
"Apakah cukup bagus ?" Tanya Ren Qixuan dengan ragu.
Ren Wang terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun, Ren Qixuan berpikir bahwa tulisannya sangat jelek sampai sampai Ren Wang tidak bisa berkata kata lagi.
"Jika tidak bagus maka aku akan berlatih lagi nanti. " Ucap Ren Qixuan.
"Tidak, tidak, ini sangat baik sekali sebagai pemula. Dibandingkan dengan Ren Xing yang sudah berlatih selama bertahun-tahun tapi tidak kunjung bisa. " Ucap Ren Wang dengan ekspresi kagum.
Ren Qixuan juga terkejut dengan reaksi ini tapi hanya tertawa saja untuk menutupi keterkejutan nya, bagaimanapun tulisan yang dia gambar itu cukup..... jelek.
Seiring berjalannya waktu, Ren Qixuan menjadi lebih cepat pulih karena dia makan tepat waktu dan pagi pagi sekali dia sudah bangun untuk membantu mengambil air di sumur.
Ling Yue mengatakan bahwa itu adalah tugas pria tapi menurutnya, itu adalah hal yang baik untuk pelatihan fisiknya menjadi lebih kuat sehingga dia beralasan bahwa itu bukan hal yang berat baginya dan sudah merupakan kegiatan sehari harinya.
Hari hari pertama mengambil air dari sumur yang berjarak 25 meter itu dengan satu ember penuh tampak sangat berat tapi setelah satu minggu berlalu, itu tidak lagi menjadi berat baginya. Dia bahkan bisa mengambil 10 ember dalam satu hari.
Bahkan Ren Wang dan Ren Xing sekalipun kagum dengan kemampuan fisiknya yang tidak kalah dari pria pada saat ini, mereka hanya tidak tahu bahwa ini masih belum apa apa dibandingkan dulu.
Jika dia benar benar ingin menjadi Ahli Bela Diri seperti di masa lalu lagi maka dia harus bisa membangun fisik yang kuat dan tahan banting.
Dia harus bisa menyiapkan fisiknya untuk menahan pelatihan bela diri yang berat. Sudah hampir dua minggu dia berlatih di kediaman Ren ini.
Ren Qixuan memiliki rencana untuk berlatih disini selama satu bulan sebelum akhirnya nanti dia akan mencari alasan untuk kabur ke Ibukota. Tapi, itu bukanlah hal yang harus dia pikirkan saat ini.
Pada saat ini, yang paling penting adalah memperbaiki susunan tubuh lemah si gadis penjual bunga ini.
Ren Qixuan juga sudah memandang wajahnya sendiri, secara keseluruhan wajah mereka tidak terlalu mirip dengan satu sama lain atau bahkan tidak mirip sama sekali.
Hanya saja ada dua bagian yang sama persis, itu adalah bentuk mata dan bibir. Han Qixuan memiliki bentuk mata phoenix dan Ren Qixuan juga sama.
Han Qixuan memiliki bibir yang tipis berwarna ceri dan Ren Qixuan juga sama, bahkan bentuknya sama persis. Hanya saja warna mata mereka berbeda jauh.
Jika dilihat tanpa warna mata maka mereka tampak agak mirip di beberapa bagian, hanya saja karena warna mata mereka berbeda membuatnya tampak berbeda.
Tapi, tidak masalah, terlalu mirip juga tidak baik dan akan membuatnya mudah untuk dikenali oleh orang orang sementara dia pada saat ini ingin hidup dengan identitas sederhana terlebih dahulu.
"Qixuan, waktunya makan !" Teriak Ling Yue dari dalam rumah.
"Iya ! Aku akan segera datang !" Teriak Ren Qixuan dari luar.
Ren Qixuan pada saat ini sedang duduk dan memetik tanaman yang layu sembari berjemur matahari pagi, itu baik untuk kesehatannya.
Ketika dia masuk, ada banyak makanan enak yang sudah disiapkan oleh Ling Yue untuk mereka. Mereka duduk di meja dengan tenang dan membiarkan Ling Yue untuk mengambil sayur terlebih dahulu.
"Selamat makan !" Seru mereka dengan antusias.
Mereka duduk di meja kayu yang bisa empat orang, di depan Ren Qixuan ada Ren Xing dan disampingnya ada Ren Wang. Di depan Ren Wang baru ada Ling Yue.
