
Keesokan harinya, ketika mereka sedang sarapan di penginapan, Ren Qixuan langsung mendekati Ren Xing dengan senyum penuh makna.
"Katakan, apa yang kamu inginkan ? Jarang sekali kamu mendekat padaku seperti itu. " Ucap Ren Xing dengan curiga.
"He he he, kakak kedua sungguh sungguh pengertian. Bibi Ling memintaku untuk mengajakmu mencari penempa pedang yang baik untuk membuat pedang lentur untukku. " Balas Ren Qixuan mengatakan niatnya dengan nada yang lembut dan suara yang manis sehingga mampu untuk mengajak Ren Xing.
Jika tidak begitu maka Ren Xing hanya akan berdiam diri di penginapan dan tinggal dengan damai menikmati harinya bermalas malasan.
"Aku tidak bisa ikut. " Ucap Ren Wang yang sedang makan sambil membaca buku.
"Aku tidak mengajakmu sejak awal, kakak. Bagaimanapun pada saat ini kamu sedang fokus untuk menjalankan ujian. " Balas Ren Qixuan.
"Aku telah melihat salinan yang aku suruh kamu buat sebelumnya, tulisanmu menjadi sangat baik. Kamu berlatih dengan keras belakangan ini, setelah aku ujian maka aku akan memberikanmu hadiah selamat. " Ucap Ren Wang.
"Tidak perlu, aku mampu membeli pedang saja sudah merupakan hadiah yang sangat besar. Aku tidak berani untuk meminta hadiah lain lagi." Balas Ren Qixuan menolak dengan baik.
"Itu hadiah dari Ibu, ini adalah hadiah dariku karena kamu adalah murid pertamaku. Melihatmu begitu hebat membuatku bangga sebagai gurumu, itu menunjukkan bahwa aku sudah berhasil mengajarmu tidak seperti seseorang yang sudah aku ajar selama beberapa tahun tapi masih sia sia. " Sindir Ren Wang pada adiknya.
Tentu saja Ren Xing langsung murka dan ingin melempar sumpit yang sedang dia pegang menuju kepala Ren Wang.
"Sekarang, kalian akan mulai bertengkar lagi. Kapan kalian tidak bertengkar satu sama lain ?" Tanya Ling Yue.
"Ibu, kakak yang pertama memulainya ?! Apakah dia tidak bisa memuji tanpa menjatuhkan orang lain ?" Tanya Ren Xing dengan kesal.
"Aku tidak sedang menjatuhkan orang lain, aku hanya sedang mengatakan kebenaran. Lagipula , aku tidak menyebutkan namamu. Hanya kamu sendiri yang tiba tiba marah dan meledak. " Balas Ren Wang menjulurkan lidahnya menunjukkan tanda bahwa dia menang dalam perdebatan mereka kali ini.
"Kalian berdua tampak sangat lucu. " Ucap Ren Qixuan dengan tiba tiba.
"Bagaimana hal ini bisa dianggap sebagai hal yang lucu ?" Tanya Ren Xing yang masih kesal.
"Tentu saja lucu, kalian menunjukkan keakraban yang sangat tinggi di antara adik dan kakak. Aku iri dengan kalian berdua. " Jawab Ren Qixuan.
"Kamu tidak perlu iri karena sekarang kami adalah kakakmu juga. Kamu harus membiasakan diri dan menerima kami sebagai keluargamu, layaknya keluargamu yang sesungguhnya. " Balas Ren Wang dengan bijaksana.
"Apa yang dikatakan oleh kakak pertama benar. Cepat selesaikan makanmu dan fokus pada ujian. " Ucap Ren Qixuan.
"Baiklah, kenapa ucapanmu terdengar seolah olah kamu akan mengusir ku ?" Tanya Ren Wang bercanda.
"Sudah, jangan mengerjai adik adikmu lagi. Kamu harus menjadi seorang juara sarjana dan bekerja di pengadilan Kekaisaran seperti yang di inginkan oleh Ayahmu. " Ucap Ling Yue.
