
Sejauh ini, perasaan sakit apa yang belum pernah dia rasakan ? Rasa sakit fisik masih bisa ditangani dengan pikiran baik tapi rasa sakit di hati tidak akan pernah hilang. Terutama pengkhianatan dari orang yang dicintai adalah hal yang tidak akan pernah dia lupakan. Dia tidak menyangkal bahwa dia pernah menyukai Zhang Xiao.
Karena dia akan terus membangunkan dirinya sendiri tepat ketika dia mulai lengah dan melemah maka dia akan kembali mengingatkan dirinya tentang berapa pahitnya situasi pada saat itu dan dia tidak akan pernah melupakan bagaimana situasi putus asa yang dia rasakan dengan keluarganya itu.
Mereka saling menemani selamanya bahkan jika mereka sekarang tidak ada lagi tapi dendam ini tidak akan pernah berakhir dan akan selamanya berada disini, berputar menunggu pembalasan.
Ren Qixuan diam diam mengepalkan tangannya dengan erat erat, dia diam diam menahan diri untuk menahan rasa sakit yang ada di dalam hatinya. Sejujurnya, rasa sakit dari cambukan itu akan menjadi mati rasa seiring berjalannya waktu tapi luka pada saat itu, masih terus terbuka dan mengalirkan darah tanpa henti dengan penuh kekejaman.
Orang orang seperti Kaisar dan Zhang Xiao tidak akan pernah tahu mengenai hal ini dan mereka tidak akan pernah tahu bagaimana rasa sakit dari pengkhianatan ini karena di dunia ini, mereka adalah pelaku pengkhianatan paling besar.
Entah berapa banyak orang di dunia ini yang sudah mengalami pengkhianatan akibat kejahatan mereka, tapi mereka tidak pernah menyadari bahwa mereka adalah penyebab dari rasa sakit yang tidak pernah berhenti ini.
Ren Qixuan termenung dan diam tapi tiba tiba seorang pelayan berjalan masuk dan membawa masuk obat yang dia minta lalu Ren Qixuan memeriksanya dan menemukan bahwa itu memang sesuai dengan apa yang dia inginkan dan apa yang dia minta.
"Terima kasih. " Ucap Ren Qixuan.
"Tolong siapkan bak mandi untukku. "Jawab Ren Qixuan.
"Tapi, tabib mengatakan bahwa Nona tidak boleh mandi terlebih dahulu. " Ucap Pelayan itu.
"Tidak apa apa, aku yang akan tanggung jawab terutama hal ini sudah aku diskusikan dengan kakak. " Balas Ren Qixuan yang pada akhirnya pelayan itu mau tidak mau mengikutinya.
Dia menunggu disana dan setelah bak mandi di siapkan, dia mengusir pelayan itu dan memasukkan sejumput demi sejumput obat yang sudah dia racik sebelum akhirnya dia menemukan bahwa semuanya sudah sangat sesuai.
Dia menghirup harumnya dan mulai melepaskan pakaiannya lalu berjalan masuk ke dalam bak mandi, baru bersentuhan sedikit saja sudah seperti ditusuk oleh ribuan jarum tapi semakin dia berendam maka seperti ada orang yang membawa pisau untuk memotong punggungnya.
Tapi, tidak sekalipun dia membuka bibirnya yang menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak menunjukkan kesakitan. Dia duduk disana dengan mata yang terpejam seolah olah menikmati harum dari bak mandi yang berisi berbagai macam jenis obat ini.
Jika orang yang tidak tahu maka akan mengira bahwa dia sedang melakukan relaksasi dan sedang berusaha untuk meredakan rasa sakitnya. Tapi , bagi orang yang tahu maka akan menganggap dia adalah monster yang mengerikan terutama jika tabib yang merawatnya mengetahui tentang masalah dia berendam di dalam bak mandi yang sudah direndam dengan obat ini.