
Sesampainya ketika mereka masuk maka seorang pria tua yang gemuk menyambut mereka ke depan dengan senyum yang tampak menyebalkan, tampak sekali bahwa orang orang ini berusaha untuk menjilatnya.
Orang orang semacam ini bahkan tidak tahu bagaimana cara untuk berkata kata dengan baik tapi dia menebak bahwa ini bukan orang yang ingin dia temui.
"Tuan saya mengatakan bahwa dia sudah menunggu kedatangan Ketua Divisi sejak tadi dengan antusias. " Ucap pria gemuk itu yang merupakan asisten Gubernur Selatan.
Ren Qixuan menyeringai, Gubernur Selatan ini benar benar sombong. Dia bahkan membiarkan pelayannya untuk menyambut Ren Qixuan.
Secara jabatan, mereka setara tapi Ren Qixuan bekerja di pusat sementara dia di daerah tentu saja dia harus menyambut Ren Qixuan ke depan tapi Ren Qixuan tidak perduli dengan hal hal semacam ini.
Pada saat ini dia masih harus berada disini tapi jika misinya sudah selesai maka tidak perlu beramah tamah lagi.
Dia tahu bahwa pria tua Liu ini adalah seorang suruhan dari Yue Ming jadi tentu saja dia tidak menganggap Ren Qixuan sebagai hal yang penting.
"Jangan sampai membuat Tuan Gubernur menunggu lama. " Ucap Ren Qixuan dengan tenang.
"Baik." Balas pria gemuk itu dan membimbing Ren Qixuan masuk.
Ren Qixuan berjalan masuk dan bertemu dengan seorang pria yang ditemani oleh tiga orang wanita cantik, pria ini tampak menggunakan emas di seluruh tubuhnya sampai sampai seperti akan membutakan orang lain.
Ren Qixuan hanya menatap dengan tatapan yang sulit di pahami tapi ini menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak terpengaruh dalam kondisi seperti ini.
Karena, Ren Qixuan pernah berdiri di puncak yang begitu tinggi , tidak perlu pengakuan dari pejabat kecil seperti dirinya ini.
"Ren Qixuan memberi salam kepada Tuan Gubernur Liu, bagaimanapun saya masih pejabat baru dan membutuhkan bimbingan dari Tuan Gubernur Liu. " Ucap Ren Qixuan menundukkan kepalanya dengan rendah hati.
"Ketua Divisi Ren terlalu rendah hati, secara tingkatan maka kamu tidak perlu menunduk padaku. " Balas Tuan Gubernur Liu.
Ren Qixuan duduk di depan Tuan Gubernur Liu tanpa perintah darinya dan membuat pria tua itu menoleh padanya.
"Maaf, apakah aku tidak diperkenankan duduk ?" Tanya Ren Qixuan dengan nada bercanda.
"Ha ha ha , bagaimana mungkin ? Ketua Divisi Ren benar benar pandai bercanda. " Jawab Liu Wanye ini.
"Ha ha ha, aku juga bercanda. Aku hanya berharap bisa menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Tuan Gubernur Liu, bagaimanapun kita ini sama sama bekerja sama untuk melayani Yang Mulia maka bisa dianggap bahwa kita berada di pihak yang sama. " Ucap Ren Qixuan tampak begitu naif tapi pada saat yang sama memperingati Liu Wanye.
Dalam kemampuan debat, maka orang di Ibukota yang mana yang bisa mengalahkannya ? Dia sudah menang banyak penghargaan sastra dan bela diri, satu satunya celah dalam dirinya adalah dia memiliki hati yang bersih karena pengaruh keluarganya.
Tapi, sekarang sudah berubah dan hatinya telah menghitam maka dia sudah tidak memiliki kekurangan apa apa lagi dan dia bisa membalaskan dendam miliknya tanpa terkecuali.
Liu Wanye tidak langsung membalas kata katanya dan menatapnya sejenak sebelum akhirnya tertawa terbahak bahak.