"Bibi Ling, nanti biarkan aku saja yang mencuci piring. " Ucap Ren Qixuan.
"Bagaimana mungkin aku membiarkan gadis kecil sepertimu melakukan itu ? Kamu bermain saja dengan kakak kakakmu. " Balas Ling Yue.
"Bibi Ling harus menyiapkan makan siang sebentar lagi. Gunakan waktu ini untuk beristirahat dan lain kali, serahkan hal kecil semacam ini padaku. Sekarang kondisiku sudah mulai pulih. " Ucap Ren Qixuan dengan pengertian.
Dia memiliki pemikiran bahwa keluarga Ren sudah bersedia untuk merawat dan memperlakukannya dengan baik maka dia juga akan memperlakukan mereka dengan baik.
Dia sudah melihat sendiri, beberapa orang yang telah menerima perlakuan baik dari mereka tapi tidak membalas dengan hal yang baik juga, sama seperti Zhang Xiao.
Sulit untuk menemukan orang yang tulus seperti Keluarga Ren ini, sehingga menurutnya, dia harus menggunakan seluruh cara untuk melindungi mereka. Terutama Ren Wang yang akan segera memasuki pengadilan Istana.
Disana, gelar teman, sahabat atau teman baik, semuanya tidak berguna. Ketika Han Yaoling berada di masa kejayaannya, dia telah berdiri beberapa kali di hadapan Kaisar untuk melindungi teman temannya yang menurutnya tidak akan melakukan kejahatan.
Dan semua orang itu telah diselamatkan oleh Ayahnya tapi apa yang mereka balas ? Mereka bahkan tidak mengatakan sepatah katapun ketika keluarga mereka difitnah dan mereka juga menundukkan kepala mereka dalam dalam ke dalam cangkang mereka layaknya kura kura pengecut.
Han Yaoling mungkin tidak akan memperhitungkan hal ini tapi Han Qixuan berbeda. Dia ingin memperhitungkan semuanya dengan jelas.
Ren Qixuan pergi untuk mencuci piring dan dalam sekejap dia selesai lalu dia berjalan ke depan untuk mencari Ling Yue.
"Bibi Ling, apakah kamu memiliki arak ?" Tanya Ren Qixuan.
Ling Yue yang ditanyai seperti itu langsung terkejut dengan permintaannya.
"Untuk apa kamu meminta arak ?" Tanya Ling Yue.
"Bibi jangan salah paham, sebelumnya aku memiliki keluarga hanya saja selama ini aku belum pernah memberikan penghormatan lagi kepada mereka. Aku ingin memberikan penghormatan kepada mereka. " Jawab Ren Qixuan dengan cepat menjelaskan kesalah pahaman.
"Oh, itu. Aku mengerti, aku akan segera menyiapkannya untukmu. " Ucap Ling Yue.
"Terima kasih banyak, bibi. " Balas Ren Qixuan dengan sangat berterima kasih.
"Lupakan, ini hanya hal kecil. Memiliki seorang anak gadis yang penurut dan cantik sepertimu adalah berkah bagiku. " Ucap Ling Yue dengan lembut dan mengelus rambutnya.
Tidak lama kemudian, Ling Yue kembali dengan satu guci arak dan beberapa cangkir. Ren Qixuan menerimanya dan berjalan ke halaman belakang untuk memberikan penghormatan terakhir ke keluarganya.
Dia menuangkan arak ke empat cangkir dan berdoa.
"Aku berharap bahwa kalian akan tenang di atas sana, kesalahanku adalah aku tidak mampu untuk membawa jasad kalian kembali. " Ucap Ren Qixuan dengan penyesalan.
"Aku berharap bahwa kalian bahagia di atas sana dan melihat aku disini. " Lanjut Ren Qixuan sebelum akhirnya menuangkan keempat arak itu ke tanah sebagai bentuk penghormatan sebelum akhirnya bersujud tiga kali dari sana.
Dia membawa kembali cangkir dan arak kembali ke dalam rumah dan mengembalikannya kepada Ling Yue.
Ren Xing mengajaknya untuk berlatih bela diri lagi, sementara Ren Wang mengajaknya untuk belajar membaca dan menulis. Sangat mirip dengan ketika dia bersama dengan Han Wei dan Han Yang.