
Ren Qixuan berjalan masuk dan mengetuk pintu, terdengar suara balasan dari dalam sehingga Ren Qixuan berjalan masuk dan membuka pintu.
"Siapa kamu ?" Tanya Wang Yu An.
"Seorang utusan kecil dari Tuan. " Jawab Ren Qixuan.
"Katakan !" Perintah Wang Yu An.
Ren Qixuan melirik ke sudut ruangan dan memastikan bahwa tidak ada orang lain di sekitar mereka, dia adalah seorang ahli bela diri.
Dia bisa mendeteksi gerakan gerakan kecil, dia bisa mengetahui apakah ada orang di dekat mereka atau tidak. Dia memastikan bahwa tidak ada seseorang yang berani untuk menganggunya.
"Aku dikirim untuk membunuhmu. " Ucap Ren Qixuan.
"Jangan bercanda. " Ucap Wang Yu An menatapnya dengan tatapan tidak senang.
"Tuanmu mengirim ku untuk membunuhmu. " Ucap Ren Qixuan.
"Aku selalu menepati apa yang Tuan katakan, Tuan harus menjelaskan padaku apa kesalahan yang aku buat. " Keluh Wang Yu An.
Wang Yu An tampaknya tidak menganggap serius kata katanya dan hanya menganggap bahwa ini adalah candaan yang diberikan oleh Zhang Xiao, tapi pada akhirnya Wang Yu An melupakan sesuatu.
Dia melupakan asalnya dan tidak mengingat siapa yang membawanya dari kedinginan dan kelaparan, siapa yang menyelamatkan nyawanya.
Wang Yu An adalah orang yang tidak tahu terima kasih, dia bahkan menggigit tangan orang yang memberinya makan, hanya perlu hitungan waktu sebelum akhirnya dia mengkhianati Zhang Xiao.
Han Yaoling mungkin tidak akan memperhitungkan hal kecil seperti ini, tapi dia tidak rela dengan hal ini. Orang seperti Wang Yu An harus diberi pelajaran sekaligus peringatan kepada Zhang Xiao.
"Kamu tidak mengecewakan Tuanmu ? Bukankah kamu membunuh Tuanmu sendiri ? Apakah kamu telah melupakan siapa yang memberimu makan dan minum ?" Tanya Ren Qixuan.
Wang Yu An yang mendengarkan ini terkejut dan langsung menarik pedang yang ada di bawah kursi. Sebuah pedang kini berada di samping leher Ren Qixuan.
"Jangan berani beraninya mendekat ! Aku hanya memiliki satu Tuan !" Seru Wang Yu An dengan keras kepala.
"Tentu saja, bukankah kamu sudah mendorong Tuanmu ke dalam jurang kematian hanya untuk posisi ini ?" Tanya Ren Qixuan dengan tawa kecil.
"Siapa kamu ?! Kenapa kamu membalaskan dendam untuknya ?!" Teriak Wang Yu An dengan ketakutan ketika Ren Qixuan berjalan ke arahnya.
"Dengan warna pakaian ini, maka kamu harus tahu siapa aku. Bukankah begitu, Wang Yu An ?" Tanya Ren Qixuan sebelum akhirnya mengangkat kakinya sampai lurus ke atas dan menendang pedang Wang Yu An.
Pedang Wang Yu An jatuh ke tanah dan mereka berdua berada dalam posisi tangan kosong, Ren Qixuan terus menerus ke depan dan Wang Yu An sudah terpojok kan di dinding.
Pada saat ini, keringat mengalir deras di dahi Wang Yu An dan dia merasakan ketakutan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
"Aku tidak mengkhianati Tuan, aku dipaksa !" Seru Wang Yu An langsung berubah.
"Dipaksa ? Kenapa aku tadi melihat bahwa kamu sangat bangga dengan Tuan barumu ? Wang Yu An , aku melihat bahwa kamu sangat bahagia dengan Tuan barumu maka dari itu, bagaimana jika aku mengirimmu untuk membuka jalan bagi Tuanmu ? " Tanya Ren Qixuan.
"Jangan, jangan, tidak !" Teriak Wang Yu An sebelum akhirnya membelalakkan matanya dengan tatapan tidak percaya ketika pedang miliknya menikam dirinya sendiri.
