
Sepanjang perjalanan, mereka dipandang oleh orang orang. Ada yang mencemooh tapi ada juga yang tidak percaya. Han Qixuan melihat keluarganya yang di rantai seperti anjing. Atas dasar apa Kaisar memperlakukan mereka semua seperti ini ?!
Mereka telah mengabdi dengan setia dan membesarkan tanah yang dikuasainya selama ini tapi ini adalah balasan yang Kaisar berikan kepada mereka ?! Han Qixuan memberontak tapi tidak bisa melakukan apa apa.
"Zhang Xiao, aku pasti akan membunuhmu !" Desis Han Qixuan dengan penuh kebencian.
Dia ditarik oleh orang yang menariknya dengan lebih kuat ketika dia mengatakan itu sehingga lehernya tercekik dengan kuat.
"Kamu bahkan tidak bisa mengatakan sesuatu dengan jelas, bagaimana mungkin kamu bisa membunuhku ? Untuk membunuhku, kamu perlu hidup terlebih dahulu tapi kamu akan mati hari ini. " Ucap Zhang Xiao menarik dagunya dan menghempaskan wajahnya setelah dia selesai bicara.
Mereka tiba di pasar Timur dimana disana sudah ada banyak tiang gantung yang disiapkan oleh mereka. Han Qixuan terus menerus memberontak tapi tangan, kaki , dan lehernya dirantai.
Dia dipaksa untuk berdiri di atas papan kayu sementara lehernya dipasangkan kain yang sudah disiapkan. Ketika papan kayu ditarik maka dia akan mati digantung.
Di hadapannya, Han Qixuan melihat, orang tuanya dan kakak kakaknya yang sudah dalam kondisi yang sama.
"Keluarga Han dijatuhi hukuman mati oleh Kaisar karena melakukan pemberontakan dengan berniat untuk menjatuhkan Kekaisaran. Ini adalah dosa besar dan sekaligus peringatan besar bagi orang lain !" Seru Zhang Xiao.
Semua orang berdebat karena hal ini, Han Qixuan mengangkat kepalanya tinggi tinggi, dia tidak perlu merasa bersalah untuk kesalahan yang tidak dilakukan oleh keluarganya.
"Zhang Xiao, kejahatan yang kamu lakukan ini akan menjadi hutang di antara kita !"Teriak Han Qixuan dengan penuh kemarahan.
"Ha ha ha, kejahatan apa yang aku lakukan, Nona Han ? " Tanya Zhang Xiao.
"Hanya kamu sendiri yang mengetahui hal itu dengan jelas, kamu yang mengirimkan satu set batu permata dari barat itu ke kediaman ku pada malam hari minggu lalu oleh orang kepercayaanmu ! Tapi, tidak akan ada orang yang percaya karena itu hanya diketahui oleh kita. " Jawab Han Qixuan.
Semua orang berdiskusi dengan semangat ketika mendengar ini.
"Mengatakan sesuatu yang tidak benar dan memfitnah Keluarga Kerajaan adalah dosa besar yang harus dihukum mati !" Seru Zhang Xiao.
Zhang Xiao mengayunkan tangannya untuk menandakan bahwa eksekusi akan segera dijalankan.
"Ayah !" Teriak Han Qixuan dan Han Yang ketika melihat papan kayu Han Yaoling ditarik.
Han Qixuan menangis dengan kencang ketika melihat ayahnya meronta ronta dan kehabisan nafas secara perlahan lahan tercekik dengan wajah yang membiru.
Yang kedua adalah Lin Yueli, sebelum melompat dari atas papan kayu, Lin Yueli tersenyum ke arah putra putrinya untuk terakhir kali.
"Ibu !!!" Teriak Han Qixuan dengan suara yang sudah habis, tidak ada yang tahu sudah sebanyak apa dia menangis, sudah berapa banyak air mata yang dia keluarkan.
Han Wei yang sejak tadi memejamkan mata tiba tiba membuka matanya dan tersenyum kepada kedua adiknya.
