The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
92. Traktir



"Tentu saja boleh, kalau begitu kenapa Pangeran ingin mengajakku untuk makan ?" Tanya Ren Qixuan sambil menahan emosinya, entah bagaimana dia merasa ingin meledak ketika berada di samping Jiu Xuanyi.


Tapi, pada saat yang sama jika Jiu Xuanyi terluka seperti kemarin dan hidupnya berada di ambang hidup dan mati maka Ren Qixuan akan merasakan kecemasan tingkat tinggi.


Hal ini adalah hal yang aneh, seperti yang dikatakan jika bertemu maka akan seperti anjing dan kucing tapi jika tidak bertemu maka akan saling merindukan.


Tapi, Ren Qixuan menolak untuk menerima perasaannya sendiri bahwa dia merasa khawatir dan sedikit rindu pada Jiu Xuanyi belakangan ini.


"Keadaan sudah seperti ini, apakah masih cocok untuk menjahit pakaian ?" Tanya Jiu Xuanyi dengan santai.


"Apakah Putri Agung akan mencari masalah pada Pangeran di masa depan ?" Tanya Ren Qixuan dengan lembut, dia merasa bersalah jika sampai sampai Jiu Xuanyi merasa kesulitan di dalam Istana.


"Tidak akan, aku akan sedikit sombong. Dibandingkan dirinya yang kekuasaan keluarganya tidak ada lagi, dia benar benar tidak bisa dibandingkan. Jika sesuatu terjadi padaku maka pasti akan memicu peperangan. " Jawab Jiu Xuanyi dengan tenang.


Ren Qixuan di dalam hati menatap Jiu Xuanyi dengan iba, dia merasa bahwa hidup Jiu Xuanyi entah bagaimana agak menyedihkan. Terjepit di antara dua identitas yang merepotkan dan dia juga tidak memiliki ruang untuk bernafas dengan bebas.


Setiap tindakannya akan mempengaruhi banyak orang, orang orang membencinya dan tidak ada yang mencintainya baik di Dinasti Liu maupun Dinasti Yin.


Semua orang ingin dia mati tapi pada saat yang sama ingin dia hidup, dia tidak dicintai oleh keluarganya dan juga tidak dicintai disini.


Ren Qixuan pernah mencari tahu bahwa Jiu Xuanyi adalah seorang putri dari selir kecil, Ibunya adalah seorang pelayan yang dilecehkan oleh Kaisar.


Sehingga dia sama sekali tidak memiliki pendukung di baliknya, dari sana saja sudah menyedihkan. Ditambah lagi, Ibunya meninggal ketika dia berusia 3 tahun dan dibesarkan oleh pelayan di Istana dengan kondisi yang pas pasan.


Dia adalah Pangeran tapi kehidupannya tidak lebih baik dari rakyat jelata, terlebih lagi dia adalah seorang pangeran keenam di Dinasti Yin yang menunjukkan bahwa tidak ada kesempatan sama sekali baginya untuk mencapai tahkta. Tentu saja tidak ada yang memperdulikan hidup dan matinya lagi.


Sekarang, di usia 19 tahun membuatnya harus dikirim ke Dinasti musuh dengan kehidupan yang tidak menentu, dia tentu saja harus melakukan sesuatu untuk melindungi diri sendiri.


Ren Qixuan tidak bisa membayangkan seburuk apa kehidupan yang di alami oleh Jiu Xuanyi selama ini di Dinasti Yin dan Dinasti Liu, dia tentu saja tidak sederhana.


Jika dia sederhana maka seharusnya dia tidak akan bisa tumbuh sedewasa ini, tidak terasa bahwa ini adalah tahun kedua Jiu Xuanyi di Dinasti Liu.


"Bagaimana dengan perasaan Pangeran setelah tinggal disini selama satu tahun lebih ?" Tanya Ren Qixuan mengalihkan topik pembicaraan.


"Biasa saja , tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Baik Liu atau Yin, semuanya sama saja, hanya tempat persinggahan sementara. " Jawab Jiu Xuanyi dengan acuh tak acuh.