The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
13. Ibukota



"Aku mendengar bahwa Divisi Kekaisaran memiliki bayaran yang sangat kecil tapi memiliki tanggung jawab yang besar. " Ucap Ren Qixuan.


"Ha ha ha, kamu tidak bisa berpikir begitu. Yang paling penting adalah kamu bisa mengabdi pada Kekaisaran, itu adalah hal yang sangat penting dibandingkan bayarannya. " Ucap Ren Wang mengelus kepalanya.


Di dalam hati, Ren Qixuan mengumpat pada Ren Wang. Siapa yang dia maksud tidak bisa berpikir begitu ? Tahu apa Ren Wang terkait dengan Divisi Kekaisaran ?!


Jika para orang dari Divisi Ekonomi itu bermasalah maka yang terkena dampak pasti Divisi Kekaisaran dan bayaran mereka akan ditahan selama beberapa bulan.


Jika mengatakan yang penting mengabdi, maka kurang baik apa Han Yaoling selama ini ? Kurang baik apa dia melakukan pekerjaannya dengan serius dan tekun tanpa pernah mengeluh ?


Tapi, apa yang dia dapatkan ? Hanya berakhir di papan gantung hanya karena beberapa kata acak dan batu jelek dari barat itu.


Hal ini membuat dia merasa muak dengan pekerjaan itu, apalagi Ren Wang ini tampak sangat tergila gila dengan Divisi Kekaisaran padahal yang ada di dalamnya hanyalah kebusukan.


Hal ini membuat Ren Qixuan benar benar ingin berteriak ke depan wajah Ren Wang bahwa semuanya itu tidak baik, tapi dia tidak bisa melakukan itu.


Ren Qixuan menarik nafasnya dalam dalam dan tersenyum ke arah Ren Wang. Pada saat ini dia sedang berusaha untuk menahan kekesalan yang ada di dalam hatinya.


"Kalau begitu maka semoga lolos, kakak pertama. " Ucap Ren Qixuan dengan nadanya yang ditekan.


"Tentu saja, dengan buku yang kamu temukan hari itu. Aku menjadi mendapatkan banyak sekali pengetahuan yang aku tidak pahami sebelumnya, terima kasih banyak. Aku melihat kamu berbakat, kamu sudah menginjak usia 15 tahun , tahun ini. Apakah kamu ingin aku kenalkan dengan beberapa temanku ?" Tanya Ren Wang.


"Tidak mau. " Jawab Ren Qixuan dengan tegas.


"Qixuan, jika bisa mendapatkan seorang suami dari keluarga bangsawan atau sarjana terpelajar maka itu akan sangat baik untuk masa depanmu." Ucap Ling Yue.


"Tidak juga, aku melihat dari kisah Nona Han. Dia seharusnya akan menjadi wanita paling beruntung karena berhasil untuk menikah dengan pria paling berbakat di Dinasti Liu tapi nyatanya dia justru menemui kematiannya. " Balas Ren Qixuan dengan nada yang agak kesal.


"Bukankah itu kesalahan keluarganya sendiri karena melakukan pengkhianatan ?" Tanya Ren Xing dengan polos.


"Sudah, jangan membahas hal ini lagi di masa depan. " Jawab Ren Wang dengan cepat mengakhiri jika tidak maka Ren Qixuan akan benar benar tidak begitu sabar lagi untuk menahan emosinya dan dia akan pastikan bahwa Ren Xing ini babak belur !


Setiap kali membahas keluarga Han melakukan pemberontakan maka emosinya akan meningkat ribuan kali lipat, dia akan memastikan bahwa seluruh orang akan tahu di masa depan bahwa Keluarga Han tidak melakukan kesalahan apapun.


Dia pasti akan membuat Zhang Xiao berlutut di depan banyak orang dan membersihkan nama Keluarga Han sebelum akhirnya membunuhnya !


Tidak lama kemudian mereka tiba di Penginapan yang terkenal di Dinasti Liu, Penginapan Formasi Bintang.


Ini adalah salah satu Penginapan yang baik di Dinasti Liu, harga permalamnya juga termasuk lumayan terjangkau.


Jika tidak berubah maka dulu satu kamar biasa berharga 12 keping perak per malamnya. Sementara jika lengkap dengan air panas dan makan pagi maka berharga 20 keping perak per malamnya.


