The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
43. Kabur II



Pada saat ini mereka berdua menggunakan pakaian pria yang tadi dibunuh oleh Ren Qixuan dan Ren Qixuan juga mengambil sebuah pedang untuk digunakan oleh Jiu Xuanyi berjaga jaga.


Lebih baik memegang sebuah pedang meskipun tidak tahu cara menggunakannya, dibandingkan tidak memegang apapun alias tangan kosong.


Bagi orang seperti Jiu Xuanyi yang bahkan tidak bisa berdiri dengan baik, jika tidak membawa senjata apapun maka pasti akan menyebabkan mereka dikejar.


Tapi jika Jiu Xuanyi memegang pedang maka bahkan jika dia tidak tahu cara menggunakannya dan tidak memiliki banyak tenaga juga masih bisa membunuh atau melukai orang lain.


Dengan begitu maka Ren Qixuan tidak akan begitu khawatir, mereka perlahan lahan berjalan menuruni bukit dan menemukan bahwa di sepanjang bukit ini memiliki perumahan warga yang tidak terhitung jumlahnya.


Mereka semua tidak terlihat, bahkan jika melihat juga tidak terlalu nampak. Sampai akhirnya mereka semua berjalan dengan mulus.


Hal ini membuat Ren Qixuan bingung, apakah keberuntungan mereka terlalu baik atau mereka sedang dijebak oleh orang lain


Sampai pada akhirnya mereka tiba di depan gerbang desa ini dan bertemu dengan serombongan orang bertubuh kekar dan menatap mereka dengan tatapan yang ganas.


"Kamu belum membayar hutang mu. " Ucap orang itu dengan logat yang asing.


Ren Qixuan tahu jika dia berbicara maka pasti akan ketahuan bahwa mereka berasal dari luar desa, maka dari itu dia langsung menarik cambuk nya dan melawan tiga orang ini.


Melihat ada keributan membuat warga yang lain keluar untuk melihat bahwa mereka telah kabur , puluhan orang mengelilingi mereka dengan tatapan seolah olah sedang melihat mangsa.


"Kalian tidak akan bisa kabur !" Seru pria bertubuh kekar itu sembari tertawa.


"Kamu seseorang yang keras kepala ! Kamu tidak akan bertahan lama !" Seru pria bertubuh kekar itu.


Ren Qixuan menatapnya dengan marah sebelum akhirnya mengayunkan cambuk nya dan memukul pria itu lalu melilitnya dengan cambuk miliknya sementara kakinya tidak tinggal diam dan menghantam yang lain.


Jiu Xuanyi melihat Ren Qixuan yang bertarung mati matian lalu dia melirik ke belakang dan menyadari bahwa ada semut yang ingin mencoba mengambil keuntungan dari kekacauan ini.


Maka dari itu Jiu Xuanyi mengabulkan permintaannya, Jiu Xuanyi memutar pedangnya dan menikam jantung orang yang ingin menyerang dari belakang itu.


Ekspresi Jiu Xuanyi begitu dingin dan datar seolah olah dia baru saja membuang sampah yang tidak berguna, tampaknya ini bukan pertama kalinya dia membunuh seseorang.


Dia menoleh ke belakang dan menarik pedangnya dari tubuh orang itu dan memotong leher orang lain seolah olah sedang memotong tahu.


Sayang sekali bahwa Ren Qixuan tidak melihat hal ini karena sibuk dengan musuhnya. Pada saat ini , tampaknya Jiu Xuanyi lebih ganas dibandingkan Ren Qixuan.


Jiu Xuanyi tidak membiarkan musuhnya mengambil tindakan terlebih dahulu dan pada akhirnya akan berakhir mengenaskan.


Jiu Xuanyi dengan cepat membunuh dan membersihkan di bagian belakang Ren Qixuan sehingga tidak ada orang yang bisa untuk mendekati Ren Qixuan dari belakang lagi.


Dia membunuh lebih dari tujuh orang bahkan tanpa suara yang membuat gerakannya sama sekali tidak disadari oleh orang lain, dalam sekejap pedangnya sudah basah oleh darah segar.