
Selama berhari hari, protes yang awalnya diikuti oleh beberapa ratus orang menjadi semakin banyak dan tiba tiba gerbang Istana kedatangan ratusan orang yang membuat mereka tidak bisa membendung kedatangan itu terutama ketika melihat bahwa itu adalah penduduk sekitar.
Beberapa di antaranya adalah pengawal kediaman Gubernur Liu yang mengikuti Ren Qixuan untuk menyelamatkan orang lain, pada saat ini kabar penyiksaan dan hukuman yang diberikan pada Ren Qixuan telah sampai ke telinga mereka.
"Yang mulia tidak bijaksana ! Pahlawan Ren adalah orang yang datang dan menggunakan keringat dan darahnya untuk menyelamatkan orang lain ! Dia tidak takut atau merasa jijik dengan kami yang rendahan ini !" Teriak orang orang di luar gerbang dengan marah.
Kepala Pengawal yang menjaga gerbang melihat ini dan merasa bahwa sebenarnya apa yang dikatakan orang orang ini tidak salah. Dia ikut tidak setuju dengan keputusan Kaisar tapi apa boleh buat, mereka hanya orang dengan jabatan kecil.
Kepala Pengawal itu masih muda, tidak memiliki keluarga lagi, semuanya karena dia tinggal bersama seorang Ibu. Sementara Ayahnya adalah mantan prajurit yang meninggal di medan perang.
Sementara Ibunya adalah seorang pelayan yang ada di keluarga besar setiap hari mendapatkan siksaan oleh majikannya tapi harus tetap bekerja untuk bisa menghidupi putranya.
Sampai, akhirnya ketika dia baru saja bisa bekerja dan mendapatkan uang untuk menghidupi ibunya, ternyata Ibunya sudah pergi.
Dia berjanji akan menjadi pembela orang orang tanpa latar belakang seperti dia sampai sampai sekarang dia bisa memiliki beberapa puluh prajurit di bawahnya.
Tapi dia menyadari untuk mengubah keseluruhan dan melindungi semua orang, tidak cukup hanya dengan beberapa puluh orang saja tentunya tidak semudah itu untuk melakukannya.
"Buka gerbangnya, apapun yang terjadi aku akan bertanggung jawab !" Perintah Kepala Pengawal muda itu.
"Kepala Pengawal ! Anda akan mendapatkan hukuman berat !" Seru Pengawal yang lebih rendah.
"Tidak masalah, aku akan menanggung semua kejahatan ini jika Yang Mulia mempertanyakannya. " Balas Kepala Pengawal dengan tegas yang menunjukkan keyakinannya.
Dengan begitu gerbang Ibukota dibuka dan orang orang ini masuk ke dalam layaknya air bah dan ini membuat rakyat di Ibukota dengan cepat menyepi, pada saat ini semua orang dalam kondisi kemarahan dan ada ribuan orang yang berdiri di depan Istana untuk melakukan protes kepada Kaisar.
Lalu, selain itu ada para bangsawan yang pada saat ini berada dalam kondisi teranvam karena pertengkaran antara pekerja dengan majikannya sehingga para pedagang ikut mengajukan protes mereka dan para bangsawan memberitahukan masalah ini kepada Kaisar.
Pada saat ini Kaisar sedang dalam kondisi yang sulit dan tidak bisa mengatakan apa apa lagi ketika para Bangsawan tua itu menekan dirinya dan orang orang diluar ingin membunuhnya.
Awalnya ada 3 orang keluarga bangsawan yang ingin bertemu Kaisar tapi semakin lama menjadi semakin banyak dan sekarang ada lebih dari 20 Keluarga Bangsawan yang mengajukan keberatan terhadap keputusan Kaisar yang di anggap tidak bijaksana dan membuat rakyat menderita.
Jika mereka bertahan lebih lama disana dan semakin banyak bangsawan yang datang maka Kaisar juga tidak bisa menahan mereka di gerbang Kekaisaran lagi.