The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
18. Persiapan Ujian



Pada saat ini, masalah senjatanya sudah di selesaikan. Karena Long Yang sudah turun tangan maka dia tidak terlalu khawatir. Dikatakan bahwa setiap senjata yang diciptakan oleh Long Yang berasal dari besi dan tulang berkualitas baik.


Akan sanggup untuk menahan es dan api, sangat cocok untuk dibawa olehnya membersihkan jalan menuju ke atas yang akan ditempuh olehnya.


Selain itu, karena Long Yang sudah mengatakan bahwa pedang lentur sudah tidak cocok lagi dengannya maka dia hanya perlu menunggu hasil senjata yang dibuat oleh Long Yang apakah itu berupa pedang atau bukan.


Ren Qixuan sendiri merasa bahwa langit memang membuka jalan baginya, jika tidak bagaimana mungkin langit akan mempertemukannya dengan Long Yang ?


Long Yang bukanlah orang yang bisa ditemui hanya karena ingin menemuinya. Perlu jodoh dan takdir untuk mempertemukan dengan Long Yang.


Tidak banyak orang yang bisa mendapatkan senjata dari Long Yang tapi siapapun yang mendapatkan senjata dari Long Yang akan menjadi legenda.


Salah satunya adalah Han Qixuan yang mengguncang dunia persilatan dan sastra dengan bakatnya yang luar biasa.


Lalu juga ada Kaisar yang ketika muda mendapatkan senjata dari Long Yang dan sekarang namanya akan selamanya terukir di dalam sejarah.


Masih ada banyak lagi tokoh hebat yang mendapatkan senjata dari Long Yang. Itu adalah kehebatannya yang tidak dimiliki oleh penempa lainnya.


Ketika keluar, dia melihat bahwa Ren Xing sedang duduk dengan makanan ringan dan teh yang baik. Tapi Ren Xing tidak memakan atau meminum itu dan hanya menunggunya.


"Apakah sudah selesai ?" Tanya Ren Xing.


"Ya, sudah selesai dalam dua hari ini aku bisa mengambil senjataku. Selain itu, aku juga bisa menghemat, mereka melihat bahwa aku berbakat sehingga mereka tidak mengambil biaya dariku. " Jawab Ren Qixuan berbohong.


"Apakah ada yang seperti itu ?" Tanya Ren Xing dengan bingung.


"Ya, aku juga bingung tapi memang inilah kenyataannya. "Jawab Ren Qixuan meyakinkan.


"Kalau begitu, mari pulang ke penginapan. " Balas Ren Xing.


"Tuan Wang menyediakan makanan untuk kita, jika kita tidak memakannya, bukankah akan menyinggung Tuan Wang ?" Tanya Ren Qixuan.


Ren Xing menganggukkan kepalanya dan pada akhirnya mereka memutuskan untuk memakan sedikit dan menghabiskan minuman mereka.


"Terima kasih banyak. " Ucap Ren Qixuan pada pelayan.


"Di masa depan , kami pasti akan bersikap lebih sopan kepada Nona. " Balas pelayan itu menundukkan kepalanya.


"Santai saja, di masa depan aku masih perlu bantuan dari kalian semua. Aku dan kakakku pamit terlebih dahulu, selamat tinggal. " Ucap Ren Qixuan tersenyum sopan.


Ren Qixuan dan Ren Xing langsung kembali ke penginapan dan keesokan harinya adalah hari bagi Ren Wang untuk mengikuti ujian Akademi Kekaisaran yang berarti Keluarga Ren sejak pagi pagi sekali sudah sangat sibuk.


Ling Yue bahkan telah bangun sejak jam tiga pagi untuk memasak makanan kesukaan putranya dengan meminjam dapur penginapan.


Ren Qixuan sendiri membantu Ling Yue untuk menyiapkan 6 macam sayur ini yang akan membantu kinerja otak Ren Wang.


"Sebaiknya bangunkan dia pukul lima dengan begitu maka dia tidak akan terlalu mengantuk. " Ucap Ling Yue.


"Ya, ya, memang seperti itu pemikiranku sebelumnya. Memiliki kamu membantuku adalah hal yang sangat mengagumkan. Kamu sangat baik sekali, padahal wajahmu sangat mengantuk. " Ucap Ling Yue dengan kasihan.


