
Ren Qixuan sudah bersiap siap sejak pagi dan menggunakan pakaian yang bersih, rapih dan sopan alih alih yang megah layaknya seorang putri bangsawan dan dia juga mengenakan pakaian yang sama dengan seorang murid di Akademi Kekaisaran yang menunjukkan bahwa dia sendiri adalah seorang murid resmi dari Akademi Kekaisaran dan terlihat terpelajar serta memiliki kemampuan untuk menegakkan keadilan.
Hal ini membuat orang lain yang melihatnya merasa lebih sungkan dibandingkan sebelumnya, dia juga tidak menggunakan banyak perhiasan hanya menggunakan jepit rambut yang terbuat dari kayu dan tampak sangat sederhana.
Ren Qixuan berjalan di belakang Zhou Ye dan Lin Wuxin, dia berjalan berdampingan dengan Pangeran Kedelapan, Jiu Xuanyi yang baru saja sadar pagi ini.
Mereka disambut oleh seorang pria tua yang tampak memiliki wajah yang ramah, Ren Qixuan tersenyum tipis ketika melihat penjilat tua ini. Seorang pria yang bahkan hampir tidak lulus dari Akademi Kekaisaran ini bahkan sekarang sudah bisa menempati posisi Penasihat Kekaisaran ? Benar benar memuakkan sekali.
Pantas saja kualitas Kekaisaran ini sudah menurun secara signifikan, bahkan seorang sampah bisa menggunakan pakaian emas. Ren Qixuan dengan lugas mengatakan bahwa orang ini sampah.
Karena apa ? Dia sebelumnya hanya seorang pekerja tingkat rendah di Divisi Kekaisaran dan Han Yaoling melihat bahwa dia memiliki tekad dan pekerja keras sehingga mengangkatnya menjadi satu dari lima wakil Han Yaoling.
Dilihat dari sekarang dia menjadi Pansihat Kekaisaran maka menunjukkan bahwa dia adalah salah satu komplotan milik Zhang Xiao, tapi tidak apa apa. Untuk sementara dia berjaya tapi nasibnya juga akan sama seperti Wang Yu An.
"Aku memberi salam kepada Penasihat Ying. " Ucap Ren Qixuan menundukkan kepalanya sedikit.
Dari mereka berempat, hanya Ren Qixuan yang posisinya dibawah orang ini sementara ketiga orang lain tidak perlu membungkuk.
"Ternyata ini adalah Nona Ren yang dipuji oleh banyak orang sebagai penyelamat, Yang Mulia merasa sangat tertarik dengan dirimu. Mohon Tuan dan Nona segera masuk, jangan sampai membuat Yang Mulia menunggu. " Ucap Penasihat Ying.
Ketiga orang lain mengangguk dan berjalan tapi Ren Qixuan menghentikan langkahnya sejenak dan menatap ke arah Penasihat Ying, lalu tersenyum dengan penuh makna.
"Penasihat Ying, aku sebenarnya sudah sangat lama mengagumimu. Kelak, kita akan sering bertemu lagi. " Balas Ren Qixuan yang membuat seluruh bulu kuduk Penasihat Ying berdiri karena merasa takut.
Dia merasa seolah olah dia sedang mendapatkan ancaman tersembunyi dari gadis ini sementara Ren Qixuan berjalan masuk ke dalam aula dengan penuh semangat dan senyum yang cerah.
"Qixuan memberikan hormat kepada Yang Mulia, semoga Yang Mulia diberkati dengan umur yang panjang, keamanan dan kemakmuran. " Ucap Ren Qixuan dengan lembut dan bersujud di hadapan Kaisar.
"Berdirilah, kamu adalah orang yang mencegah terjadinya peperangan antara Dinasti Liu dan Dinasti Yin. Juga sudah menolong Pangeran Sandera, Jiu Xuanyi sehingga dia bisa kembali kesini dengan baik. " Ucap Kaisar.
"Qixuan tidak berani untuk menerima pujian besar ini dari Yang Mulia , bagaimanapun Qixuan masih muda dan membutuhkan banyak bimbingan dari para Senior. " Balas Ren Qixuan dengan rendah hati.
"Yang Mulia, masalah ini terkait dengan seorang yang ada di Ibukota mohon Yang Mulia selidiki dengan baik. Tanpa adanya Nona Ren maka takutnya aku sudah lama membusuk. " Balas Jiu Xuanyi.
