The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
46. Ular



"Buruk ? Sama sekali tidak buruk, mereka sangat menyayangiku sekali sampai sampai aku tidak tahu bagaimana cara untuk membalas mereka. Aku hanya seorang anak angkat tapi pada akhirnya aku disayangi seperti putri mereka yang sesungguhnya, hal ini membuatku menyesal bahwa aku tidak terlahir dari keluarga mereka. " Ucap Ren Qixuan mengatakan yang sejujurnya.


Tapi, pada saat yang sama dia menyembunyikan sebagian kebenaran. Yang membuatnya menyesal adalah dia lahir dengan penuh dendam seperti ini menyebabkan dia mungkin akan melibatkan Keluarga Ren dalam kehidupan ini sementara Keluarga Ren sendiri sangat berjasa dalam kehidupannya sementara jika tidak ada Keluarga Ren maka dia mungkin sudah lama mati.


Sayang sekali, mungkin dalam kehidupan ini dia di takdirkan untuk berhutang pada Keluarga Ren jika tidak maka dia tidak tahu bagaimana cara untuk membayarkan budi baik keluarga Ren yang diberikan padanya.


Setelah itu mereka tinggal di dalam hutan selama tiga hari dan masih belum berhasil keluar dari hutan. Tubuh mereka menjadi jauh lebih kotor dan tidak tampak seperti pangeran dan putri bangsawan lagi.


Sekarang mereka tampak seperti rakyat biasa, mereka tidak perduli pada penampilan yang penting bisa hidup saja sudah baik. Pada saat ini bibir Ren Qixuan sudah pecah dan kering, tubuhnya menampakkan tulang tulang seperti hanya dibalut oleh kulit.


Sementara Jiu Xuanyi sendiri yang sebelumnya sudah pucat dan tampak sakit sakitan menjadi semakin sakit sakitan seolah olah dia bisa jatuh hanya dengan ditiup oleh angin kencang.


Pada saat ini Ren Qixuan dan Jiu Xuanyi tidak tahu sudah belajar berapa puluh kilometer selama tiga hari ini.


Pada saat ini mereka semua sudah berjalan paling tidak 50 kilometer dari desa tempat mereka ditahan selain itu mereka juga tidak sedang berputar putar di tempat yang sama.


Karena kepintaran Ren Qixuan, dia memberikan tanda kecil di sepanjang jalan mereka dan mereka tidak berhasil untuk menemukan tanda yang dia tinggalkan menunjukkan bahwa sebenarnya mereka tidak sedang berputar putar di tempat yang sama.


Sebenarnya, berapa luas hutan ini, makan beri masih lebih baik tapi jika mereka tidak menemukan beri maka mereka akan makan daun dan menampung embun pada pagi hari untuk bertahan hidup dan diminum.


Ren Qixuan tiba tiba berjongkok dan menempelkan kepalanya ke tanah lalu mendengarkan sesuatu.


"Aku mendengar suara air ! Seharusnya ada sungai di dekat sini. " Ucap Ren Qixuan dengan antusias.


Jiu Xuanyi ikut mendengarkan dan menganggukkan kepalanya yang menandakan bahwa itu bukan halusinasi Ren Qixuan saja dan mereka benar benar berhasil mendekati sungai.


Selama mereka mengikuti aliran sungai maka mereka pasti bisa menemukan sebuah Desa yang bisa mereka tinggali untuk sementara.


Pada saat ini, mereka berdua langsung berlari ke sumber suara air itu dan menjadi semakin dekat , semakin lama mereka mendengar dengan jelas sebelum akhirnya mereka benar benar tiba di sungai ini.


"Ini benar benar sungai !" Seru Ren Qixuan dengan antusias dan langsung berlari masuk ke dalam sungai lalu meminum banyak air sungai.


Pada saat yang sama, Jiu Xuanyi juga tersenyum lega. Paling tidak mereka tidak perlu ketakutan untuk kehausan lagi.


