The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
19. Persiapan Ujian II



Ren Qixuan mengetuk pintu dari kamar Ren Wang dan Ren Xing, semula tidak ada yang menjawab sampai akhirnya Ren Qixuan tidak terlalu sabar lagi untuk terus mengetuk setelah beberapa menit berdiri disini.


"Kakak pertama, kakak kedua, sekarang sudah pukul enam dan ujian akan segera dimulai !" Teriak Ren Qixuan dari luar.


Tiba tiba dari dalam terdengar suara balasan yang sudah pasti itu adalah milik Ren Wang yang bangun terkejut karena mendengar bahwa sudah kesiangan baginya untuk ujian.


"Tunggu sebentar !" Teriak Ren Wang dengan panik dan membuka pintu.


Ren Qixuan melihat Ren Wang yang berdiri dengan penampilan acak acakan dan ekspresi yang panik, tidak bisa menahan tawanya.


Paling tidak ingin mengobati rasa kesalnya karena bertemu dengan Zhang Xiao di pagi hari, baginya Zhang Xiao seperti bintang kesialannya yang harus dia hindari.


"Kenapa masih sangat gelap ?"Tanya Ren Wang dengan bingung masih belum sadar bahwa dirinya telah ditipu oleh adik kecilnya.


"Ha ha ha, lihatlah dirimu. Kamu mengatakan bahwa kamu akan segera ujian, sekarang masih pukul lima. Cepat mandi , aku akan membangunkan kakak kedua. Bibi telah menyiapkan makanan sejak pukul tiga pagi. " Ucap Ren Qixuan.


"Benarkah ? Kalau begitu maka aku akan buru buru. Terima kasih sudah membangunkan ku, gadis kecil. Walaupun kamu membohongi ku !" Seru Ren Wang dengan gemas dan mencubit hidungnya.


Ren Qixuan hanya mengerutkan dahinya dan menatap dengan tatapan tidak senang pada Ren Wang sementara Ren Wang sendiri hanya tertawa tawa ringan sebelum akhirnya meninggalkannya untuk mandi.


Dia berjalan masuk untuk memanggil Ren Xing yang masih tertidur sangat pulas. Dia menggoyangkan tubuh Ren Xing tapi masih tidak bangun juga.


Sehingga dia memiliki ide untuk mengerjai Ren Xing, dia berjalan ke samping dan mengambil lampu minyak lalu menghidupkannya.


Dia menggantung lampu minyak di balik tirai jendela jadi seolah olah matahari telah terbit. Lalu dia mengambil kertas yang ada di meja dan menuliskan sesuatu untuk mengerjai Ren Xing.


'Kami akan pergi ujian dulu. ' Tulis Ren Qixuan.


Lalu dia membangunkan Ren Xing tanpa suara, dia menggunakan jarinya untuk menjepit hidung Ren Xing sampai Ren Xing mulai bangun. Setelah melihat bahwa Ren Xing mulai bangun, dia langsung berlari keluar sembari menahan tawa.


Ren Xing yang pada akhirnya bangun melihat sekitar dan menyadari bahwa kakaknya telah tidak ada, dia melihat bahwa matahari telah bersinar dan langsung sadar dengan cepat !


Ren Xing langsung bangkit dari tempat tidur dan menyadari bahwa dirinya bangun terlambat, dia berlari ke meja dan melihat bahwa ada surat yang ditinggalkan untuknya.


"Tidak ! Bagaimana mungkin aku bisa bangun terlambat ?! Aku benar benar bodoh !" Seru Ren Xing dengan panik dan langsung berganti pakaian keluar dengan panik dan berlari ke depan.


Ketika dia melihat ke depan, itu masih sepi dan masih gelap dan dia tidak menyadari ada yang salah.


Sementara Ren Qixuan yang bersembunyi hanya bisa tertawa tawa dan bertepuk tangan pada Ren Xing.


"Akhirnya kamu bangun juga kakak. " Ucap Ren Qixuan.


Ren Xing langsung sadar bahwa dirinya sedang dikerjai oleh Ren Qixuan, dia berjalan masuk kembali ke dalam kamar dan membuka tirai jendelanya.