Darah mengalir dari sudut bibir Wang Yu An dan dia mulai jatuh ke tanah dengan menyedihkan sebelum akhirnya memejamkan matanya.
Ren Qixuan memandang Wang Yu An dengan tatapan datar tanpa perasaan bersalah sama sekali. Dia mengeluarkan sebuah tabung bambu yang dibawanya, yang merupakan sebuah korek api.
Lalu dia menjatuhkan korek api ini, ribuan buku disini saling menyambar satu sama lain dan dengan cepat menyebar sampai memenuhi ruangan. Ren Qixuan melihat ke arah Wang Yu An sebelum akhirnya dia melompati jendela dan berlari keluar.
Semua orang di Akademi Kekaisaran langsung jatuh ke dalam kepanikan dan semua orang langsung memadamkan api. Pada saat yang sama para orang tua dipindahkan ke tempat yang aman.
Berhubung tempat para sarjana ujian berada di gedung yang berbeda maka dari itu, mereka tidak terganggu dengan keributan ini.
Sementara orang orang lain berada dalam keributan besar ini dan langsung memadamkan api dengan segera. Ketika api dipadamkan, mereka berhasil menemukan salah satu Pengajar mereka, Wang Yu An dengan pedang di jantungnya.
Semua orang ketakutan, termasuk Ling Yue yang duduk sendirian di sana tanpa putra dan putrinya.
Pada saat yang sama, Ling Yue merasa bersyukur bahwa putra dan putrinya baru saja pulang, mereka bisa saja dalam keadaan yang berbahaya karena hal ini.
Tentu saja kabar Akademi Kekaisaran terbakar langsung menyebar dan di dengar oleh Ren Xing. Ren Xing yang mendengar ini panik dan langsung berlari ke kamar saudarinya.
Tepat ketika dia membuka pintu, Ren Qixuan baru saja selesai berganti pakaian sehingga dia bisa memainkan peran nya.
"Apa yang terjadi kakak kedua ?" Tanya Ren Qixuan dengan bingung.
"Ayo pergi ke Akademi Kekaisaran sekarang ! Aku mendengar bahwa terjadi kebakaran besar di tempat Ibu menunggu dan juga terjadi pembunuhan kepada guru di Akademi Kekaisaran !" Seru Ren Xing.
"Apa ?! Betapa menakutkannya ! Ayo kita lihat segera !" Seru Ren Qixuan dengan panik.
Ren Xing juga ikut panik sehingga mereka langsung meninggalkan penginapan dan kembali ke Akademi Kekaisaran lebih cepat daripada yang mereka bayangkan. Pada dasarnya penginapan dan Akademi Kekaisaran sangat dekat.
Ketika mereka berlari maka hanya perlu membutuhkan waktu 10 menit dan ketika mereka tiba, mereka melihat Ling Yue yang sudah di amankan bersama dengan banyak orang tua murid lainnya.
Juga ada orang orang dengan seragam resmi yang menunjukkan identitas mereka sebagai bagian dari Divisi Keamanan yang dibentuk oleh Zhang Xiao.
"Aku ingin menghampiri Ibuku. " Ucap Ren Xing.
"Tidak boleh !" Seru pria itu.
"Jangan kesini dulu, tunggu disana. " Ucap Ling Yue melihat putranya.
"Kakak, mari menunggu. Jangan membuat keributan lagi, dengan adanya petugas dari Divisi Keamanan maka Bibi akan baik baik saja. " Ucap Ren Qixuan.
Ren Xing yang hampir saja emosi langsung ditenangkan dengan kata kata Ren Qixuan, jika tidak maka dia akan benar benar membuat masalah dengan petugas Divisi Keamanan ini.
Orang seperti Ren Xing ini, bagaimana mungkin gerak geriknya tidak bisa ditebak oleh Ren Qixuan ? Bagaimanapun dia mirip dengan Han Yang dalam segala hal.
Sehingga Ren Qixuan berhasil menghentikannya tepat waktu dan setiap orang ditanyai oleh pihak Divisi Keamanan termasuk mereka berdua.