Pada dasarnya, manusia bisa bertahan beberapa hari tanpa makanan tapi manusia tidak bisa bertahan tanpa air. Selama ada air maka mereka pasti akan bisa bertahan hidup.


"Dengan begini maka kita pasti bisa hidup. " Ucap Jiu Xuanyi dengan bahagia.


"Ya, dengan begini bahkan jika harus bertahan seminggu lagi. Kita masih bisa hidup. " Balas Ren Qixuan dengan bangga, dia merasa jauh lebih baik sekarang.


Sebelumnya dia berpikir, dia akan benar benar mati di dalam hutan tapi ternyata semua itu salah. Dia bisa bertahan hidup, Ren Qixuan lompat ke dalam sungai dan tiba tiba dia merasakan sesuatu yang tajam di kakinya.


Dia menarik cambuk nya dan menarik hewan yang menggigit kakinya itu, ketika dia melihat ternyata itu adalah Ular Es. Hanya hidup di aliran sungai dengan lapisan es tipis di bagian dasar sungai.


Ren Qixuan tiba tiba merasa bahwa pandangannya berubah menjadi kabur dan dia perlahan lahan kehilangan keseimbangan.


"Qixuan ! Qixuan !" Panggil Jiu Xuanyi sementara pandangan Ren Qixuan perlahan lahan mengabur dan dia jatuh ke belakang.


Ren Qixuan masuk ke dalam mimpi yang mendalam dimana dia kembali ke saat saat dimana dia bersama dengan keluarganya sedang berada di ruang pernikahan dan bersiap siap.


"Aku tidak ingin menikah ! Aku benar benar tidak ingin menikah !" Teriak Ren Qixuan dengan panik.


Keluarga Han hanya tampak hidup tapi tidak mampu untuk mendengar kata kata yang diberikan oleh nya, hal ini membuat Ren Qixuan menjadi frustrasi dan dia terus menerus berteriak tapi tidak ada satupun yang mendengarkan suaranya.


Hal ini membuatnya semakin panik ketika dia mendengar instrumen pernikahan yang terdengar dari kejauhan. Ren Qixuan memandang mereka semua dan akhirnya dia sadar apa yang sedang dia lihat.


Ini adalah dirinya di masa lalu, ini juga sebagai bentuk pengingat bagi dirinya. Setiap kali dia melupakan apa tujuan utamanya maka dia akan kembali di ingatkan untuk membalaskan dendam. Jika tidak maka semua usaha yang telah dia lakukan selama ini sia sia.


Sekarang dia sudah menapak di langkah awal dimana dia sendiri sudah berhasil untuk masuk ke dalam pemerintahan, asalkan dia berhasil mendapatkan jasa untuk membawa Pangeran sandera ke Istana dengan selamat dan mempertaruhkan nyawanya maka dia pasti akan bisa mendapatkan beberapa posisi di Divisi Hukum.


Pada saat itu, maka secara perlahan lahan dia akan bisa menghancurkan Divisi Hukum dan membuat Divisi Hukum kehilangan kepercayaan Kaisar dan ketika saat itu tiba maka jika Zhang Xiao hanya ingin mengandalkan dirinya sendiri maka semua itu akan sia sia.


Pada saat itu, asalkan dia bisa berdiri di balik orang yang dia inginkan maka dia pasti akan bisa membuat orang itu menjadi seorang Kaisar masa depan.


Dia mampu menerima pangeran lain selama pangeran lain mampu melakukan tugas mereka dengan baik dan bertanggung jawab pada rakyat.


Jika tidak maka semua itu sia sia, selain itu Ren Qixuan lebih senang jika itu adalah cucu Zhou Ye tapi semuanya masih harus melihat lagi.


"Putra Mahkota telah datang !" Seru penjaga di Kediaman Han. Ren Qixuan berjalan keluar dan menunggu di depan pintu dengan tatapan yang berani dan penuh dengan keyakinan, berbeda dengan ketika hari itu dia berdiri disini dengan penuh harapan dan sekarang hatinya sudah dingin.