The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
08. Ren Qixuan



"Gadis kecil, siapa namamu ? Apakah kamu mengingat namamu ?" Tanya wanita paruh baya itu.


"Aku hanya memiliki nama tanpa marga. Aku tidak memiliki keluarga dan berasal dari tempat yang jauh dari sini. " Jawab Han Qixuan.


"Kamu tidak memiliki keluarga ? Kasihan sekali dirimu, lihatlah betapa kurusnya dirimu ini. Aku pasti akan merawatmu dengan baik ? Bagaimana jika kamu menggunakan marga mendiang suamiku ? Dengan begitu maka kita akan menjadi keluarga. " Ucap wanita paruh baya itu.


"Apakah boleh ?" Tanya Han Qixuan dengan ragu.


"Tentu saja boleh, kenapa tidak ? Mulai sekarang maka nama keluargamu adalah Ren, sementara untuk namamu, siapa namamu ?" Tanya wanita paruh baya itu.


"Tolong berikan aku nama, aku tidak bisa menulis dengan baik sehingga namaku sebelumnya buruk. Aku biasanya dipanggil.... A-Gou (anjing). " Jawab Han Qixuan dengan lesu.


"Astaga ! Itu adalah perbuatan yang jahat sekali. Aku akan memberikanmu nama, aku juga bukan orang yang terpelajar tapi putraku terpilih untuk mengikuti Akademi Kekaisaran sebagai pemuda paling berbakat dari Provinsi Barat. Ini adalah hal yang sangat aku banggakan sekali, jika dia sudah lulus maka dia pasti akan bekerja di dalam pengadilan. " Ucap wanita paruh baya itu.


Han Qixuan hanya tersenyum dalam diam, dia adalah orang yang sudah pernah melihat betapa kejamnya persaingan di dalam pengadilan.


Dia tidak bisa mengatakan bahwa itu adalah tempat yang terhormat lagi, itu mirip dengan panggung yang dipenuhi dengan darah dan tulang.


Wanita paruh baya ini mungkin tidak tahu, tapi itu baik juga. Jika bekerja maka putranya mungkin hanya akan bekerja dibagian luar pengadilan sebagai salah satu pekerja kecil, itu tidak akan terkena dampaknya secara langsung.


Itu adalah hal yang paling baik baginya sementara jika dia terlalu semangat untuk mencapai puncak maka nasibnya tidak akan bisa dikatakan lagi.


"Tunggu dia pulang dan aku akan memintanya memilihkanmu nama. " Ucap wanita paruh baya itu.


"Nyonya, bagaimana aku memanggilmu ?" Tanya Han Qixuan.


"Aku bernama Ling Yue, kamu bisa memanggilku Ibu tapi jika canggung maka kamu bisa memanggilku Bibi Ling. " Jawab wanita paruh baya itu.


"Bibi Ling, terima kasih banyak karena telah mengurus ku. " Ucap Han Qixuan.


"Ini hanya hal kecil yang aku lakukan di tengah waktu kosongku. "Balas Ling Yue dengan tulus dan tidak lama ada yang mengetuk pintu rumah.


Tidak lama kemudian masuk seorang pria muda yang tampan dan tampak terpelajar, tampaknya ini adalah putra yang dimaksud Ling Yue.


"Siapa ini ?" Tanya pemuda itu terkejut.


"Wang'er, ini adalah seorang gadis menyedihkan yang ibu temukan tadi. Dia hampir meninggal karena kedinginan dan kelaparan, dia tidak memiliki siapa siapa jadi aku berniat untuk mengajaknya tinggal dengan kita. " Ucap Ling Yue.


(Penambahan 'er dibelakang nama atau A- / Ah- di depan nama menunjukkan kedekatan antara yang memanggil dan yang dipanggil. Contohnya : Wang'er atau A - Wang / Ah - Wang )


"Ibu yakin ?" Tanya Ren Wang dengan ragu.


"Jika Tuan Muda keberatan , maka sesudah aku pulih maka aku pasti akan pergi dari sini. Mohon maaf telah menganggu kedamaian kalian. " Jawab Han Qixuan dengan yakin.


Ren Wang yang dihadapkan seperti ini merasa bersalah terutama ketika melihat tubuh Han Qixuan yang sangat kurus kering.


"Kalau begitu Nona tinggal saja disini. " Ucap Ren Wang.


