak sudah lebih dari cukup !" Balas Ren Qixuan.