
Karena hal ini, orang orang yang merasa senasib dengan pelayan itu melayangkan protes kepada Kaisar, mereka semua kebanyakan adalah seorang pekerja kasar yang tidak berpendidikan dengan layak tapi mereka semua memiliki keluarga untuk dihidupi dan bekerja dengan tenaga mereka.
Atas dasar apa mereka bisa dihina seperti ini oleh Kaisar ? Tentu saja hal ini membuat mereka semua merasa marah dan murka terhadap keputusan Kaisar.
Ketika Zhou Ye , Lin Wuxin dan Ren Wang tiba, mereka melihat bahwa tubuh Ren Qixuan sudah dipenuhi dengan darah. Orang orang merasa bahwa ini keterlaluan, Ren Wang tidak bisa menahan diri dan ingin berlari menuju Ren Qixuan.
"Qixuan ! Qixuan !" Teriak Ren Wang dan ditahan oleh dua orang pengawal.
Qixuan mengangkat kepalanya dengan lembut dan menatap ke arah kakaknya lalu tersenyum lembut kepada kakaknya sebelum akhirnya kembali dicambuk.
Zhou Ye berjalan melewati Ren Qixuan dan langsung menuju ke arah Aula Istana untuk mencari Kaisar bersama dengan Lin Wuxin, keduanya adalah pejabat kelas satu yang dihormati oleh banyak orang.
Terutama para sarjana muda memandang mereka berdua sebagai panutan, tentu saja tidak ada yang berani untuk menghadang mereka.
"Yang Mulia, hamba ini sudah tua. Sudah bodoh dan renta, mohon Yang Mulia berbaik hati dan mengingat semua hubungan baik kita di masa lalu dengan mengampuni anak bodoh itu, bagaimanapun dia adalah muridku dan juga adalah masa depan negara kita. " Ucap Zhou Ye berlutut.
"Guru Agung bisa berdiri, jangan sampai orang orang berkata bahwa aku menindas anak muda dan orang tua. " Balas Kaisar.
"Tidak berani, mohon Yang Mulia berbelas kasih. Tindakan Ren Qixuan memang salah dengan mengancam tapi mengawasi orang orang seperti pria kaya itu juga tidak salah. " Ucap Zhou Ye.
"Yang Mulia berpikiran terlalu berlebihan, pada saat ini Guru Agung Zhou bertindak seperti ini juga demi memikirkan Yang Mulia. " Jawab Lin Wuxin dengan tenang.
Hatinya lebih dingin dan teguh dibandingkan dengan Zhou Ye sehingga dia masih bisa tenang bahkan ketika melihat Ren Qixuan sudah berlumuran darah seperti itu.
Tidak lama kemudian, tiba tiba kepala Pengawal berjalan masuk dan melaporkan kepada Kaisar..
"Yang Mulia, banyak kekacauan terjadi dan para pekerja memutuskan untuk mogok kerja dan menghancurkan tempat mereka bekerja. Banyak Bangsawan yang mengeluhkan hal ini dan memutuskan untuk berbincang dengan Yang Mulia. " Ucap Kepala Pengawal itu.
"Yang Mulia sudah lihat sendiri kondisinya, kami dua pria tua yang sudah melihat banyak gejolak Istana sendiri hanya mengharapkan kedamaian di masa kejayaan Yang Mulia. Mohon Yang Mulia rendah hati dan melepaskan Ren Qixuan. " Ucap Lin Wuxin.
Kaisar tampak marah tapi pada akhirnya hanya menghela nafas kasar dan mengangkat tangannya lalu kepala Pengawal menganggukkan kepalanya.
"Pejabat Ren Qixuan menyalah gunakan kekuasaannya dan akan di hukum kurungan rumah selama tiga bulan dan tidak mendapatkan gaji selama enam bulan. Seluruh kekuasaannya akan dicabut sementara !" Perintah Kaisar.
"Terimakasih banyak atas kebaikan hati Yang Mulia. " Ucap kedua orang tua itu menundukkan kepala mereka lalu berjalan keluar untuk memeriksa kondisi Ren Qixuan.
Tidak masalah jika dia dihukum, yang penting adalah dia masih hidup. Dekret dibacakan oleh Kepala Pengawal Kekaisaran tapi masih banyak orang yang merasa tidak puas dengan keputusan Kaisar.