
Seiring berjalannya waktu maka mereka akan menjadi lebih akrab layaknya adik kakak yang sesungguhnya, Ren Qixuan bukan orang yang tidak tahu terima kasih sehingga dia memutuskan untuk membantu apa yang keluarga Ren inginkan.
Satu satunya hal yang diinginkan oleh Keluarga Ren adalah Ren Wang lolos dan berhasil masuk ke dalam pengadilan. Jika di masa lalu maka dengan reputasinya maka dia hanya perlu menyebutkan orang yang akan di rekomendasikan olehnya sebelum akhirnya diterima.
Tapi, pada saat ini berbeda dan hal yang bisa dia bantu adalah membantu dari sisi Ren Wang. Selama Ren Wang bisa mencapai nilai sempurna sama sepertinya atau Zhuangyuan maka sudah dapat dipastikan bahwa akan ada divisi yang merekrut Ren Wang.
Paling tidak, jika tidak tidak mencapai nilai sempurna tapi dengan beberapa nilai yang baik maka dia pasti akan mendapatkan perhatian dari divisi Istana.
Tapi, pada saat yang sama Ren Qixuan tidak bisa mengajarinya secara langsung untuk membantu nilainya maka secara diam diam setiap malam, dia akan menulis dengan hati hati selama satu jam.
Hal ini sudah dilakukannya selama dua minggu belakangan dan itu sudah satu buku penuh yang berarti bahwa itu sudah mencukupi untuk membantu Ren Wang.
Dia melihat bahwa Ren Wang sendiri sebenarnya cukup cerdas tapi Provinsi Barat tidak memiliki sumber pengetahuan yang mencukupi. Selain itu, jika Ren Wang berhasil untuk menjadi pejabat Istana walaupun tingkat rendah maka dia akan mendapatkan rumah sederhana di Ibukota. Ini akan membuatnya menjadi selangkah lebih dekat dengan tujuannya.
Dia penasaran dengan kondisi musuhnya saat ini, apakah sedang merasa nyaman dan aman karena telah berhasil menyingkirkan musuhnya ? Minggu depan adalah peringatan kematian dua bulan bagi Keluarga Han.
Tidak terasa sudah dua bulan tapi dia masih duduk disini dengan santai, tapi tidak apa apa karena rencana besar tidak boleh dilakukan dengan terburu buru.
Dia percaya dengan keputusan yang dia buat ini dan selanjutnya, dia menatap ke arah buku yang telah dia buat ini.
Jika dia tulis itu darinya maka Ren Wang tidak akan percaya, maka dari itu dia menuliskan tulisan kecil di sudut buku bermarga 'Han Qixuan' lalu bagian depan dia akan menekan sedikit jadi buku itu agak berantakan.
Dia langsung menyembunyikan itu ke balik pakaiannya, mengatakan soal pakaian, dia mendapatkan pakaian yang lumayan indah.
Setiap hari dia menggunakan pakaian warna warni karena rasa semangat Ling Yue untuk memiliki anak perempuan jadi dia mengkoleksi banyak pakaian anak perempuan yang lucu dengan warna warna yang cerah.
Ren Qixuan berjalan ke depan dan bertindak seolah olah dia sedang berjalan jalan biasa sebelum akhirnya dia mengeluarkan buku itu dari lengan pakaiannya.
"Kakak pertama ! Lihat apa yang aku temukan !" Teriak Ren Qixuan pada Ren Wang yang sedang melukis.
Hal ini membuat Ren Wang terkejut dan berjalan ke arahnya, pada saat yang sama Ren Xing juga berlari ke arahnya untuk melihat.
"Aku sedang berjalan jalan sebelum akhirnya aku menemukan buku ini, lihat ini bertuliskan..... buku ujian. " Ucap Ren Qixuan dengan antusias.
Ren Wang mengambil buku itu dan mengambil halaman pertama lalu menyadari tulisan kecil di sudut halaman pertama.
"Ini adalah milik mendiang Nona Han. " Ucap Ren Wang dengan kagum.
"Apakah mungkin bahwa itu adalah palsu ?" Tanya Ren Qixuan.