Han Yaoling perlahan lahan telah kehilangan nafas sepenuhnya sebelum akhirnya benar benar menghembuskan nafas terakhirnya dan disusul oleh Lin Yueli.
"Kakak Pertama !" Seru Han Qixuan dan Han Yang. Mereka berdua merasa bahwa kehidupan mereka telah dicabut dengan paksa oleh keadaan.
"Adikku, bahkan jika mati seperti ini aku masih merasa terhormat karena aku tahu bahwa kita tidak melakukan pemberontakan sama sekali, kita tidak berhutang kepada mereka. " Ucap Han Yang tersenyum tapi pada yang sama dia juga melompat dari atas papan kayunya.
"Tidak, tidak !!! Aku pasti akan membunuh kalian semua ! Aku, Han Qixuan , bersumpah atas nama langit bahwa aku pasti akan kembali dari Neraka untuk membawa kalian turun bersama sama ! Aku tidak rela, aku benci dengan ini ! Aku bersumpah bahwa aku pasti akan datang kembali dan membunuh kalian dengan tanganku sendiri !" Seru Han Qixuan memandang dengan matanya yang bengkak ke arah Zhang Xiao.
Ketika menatap mata Zhang Xiao yang tampak licik itu, kemarahan dan dendam di dalam hatinya meledak. Dia benar benar tidak rela !
Dia ingin menguliti Zhang Xiao dan meminum darahnya ! Dia ingin berpesta di atas mayatnya ! Han Qixuan meraung dengan penuh kemarahan sebelum akhirnya papan kayu miliknya ditarik.
Dia meronta ronta sebelum akhirnya dia menyerah tapi dia akan selalu mengingat dendam ini. Air matanya menetes sebelum akhirnya dia benar benar menghembuskan nafas terakhirnya.
Tapi, sebelum itu, dia memandang ke arah keluarganya yang telah terkulai dengan lemas di atas papan gantung.
"Aku pasti akan membalaskan dendam kalian. " Bisik Han Qixuan sebelum akhirnya benar benar menghembuskan nafas terakhir.
Han Qixuan merasa bahwa jiwanya tenggelam ke dalam suatu jurang yang sangat dalam dan gelap, sampai akhir dia masih memikirkan orang tua dan kakak kakaknya.
Dia teringat kembali dengan masa masa ketika dia masih kecil, ketika dia baru saja bisa berjalan. Ketika dia baru saja bisa menunggangi kuda, betapa bahagianya keluarganya.
Zhang Xiao adalah musuh utamanya, Han Qixuan bersumpah bahwa dia pasti akan kembali untuk membalaskan dendam keluarganya.
Disisi lain, walaupun Zhang Xiao sudah menegaskan bahwa mereka berniat untuk melakukan pemberontakan tapi beberapa orang menilai bahwa wajah Keluarga Han tampak bersih dan tidak merasakan bersalah sedikitpun yang membuat orang curiga terutama karena teriakan Han Qixuan.
Orang orang merasa bahwa masuk akal bagi Istana merasa terancam dengan keberadaan Keluarga Han yang sangat di hormati. Jadi, masih ada beberapa orang yang setia mengagumi Han Qixuan untuk meninggalkan bunga untuknya di kuil dan mendoakannya.
Beberapa orang menyayangkan bahwa bahkan Langit pun iri dengan bakat yang begitu cemerlang seperti Han Qixuan. Hal ini memang bukannya hal yang baru di dalam cerita.
Ada banyak Kaisar yang menyingkirkan orang yang di anggap nya mampu untuk menjatuhkan Kekaisaran yang sedang dia pimpin, bahkan jika itu adalah keluarga atau orang kepercayaannya sendiri.
Dan juga bahkan jika orang itu tidak memiliki niat sama sekali untuk memberontak tapi orang yang duduk di posisi Kaisar ditakdirkan untuk hidup sendirian dalam kesepian dan ketakutan bahwa orang lain akan merebut posisinya.
Sementara ada beberapa orang yang merasa bahwa Keluarga Han adalah keluarga yang palsu sehingga mereka mengeluarkan beberapa kata kata umpatan dan ejekan pada Keluarga Han.
...----------------...