The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
73. Pertarungan



"Aku akan menegaskan kata kata Ketua ku sekali lagi, semuanya harus bekerja mengikuti kata katanya jika tidak maka kalian bisa mengikuti teman kalian tadi !" Seru Wu Zilin mengayunkan cambuk nya ke tanah dengan kuat sampai sampai membuat semua orang ketakutan.


Tapi tiba tiba Ren Qixuan samar samar mendengarkan tentang seseorang yang berbicara tentangnya , hal ini membuat Ren Qixuan menarik sudut bibirnya tertarik dengan hal ini.


Sebelumnya semua orang diam dan sekarang mereka sudah berani untuk berbicara diam diam di belakangnya ? Mereka ini benar benar memiliki nyali.


Bahkan tidak bisa bersabar lagi untuk menggunjing nya.


"Kita adalah pengawal Tuan Gubernur, kenapa kita harus menurut padanya ? Dia hanya seorang wanita yang masih muda dan tidak berpengalaman, benar benar kurang ajar. " Bisik seseorang.


Ren Qixuan melirik ke arah Wu Zilin dan diam diam menunjuk orang yang berbicara itu, Wu Zilin menganggukkan kepalanya dan berjalan ke arah orang itu.


Dua orang itu di seret ke depan dan dipaksa berlutut oleh Wu Zilin di hadapannya. Ren Qixuan maju ke depan dan mengaitkan tangannya di belakang.


"Jika kalian bisa mengalahkanku dalam tiga langkah dan aku tidak akan melawan maka kalian bisa memimpin pasukan kali ini dan melakukan apa saja yang ingin kalian lakukan. " Ucap Ren Qixuan menantang mereka.


Mereka berdua langsung berdiri sementara Wu Zilin menatap dengan cemas, dia belum pernah secara pribadi melihat Ren Qixuan bertarung dengan serius.


Kedua orang itu langsung menyerangnya dengan tatapan yang ganas tapi Ren Qixuan dengan mudah menghindar, tubuhnya seringan kapas dan gerakannya secepat cahaya. Dia membuat orang lain terkagum kagum akan kecepatannya.


Bahkan orang orang Divisi Zhengyi sendiri bingung sekaligus terkejut dengan keahlian yang tidak pernah dia tunjukkan ini.


Ren Qixuan sendiri tidak terkejut dengan kemampuan ini, dia bahkan agak kecewa dengan kemampuannya ini. Dia sudah bekerja lumayan keras untuk meningkatkan kualitas fisiknya tapi nyatanya dia masih tidak sebaik di masa lalu.


Bukannya dia merasa sedih atau tidak bersyukur hanya saja dia agak kecewa pada dirinya karena tidak bisa sebaik di masa lalu tapi semua itu hanya masalah waktu.


Karena, dia cepat atau lambat akan segera mendapatkan kekuatannya yang lama. Ren Qixuan menundukkan kepalanya sementara pedang melewati tepat di atas kepalanya sehingga jarak yang begitu tipis itu mampu untuk menyelamatkan nyawa Ren Qixuan.


Tanpa gerakan itu maka kepala Ren Qixuan pasti sudah terpotong oleh pedang itu, Ren Qixuan menghindar dan melangkah mundur ke belakang dua langkah.


Dia menyeringai dan kali ini dia berjalan maju ke depan dan menendang dada mereka berdua dengan sekali tendangan yang membuat mereka berdua terlempar ke belakang dan memuntahkan darah.


"Sudah tiga langkah dan kalian tidak berhasil. Zilin, bawa mereka kebelakang. " Ucap Ren Qixuan dengan tenang.


"Ya, Ketua !"Seru Wu Zilin.


Wu Zilin akan memanggilnya Ketua di depan semua orang tapi akan memanggilnya kakak di hadapan semua orang anggota Divisi Zhengyi.


Ren Qixuan menatap mereka semua dengan tenang tapi tiba tiba semua orang merasa kedinginan hanya dengan tatapannya yang mematikan itu.