"Tidak mungkin, tulisan tangan ini.... tidak ada yang memiliki tulisan tangan seindah ini selain dia. Disini mencakup banyak pelajaran yang dirangkum dengan cara yang sangat ringkas dan mudah untuk di mengerti. " Jawab Ren Wang.
"Tentu saja ! Ini akan dapat berguna banyak bagi nilai ujianku nanti. Terimakasih banyak, aku akan mempelajarinya segera !" Seru Ren Wang sebelum akhirnya berlari masuk ke dalam ruangannya untuk mempelajari buku yang baru dia temui.
Ren Qixuan menghela nafas lega dalam hati bahwa Ren Wang sendiri sangat sederhana dan mudah untuk dikelabui, tentu saja bukankah kebetulan yang sangat besar untuk menemukan buku Han Qixuan di jalanan tepat ketika dia akan melaksanakan Ujian ?
Tapi, sayangnya Ren Wang tidak memikirkan sampai disitu dan dia hanya fokus pada buku Han Qixuan, pada akhirnya hanya dengan mengungkit nama Han Qixuan maka Ren Wang akan merasa sangat senang.
Sampai sampai dia tidak bisa berpikir dengan baik, Ren Xing sendiri menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah laku kakaknya.
"Qixuan, apakah kamu ingin berlatih ?" Tanya Ren Xing.
"Tentu saja, kakak. Aku akan segera menyusulmu, sebentar lagi. " Jawab Ren Qixuan dan Ren Xing menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju.
"Entah apa yang kamu kagumi dari Han Qixuan. " Gumam Ren Qixuan dengan sangat pelan sebelum akhirnya dia menghela nafas.
Dia berlari untuk menyusul Ren Xing dan melakukan latih tanding dengan Ren Xing. Selama satu minggu ini, kemampuan bela dirinya menjadi semakin pesat.
Dia mengambil pedang yang tergeletak di tanah sebelum akhirnya menantang Ren Xing, mereka berdua mulai berduel satu sama lain walaupun tidak menggunakan kekuatan penuh tapi mereka lebih melatih dalam hal teknik.
Sehingga mereka paham tentang titik dimana pertahanan seseorang lemah. Hal ini membuat Ren Qixuan menjadi semakin baik dalam penyerangan.
Setelah mereka melakukan latih tanding selama satu jam, tubuh mereka menjadi penuh dengan keringat dan mereka saling bersalaman satu sama lain.
"Kamu menjadi sangat baik hanya dalam satu minggu, kamu benar benar tidak mirip seperti seorang perempuan. " Ucap Ren Xing.
"Aku tidak tahu apakah itu pujian atau sindiran. " Balas Ren Qixuan bercanda.
"Tentu saja itu adalah pujian, dengan begitu maka kamu bisa melindungi dirimu sendiri ! Selama kamu bisa memegang pedang dengan baik maka kamu akan bisa berlatih seni meringankan tubuh, aku sendiri tidak terlalu bisa dalam hal ini. " Ucap Ren Xing.
"Kalau begitu bagaimana aku bisa belajar ?" Tanya Ren Qixuan.
"Aku memiliki buku yang menjelaskan cara melakukan seni meringankan tubuh hanya saja sampai saat ini aku masih belum bisa. " Jawab Ren Xing.
"Apakah aku boleh melihat bukunya ?" Tanya Ren Qixuan.
"Tentu saja. " Jawab Ren Xing dan mengeluarkan buku seni bela diri itu.
Ren Qixuan mengambilnya dan membacanya dengan serius sebelum akhirnya menemukan akibat kenapa Ren Xing tidak bisa melakukannya.
"Ini palsu, sebelumnya ketika aku bekerja di toko buku, aku pernah membaca buku semacam ini walaupun aku tidak paham artinya hanya saja aku pernah mengingat bahwa seharusnya ketika mendarat kaki menggunakan ujung jari dengan beban tubuh yang ditekankan ke depan. Kaki juga harus sedikit ditekuk dan tidak boleh terlalu diluruskan, berbeda dengan yang ditulis dibuku ini. Coba kakak praktekkan dan lihat apakah itu akan membantu atau tidak. " Ucap Ren Qixuan.