Ren Qixuan menatap ke arah Jiu Xuanyi dengan tatapan yang rumit, tidak tahu apa yang harus dikatakan dengan pemuda ini. Pria ini sudah dalam kondisi yang berbahaya tapi masih ingin berbicara untuknya di depan Kaisar sehingga dia bisa mendapatkan lebih banyak penghargaan dari Kaisar.
Ren Qixuan merasa bahwa dia mungkin tidak berada di kapal yang sama dengan Jiu Xuanyi dan tujuan mereka berbeda tapi setelah mengetahui Jiu Xuanyi adalah orang yang menyelamatkannya maka takutnya mereka memang ditakdirkan untuk saling bertemu di kehidupan ini.
Hanya saja, satu hal yang membuat Ren Qixuan masih tidak paham adalah latar belakang Jiu Xuanyi, pria ini bagaikan menggunakan banyak topeng untuk menutupi wajahnya yang asli.
Dia menggunakan topeng sakit sakitan tapi nyatanya dia adalah orang yang hebat terutama dalam melawan musuh tapi ketika Ren Qixuan memeriks tubuhnya memang Jiu Xuanyi ini memiliki denyut nadi yang lemah.
Hal ini sendiri membuat Ren Qixuan kebingungan apakah mungkin Jiu Xuanyi ini adalah pemuda yang sehat atau pemuda yang sakit sakitan ? Ren Qixuan tidak bisa melihat jati diri Jiu Xuanyi yang sesungguhnya. Pemuda ini adalah orang paling palsu yang pernah di lihat olehnya bahkan Kaisar sekalipun dapat dikalahkan olehnya.
Jadi Ren Qixuan tidak bisa menilai bagaimana kepribadian Jiu Xuanyi ini dan hal ini membuatnya membangkitkan rasa penasaran di dalam dirinya terkait dengan pemuda ini.
Kira kira, pemuda ini memiliki kemampuan untuk membuat penasaran maka jangan sampai mengecewakan dirinya di masa depan.
"Membuat Pangeran mengalami hal ini benar benar kelalaian dari Dinasti Liu kami. Kami berniat tulus untuk menjalin kerja sama yang baik dengan Dinasti Yin untuk mencegah peperangan. " Ucap Kaisar.
"Aku mengetahui niat baik dari Yang Mulia hanya saja ada orang semacam ini di Ibukota , mau tidak mau membuatku merasa agak takut. Kelak, aku pikir harus meminta Nona Ren untuk menjaga disisiku. " Balas Jiu Xuanyi.
"Bagaimana mungkin bisa seperti itu ? Di Dinasti kami memiliki banyak pria bertubuh kekar yang hebat dan kuat untuk menjaga Pangeran. Hanya saja aku mendengar bahwa Nona Ren adalah orang yang pertama kali lulus dengan Ujian Yi ?" Tanya Kaisar.
"Ini benar, kami berdua sendiri yang mengujinya dan kami juga bisa memberikan tujuh lembar kertas yang diisi oleh Nona Ren. " Jawab Zhou Ye dan seorang pelayan masuk membawa kotak kayu kecil yang berisi soal soal yang dijawab oleh Ren Qixuan.
"Karena kamu sudah membuat jasa besar maka aku akan memberikan sebuah hal yang kamu inginkan. " Ucap Kaisar.
"Izinkan hamba ini meminta dua hal, tolong bantu hamba ini Yang Mulia. " Balas Ren Qixuan bersujud di hadapan Kaisar.
"Sebutkan permintaanmu. " Ucap Kaisar.
"Hamba ini memiliki seorang Ibu yang sudah tua dan dua kakak laki laki, satu kakak laki laki baru saja lulus berharap bahwa Yang Mulia memberikan sebuah tempat tinggal yang layak untuk kami. "Ucap Ren Qixuan.
"Lanjutkan permintaanmu !" Seru Kaisar.
"Yang kedua adalah, sejak muda aku mengagumi Divisi Hukum milik Tuan Yue yang jujur dan adil dan berharap bisa bekerja dibawah naungannya dan melayani Yang Mulia untuk menjadi pedang paling tajam milik Yang Mulia. " Balas Ren Qixuan dengan tegas dan lantang.