"Tenang saja, bibi. Hal semacam ini adalah hal yang sangat penting. Karena aku sudah menggunakan marga Ren maka aku sudah tergabung ke dalam Keluarga Ren dan ikut merasa khawatir dengan Kakak Pertama. " Ucap Ren Qixuan menjelaskan.


"Kamu anak yang baik, betapa beruntungnya aku memiliki anak perempuan yang cantik dan baik hati sepertimu. Jika suamiku masih disini maka dia pasti akan sangat bahagia melihatmu. " Balas Ling Yue mengusap matanya.


"Bibi jangan sedih lagi, paman pasti akan melihat bibi dari sana. Paman pasti akan sangat bangga ketika melihat Kakak pertama lulus dari Akademi Kekaisaran. " Hibur Ren Qixuan.


"Selama ini, kami selalu ingin memiliki seorang anak perempuan tapi pada akhirnya hanya mendapatkan anak laki laki. " Ucap Ling Yue.


"Kakak pertama dan kakak kedua juga orang yang baik dan penurut. Ini menandakan bahwa Paman dan Bibi mendidik mereka dengan baik. " Balas Ren Qixuan.


"Ya, aku memang sangat beruntung. Mereka memiliki perilaku yang terpuji dan sopan, tidak merendahkan orang lain. Beberapa orang mengatakan bahwa sifat seseorang dibawa sejak lahir dan sulit untuk diubah. Aku bahagia bahwa mereka membawa sifat yang baik. " Ucap Ling Yue terharu.


"Itu sangat baik sekali, kakak pertama dan kakak kedua menghormati orang lain dengan baik. Itu menunjukkan bahwa bibi memberikan perhatian yang cukup pada mereka. " Balas Ren Qixuan.


Ling Yue menganggukkan kepalanya dan mulai memasak lagi, karena ada enam macam sayur maka tidak mudah untuk menyelesaikan semuanya dalam waktu singkat.


Pada saat yang sama, Ren Qixuan membantu untuk mencuci beras dan memasak nasi. Setelah itu dia melihat ke arah bulan yang masih bersinar terang.


Lalu mendengar bahwa ayam jantan mulai berkokok, betapa cepatnya. Tidak menyangka bahwa dia dan Ling Yue sudah disini sudah dua jam.


"Kamu pergi dan bangunkan kedua kakakmu untuk mandi dan bersiap siap, dalam setengah jam, makanan sudah akan segera siap. " Ucap Ling Yue menyeka keringatnya.


"Baik, bibi. " Balas Ren Qixuan dan menaiki tangga.


Kebetulan sekali bahwa kamar mereka berada di lantai tiga, jadi mereka harus naik tangga dua kali untuk mencapai kamar mereka.


Tepat ketika Ren Qixuan baru saja naik ke lantai dua, dia melihat seseorang yang tidak asing melewati kearahnya.


Ren Qixuan dengan cepat menyingkir ke kiri dan bersembunyi di balik pilar untuk melihat kedua orang ini.


Kedua orang ini berasal dari arah yang berseberangan dan tampaknya baru saja akan keluar dari kamar penginapan. Itu bukan hanya satu orang melainkan dua !


Satu adalah pria muda dengan topi bambu dan yang lain adalah seorang gadis yang cantik. Ren Qixuan melirik sedikit ke arah sepasang kekasih itu dan merasa bahwa mereka tidak asing.


Mereka buru buru untuk turun ke lantai pertama, seolah olah ingin pergi sebelum matahari terbit. Tepat ketika mereka sudah di lantai satu dan akan keluar dari pintu penginapan, barulah Ren Qixuan menyadari siapa itu.


Itu adalah seseorang yang sangat dibencinya, itu adalah Zhang Xiao ! Bagaimana mungkin dia bisa melupakan bentuk tubuh Zhang Xiao ?


Ren Qixuan berdiri di atas tangga dan melihat sepasang kekasih itu pergi dengan terburu buru ke dua arah yang berbeda dengan seringaian mengerikan miliknya.


"Zhang Xiao, ternyata itu adalah wanitamu. " Bisik Ren Qixuan sebelum akhirnya naik ke lantai tiga sesuai dengan tujuan awal dia naik.


Belum saatnya untuk menunjukkan diri di hadapan Zhang Xiao pada saat ini.