"Baguslah kalau begitu ! Wang'er, cepat bantu ibu untuk memilihkan nama untuknya ! Dia tidak memiliki nama yang baik sebelumnya. " Balas Ling Yue dengan semangat.


"Nama ? Aku tidak terlalu baik dalam memilih nama hanya saja aku sangat kagum dengan seorang wanita, sesuai dengan namanya. Dia adalah orang yang terpilih, Qixuan. Aku ingin memberimu nama Qixuan jika Nona tidak keberatan. " Ucap Ren Wang.


"Apa artinya ?" Tanya Ling Yue dengan bingung.


"Qixuan, berarti orang terpilih. " Jawab Ren Wang.


"Itu nama yang sangat baik ! Ren Qixuan , mulai sekarang itu adalah namamu ! Kamu tidak akan dipanggil dengan buruk lagi di masa depan !" Seru Ling Yue dengan bahagia dan memeluk Han Qixuan.


Pada saat yang sama, Han Qixuan kembali lagi ke masa lalu. Memang, nama Qixuan bukanlah nama yang hanya digunakan olehnya.


Nama Qixuan sudah digunakan lebih dari seratus orang. Hanya saja dia memiliki kenangan buruk dengan nama ini, tapi melihat Ling Yue yang begitu bahagia membuatnya tidak tega untuk menolak nama ini.


"Terima kasih banyak, Tuan muda. Aku sangat senang dengan nama pemberianmu. " Balas Han Qixuan.


Mulai sekarang, namanya adalah Ren Qixuan dan tidak akan ada lagi Han Qixuan. Dia memejamkan matanya dengan helaan nafas, mungkin memang sudah takdirnya untuk hidup dengan nama ini selamanya.


Dia membuka matanya dan siap untuk menjadi orang yang sama sekali baru, itu adalah Ren Qixuan.


Mulai sekarang, dia akan sepenuhnya melupakan Han Qixuan dan dia akan berfokus pada Ren Qixuan untuk membalaskan dendamnya.


Dirinya akan fokus pada balas dendam kebencian dari Keluarga Han, mendiang Keluarga Han benar benar tidak layak untuk mendapatkan hukuman gantung itu.


Tapi tenang saja, selama dia hidup maka dia pasti bisa kembali lagi mengumpulkan kekuatannya lagi.


Tidak lama kemudian, ada seorang anak laki laki lain yang masuk dengan anak panah di punggungnya.


"Ibu, kakak, aku telah kembali !" Seru anak itu sebelum akhirnya terkejut karena melihat dirinya.


Ren Qixuan sendiri berusaha untuk memberikan salam kepada anak itu karena dia tahu bahwa itu adalah putra Ling Yue kedua.


"Xing, perkenalkan ini adalah Qixuan yang akan menjadi adik angkat kalian. " Ucap Ling Yue.


"Hah ? Adik angkat ? Aku memiliki adik perempuan ? Benarkah ?!" Tanya Ren Xing dengan antusias.


"Hm, mulai sekarang dia akan tinggal dengan kita. " Jawab Ren Wang.


"Salam kenal. " Ucap Ren Qixuan dengan sopan.


"He he he, tenang saja. Di masa depan, aku pasti akan melindungimu. Melihat usiamu, apakah kamu baru 10 tahun ?" Tanya Ren Xing.


"Ehm, aku sudah 15 tahun, tahun ini. " Jawab Ren Qixuan.


"Benarkah ? Tubuhmu sangat kecil, kamu pasti makan sangat sedikit sebelumnya. Tenang saja, dengan kakak disini maka kamu akan makan dengan kenyang dan hidup dengan damai. Aku sudah 16 tahun, tahun ini maka kamu harus memanggilku kakak. " Ucap Ren Xing dengan antusias dan merangkul bahunya.


"Jangan membuatnya canggung !" Seru Ren Wang.


"Tuan muda Ren Wang bisa tenang, aku baik baik saja. " Balas Ren Qixuan.


"Kamu jangan memanggilku Tuan Muda, kamu bisa memanggilku kakak pertama dan dia adalah kakak keduamu. Karena kamu sudah menggunakan marga Ren maka kamu sudah dianggap keluarga sendiri, kamu bisa tenang disini. " Ucap Reng Wang dengan bijak.


"Baik.... kakak pertama. " Ucap Ren Qixuan sebelum akhirnya menangis.