Kaisar terdiam sejenak dan menatap ke arah Ren Qixuan dengan tatapan yang rumit sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya.
"Divisi Hukum bisa mendapatkan seseorang yang berbakat sepertimu adalah hal yang sangat baik sekali, mendapatkan tempat tinggal bagi seorang pejabat kelas tiga ke atas bukanlah hal yang aneh. Ini tidak bisa dianggap sebagai permintaan, jika orang orang mendengar ini maka akan menganggap bahwa Yang Mulia ini tidak tulus. " Ucap Kaisar.
"Hamba ini tidak tahu ingin meminta apa lagi. " Ucap Ren Qixuan.
"Karena kamu memiliki hubungan yang baik dengan Pangeran Jiu maka aku akan memberimu sebuah token yang bisa membiarkanmu masuk dan keluar dengan mudah ke dalam Istana. " Balas Kaisar.
"Terima kasih banyak atas berkah Kaisar !" Seru Ren Qixuan dengan sopan.
"Yang Mulia, kakaknya adalah Ren Wang yang lulus dengan gelar Zhuangyuan. Hamba tua ini merekomendasikan dia untuk bekerja di Akademi Kekaisaran menggantikan Wang Yu An sebagai Pejabat Kelas Tiga. " Ucap Zhou Ye.
"Bagus sekali kalau begitu, kakak beradik sama sama berpotensi. Bakat seperti ini tidak bisa disia siakan. Aku menganugerahimu untuk menjadi Ketua Divisi Zhengyi. " Ucap Kaisar.
"Terima kasih banyak atas rahmat baik Yang Mulia !" Seru Ren Qixuan menundukkan kepalanya.
Divisi Hukum memiliki tiga Divisi Kecil yang dipimpin oleh Ketua Divisi Hukum dan wakil Ketua. Setiap Divisi kecil ini memiliki Ketua masing masing dan setiap ketua adalah seorang Pejabat Kelas Tiga.
Ren Qixuan mendapatkan posisi ini adalah hal yang baik hanya saja satu hal yang agak lucu adalah Divisi Zhengyi adalah yang paling kecil dari tiga Divisi lainnya.
Divisi Zhengyi hanya memiliki total 24 orang sementara yang lain memiliki lebih dari 50 orang dan juga menjadi salah satu yang paling tidak dapat diatur alias tidak berguna.
Tapi, orang semacam ini tidak akan bisa dibiarkan masuk ke dalam tempat yang dipimpin oleh Ren Qixuan. Dia tidak akan membiarkan hal ini terjadi.
"Datanglah pada pengadilan Istana esok hari untuk mendapatkan posisi dengan resmi bersama dengan kakakmu. " Ucap Kaisar.
"Terima kasih banyak, Yang Mulia !" Seru Ren Qixuan dan mereka semua keluar dari aula.
"Pangeran, di masa depan sulit untuk bertemu lagi. Kelak, jaga dirimu baik baik dan juga kesehatanmu adalah yang paling penting. " Ucap Ren Qixuan.
"Kenapa harus jarang bertemu ketika kamu bahkan mendapatkan akses khusus untuk bertemu denganku ?" Tanya Jiu Xuanyi yang membuat orang lain agak salah paham dengan kata katanya.
Tiba tiba Jiu Xuanyi menundukkan kepalanya dan menempelkan bibirnya di telinga Ren Qixuan.
"Atau Nona Ren takut orang lain mengetahui bahwa Nona Ren mengambil keuntungan dariku ketika aku tidak sadar ?" Bisik Jiu Xuanyi dengan lembut.
Ren Qixuan langsung menarik diri dan salah tingkah gara gara kata kata yang diberikan oleh Jiu Xuanyi.
"Pangeran jangan bercanda, hal seperti ini benar benar membuatku merasa takut. Karena tidak ada hal yang harus dikatakan maka aku akan pamit terlebih dahulu. Aku izin pamit, selamat tinggal pangeran ! Kelak tidak perlu bertemu lagi !" Seru Ren Qixuan sebelum akhirnya melarikan diri dari sana sementara kedua guru mereka, Zhou Ye dan Lin Wuxin hanya menggelengkan kepala mereka ketika melihat mereka masing masing kembali ke sifat asli mereka.