Dia akhirnya menemukan hal yang membuatnya panik, apalagi jika bukan lampu minyak yang menyala karena Ren Qixuan ini ?


Ren Xing menatap Ren Qixuan dengan tatapan seolah olah dia akan memakan gadis itu hidup hidup.


Ren Qixuan juga merasakan ancaman yang akan diberikan oleh Ren Xing sehingga dia langsung berlari untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari ancaman Ren Xing yang bersiap untuk mengamuk pada saat ini.


Ren Qixuan membawa handuk dan masuk ke pemandian air panas bersama untuk para wanita dan terlihat beberapa wanita paruh baya yang sudah berendam disana di pagi pagi hari seperti ini.


"Jarang sekali melihat Nona muda datang begitu pagi. " Ucap seorang wanita tua di sudut.


Ren Qixuan hanya meresponnya hanya dengan senyum ramah dan membuka pakaian luarnya dan turun ke dalam pemandian air hangat.


Begitu berendam, dia merasakan bahwa rasa panas sangat nyaman untuk tubuhnya. Dia merasa sangat nyaman berada di dalam air hangat ini.


Tapi, mengingat bahwa Ling Yue sudah menunggunya dibawah maka dia tidak bisa berendam lama lama dan langsung selesai setelah dia selesai membasuh seluruh tubuhnya.


Dia bangkit dan keluar dari pemandian air panas dan menggunakan handuknya dan berjalan ke tempat berganti pakaian.


Dia mengganti pakaian barunya yang berwarna merah muda dengan pita di bagian dada dan celana putih panjang dibagian dalam gaun.


Ketika dia selesai, dia berjalan keluar dan pamit kepada para wanita paruh baya itu sebelum akhirnya keluar.


Dia langsung turun dan bertemu dengan Ling Yue yang sudah selesai mempersiapkan makanan untuk mereka semua.


"Bibi pasti sudah lelah, beristirahatlah sebentar di pemandian air hangat. " Ucap Ren Qixuan.


Ling Yue menganggukkan kepalanya, Ren Qixuan memapah Ling Yue yang akan naik ke lantai tiga setelah itu dia berjalan ke dalam kamar kakaknya dan menemukan bahwa hanya ada Ren Wang yang baru kembali tentunya dengan sangat harum.


Sampai sampai ketika dia berdiri di pintu saja bisa menghirup harum dari tubuh Ren Wang. Dia berjalan ke depan dan melihat bahwa Ren Wang kesulitan untuk mengenakan tali pinggang.


"Biar aku bantu. " Ucap Ren Qixuan.


Dia membantu Ren Wang untuk memasang tali pinggangnya dan aksesoris lainnya, yang terakhir adalah menggunakan topi di bagian atas.


Dia memastikan bahwa semuanya dipasang dengan sempurna sementara Ren Wang menatap ke arah wajah Ren Qixuan yang tampak sangat bersinar bahkan jika dia kekurangan tidur.


"Sudah selesai, kakak pertama tampak sangat tampan. " Ucap Ren Qixuan dengan penuh kekaguman.


"Terima kasih. " Balas Ren Wang dengan senyum tipis.


"Tentu saja, kamu harus membalas ku dengan hasil ujianmu yang baik. " Ucap Ren Qixuan.


"Tenang saja, aku akan membawa kamu, ibu dan Xing'er untuk pindah di Ibukota. Dengan begitu maka kita tidak perlu khawatir dengan akan kehabisan uang. " Balas Ren Wang dengan penuh tekad.


"Aku yakin, jika Kakak Pertama sudah mengatakannya maka itu akan menjadi kenyataan. Semangat kakak Pertama, aku akan selalu mendukungmu. " Ucap Ren Qixuan.


Ren Wang menganggukkan kepala dan ketika turun, mereka bertemu dengan Ren Xing yang baru saja selesai mandi.


"Cepat taruh barangmu. " Ucap Ren Wang.


Ren Xing mengangguk dan buru buru meletakkan barangnya di kamar dan turun bersama sama dengan Ren Qixuan dan Ren Wang.


Mereka melihat meja yang penuh dengan makanan enak buatan Ling Yue dan duduk disana menunggu kedatangan Ling Yue.