"Apakah masih ada yang ingin menantang ku lagi ?" Tanya Ren Qixuan dengan lembut dan semua orang tidak berani untuk menjawab dirinya.


Paling tidak, tulang dada mereka akan patah atau retak. Itu adalah hal yang sudah bisa dipastikan dan tidak perlu diragukan lagi.


Suara yang di dengar juga memastikan keyakinan semua orang, pada akhirnya tidak ada yang berani lagi untuk meragukan kemampuan Ren Qixuan.


Siapa yang menyangka bahwa seorang gadis bertubuh kecil ini mampu untuk menaklukkan pria dewasa dengan begitu mudah. Mereka tidak tahu bahwa dia adalah reinkarnasi dari Dewi Kesempurnaan, Han Qixuan.


Bahkan ahli ahli seni bela diri teratas mengakui kekuatannya apalagi para pengawal yang berlatih dengan malas malasan ini.


Jangankan 2 di antaranya, bahkan jika yang datang adalah 10 orang maka dia masih bisa menanganinya. Bahkan dalam kondisi kelaparan dia masih bisa membawa Jiu Xuanyi kabur.


Tiga bulan belakangan ini, dia sudah bekerja keras untuk meningkatkan ketahanan tubuhnya, tentu saja dia tidak sama lagi.


"Kami akan mengikuti Ketua untuk mengevakuasi Desa Chi !" Seru para pengawal itu berbaris dengan tenang.


Pada saat ini hanya tersisa 120 orang. Karena pada saat ini hanya ada 17 orang dari Divisi Zhengyi.


Ren Qixuan meminta bahwa itu dibagi menjadi 8 kelompok dimana setiap kelompok 15 orang dengan dua orang dari Divisi Zhengyi sebagai koordinator.


Sementara satu orang lain, Wu Zilin berada di sampingnya dan memimpin pasukan sementara dia sendiri naik ke atas kuda dan memacu kudanya. Dia akan memeriksa kondisi terlebih dahulu sehingga dia sampai di Desa Chi lebih cepat dibandingkan dengan orang lain.


Semua orang itu akan menjadi tanggung jawabnya dan hidup mati mereka juga merupakan sebuah tanggung jawab bagi Ren Qixuan.


Ren Qixuan sendiri pergi untuk melihat bagaimana dengan kondisi Desa Chi yang dianggap parah, dari Ibukota hanya memerlukan waktu 1 jam berkuda untuk tiba di Desa Chi.


Dia bisa melihat gerbang Desa Chi yang sebagian terendam air, dia memberhentikan kudanya dan berjalan maju dan mengukur kira kira tinggi air banjir ini.


Tampaknya tidak terlalu parah di bagian depan tapi tidak dengan bagian dalamnya. Ren Qixuan memperhatikan bahwa kedalaman dari air ini hanya mencapai lututnya. Tapi jika semakin dalam maka Ren Qixuan sendiri tidak yakin.


Mereka sendiri membawa sebuah perahu kayu yang kecil yang bisa digunakan oleh dua orang dan itu dibawa oleh para prajurit.


Ren Qixuan melihat beberapa orang yang duduk di atas atap untuk bertahan hidup dan tidak bisa menyalahkan mereka, bagaimanapun ini adalah situasi khusus dimana orang orang merasa panik akibat dari banjir ini.


Ren Qixuan melihat ke sekitar dan memastikan bahwa dari mana mereka akan masuk dan mulai mengevakuasi korban.


Ren Qixuan melihat lagi ke kanan dan kiri lalu mulai merancang jalur yang akan dilalui olehnya. Dia akan segera menemukan sebuah rencana. Jika mereka dari depan maka mungkin akan membuat orang yang tinggal di bagian depan merasa senang tapi yang di bagian dalam pasti akan cemas.


Sementara yang parah adalah yang paling dalam, maka mereka hanya bisa membagi menjadi dua tim besar. Yaitu yang terdiri dari empat tim kecil di dalamnya.