Mata uang di Dinasti Liu sederhana, hanya ada dua yaitu perak dan emas. Satu emas berharga dengan 100 keping perak.


Dengan begitu maka biaya yang mereka keluarkan untuk permalamnya adalah 40 keping perak. Dengan uang saku bulanan milik Ren Wang yang di dapatkan dari beasiswa Akademi Kekaisaran sebanyak 20 keping emas maka seharusnya tidak ada masalah bagi mereka untuk tidur disini selama beberapa hari.


Jika ini masih dulu ketika dia menjadi Han Qixuan maka 20 keping emas bukan apa apa, dia bahkan bisa mengeluarkan seratus kali lipat dengan mudah.


Tapi sekarang, Keluarga Ren bahkan hidup dengan sederhana di Provinsi Barat, tentu saja merasa agak terkejut dengan harga disini.


"Bibi Ling, apakah kita masih memiliki uang untuk tinggal disini ?" Tanya Ren Qixuan.


"Ha ha ha, sebenarnya daripada mengatakan bahwa kita tidak memiliki uang, kita lebih terkejut dengan pengeluaran disini. Tenang saja, kamu bisa membeli apa yang kamu inginkan. " Jawab Ling Yue.


"Bibi Ling, aku memang ingin membeli sesuatu tapi aku akan membeli nanti saja setelah kembali ke Provinsi Barat. " Ucap Ren Qixuan dengan agak ragu.


"Apa yang ingin kamu beli ? Katakan saja. " Ucap Ling Yue.


"Aku ingin menempa sebuah pedang, pedang yang lentur tapi memiliki ketajaman yang luar biasa. " Ucap Ren Qixuan mengatakan apa yang ingin dia beli.


"Aku mengerti dengan yang kamu maksud, itu biasanya disebut dengan pedang kupu kupu kalau disini. Jika kamu ingin menempa nya maka tempa saja di Ibukota, di provinsi Barat tidak memiliki biji besi yang baik. " Ucap Ling Yue.


Memang, setiap tempat memiliki penamaan yang berbeda. Jika di Dinasti Lain maka sering disebut sebagai Pedang Lentur tapi disini disebut dengan Pedang Kupu Kupu.


Alasannya disebut Pedang Kupu Kupu sendiri belum jelas dan itu telah menyebar selama beberapa generasi, hanya saja ada beberapa orang yang mengatakan bahwa itu karena penggunanya kebanyakan adalah seorang gadis.


Ditambah lagi kebanyakan pedang lentur memiliki ukiran kupu Kupu di sepanjang bilah pedangnya dan pada umumnya akan disimpan di pinggang dan menjadi senjata rahasia.


"Apakah kamu yakin bisa menggunakannya ? Kebanyakan orang hanya menggunakan itu sebagai hiasan. " Ucap Ling Yue.


"Aku yakin karena aku sudah mencoba dan aku tidak cocok dengan pedang panjang atau pedang lebar, aku juga tidak cocok dengan pertarungan jarak dekat seperti belati atau pedang pendek. " Balas Ren Qixuan.


Hal ini karena di masa lalu dia juga menggunakan pedang lentur sebagai senjata utamanya dan dia yakin di kehidupan ini juga sama.


"Kalau begitu maka besok pagi pagi, bawalah kakak keduamu untuk mencari penempa yang baik di Ibukota ini. " Ucap Ling Yue.


"Bibi Ling, apakah kamu yakin ? Bisa saja itu sangat mahal untuk melakukan penempaan di Ibukota. Kualitas yang agak buruk juga tidak apa apa, asalkan bisa digunakan. " Balas Ren Qixuan dengan ragu.


"Sudah, tidak apa apa. Sejak kamu datang, ada banyak sekali pekerjaan yang dibantu olehmu tapi aku belum sempat memberikanmu apapun. Anggap bahwa ini adalah hadiah pertamaku untukmu. " Ucap Ling Yue.


"Bibi Ling, kamu menyelamatkan nyawaku saja sudah merupakan berkah besar bagiku. Aku tidak pantas untuk meminta hal yang lain lagi. " Balas Ren Qixuan menundukkan kepalanya.


"Jangan bahas ini lagi di masa depan , aku tidak suka jika kamu terus membahas hal ini. Aku menyelamatkan mu karena itu sudah takdir. Ingat, jangan merasa berhutang lagi di masa depan. " Ucap Ling Yue dengan serius.