"Jika kamu sudah berhasil maka kamu bisa membawa Xing'er untuk bekerja bersama denganmu dan kamu juga bisa mencarikan jodoh yang baik untuk Qixuan. " Ucap Ling Yue.
"Sesungguhnya, aku ingin memasuki pengadilan Istana dan melakukan ujian umum. Aku mendengar bahwa tidak ada batasan usia atau jenis kelamin disana. " Ucap Ren Qixuan menyuarakan niatnya dan semua orang langsung tertuju padanya setelah dia mengatakan ini.
"Jangan masuk melalui ujian umum, kamu akan menjadi sangat menderita. Aku mendengar bahwa bayaran setiap bulan bahkan tidak lebih dari 5 keping emas, apa yang bisa kamu dapatkan di Ibukota dengan sebanyak itu ? Bahkan menjadi pedagang di Provinsi Barat mendapatkan lebih banyak uang. " Ucap Ling Yue menolak.
"Tapi, aku tidak bisa memasuki Akademi Kekaisaran maka aku hanya bisa lulus melalui ujian umum. " Ucap Ren Qixuan.
"Siapa bilang hanya bisa melalui ujian umum ? Selama kakakmu berhasil menjadi Pejabat Kelas Tiga atau Pejabat kelas Dua maka dia akan bisa merekomendasikan mu untuk bekerja. " Ucap Ling Yue.
"Benarkah ? Tapi.... bukankah ini kurang baik ?" Tanya Ren Qixuan.
"Siapa yang mengatakan ini kurang baik ? Kakakmu melakukan ini juga pasti dengan penilaian khusus, bukankah begitu Wang'er ? Aku mengira bahwa kamu tidak ingin masuk ke pengadilan Istana. " Jawab Ling Yue.
"Aku ingin menjadi seorang pejabat yang berguna bagi Dinasti Liu ini, aku ingin menunjukkan bakatku. Kakak pertama memberikan kisah tentang Nona Han dan itu sangat menggerakkan hatiku, aku ingin sepertinya yang memiliki kuasa di pengadilan Istana. " Ucap Ren Qixuan dengan polos.
"Jika aku menjadi Pejabat Kelas Empat maka aku akan memiliki kediaman sendiri di Ibukota, selain itu aku juga akan menghasilkan beberapa uang dan Bibi Ling tidak perlu tinggal di Provinsi Barat lagi. Aku melihat bahwa Bibi sangat menyukai berada di Ibukota maka aku ingin membuat Bibi senang selamanya di Ibukota. " Lanjut Ren Qixuan.
Ling Yue yang mendengarkan niatnya merasa terharu dan mengelus kepalanya dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Uh, baik sekali. Kamu adalah anak yang sangat baik dan pengertian, biarkan kakakmu yang berjuang dan membuka jalan untukmu. Menjadi pejabat di pengadilan Istana tidak mudah , jangan hanya karena demi aku atau kakak kakakmu, kamu jadi terpaksa untuk masuk ke Pengadilan Istana. " Balas Ling Yue.
"Tidak, aku sudah yakin akan memasuki Pengadilan Istana. Khususnya berada di Divisi Hukum. " Ucap Ren Qixuan.
"Kamu akan memasuki Divisi Hukum ? Itu tidak mudah, kamu akan bertemu dengan banyak masalah secara tidak terduga. " Balas Ling Yue terkejut.
"Tidak, sejak dahulu aku sangat mengagumi Divisi Hukum Dinasti Liu dan berharap bahwa aku bisa memasuki Divisi Hukum suatu hari nanti dan bekerja dibawah pimpinan Tuan Yue. " Ucap Ren Qixuan.
Ling Yue pada akhirnya tidak bisa mengatakan apa apa lagi dan hanya mendukung keputusannya untuk menjadi seorang Pejabat Istana.
Setelah itu, Ren Wang kembali ke kamar bersama dengan Ling Yue. Sementara Ren Qixuan dan Ren Xing akan pergi untuk mencari toko penempa besi yang terkenal.
"Aku mendengar bahwa ada beberapa toko penempa besi yang sangat terkenal, satu adalah Keluarga Li dari Bukit Selatan, sementara yang satu lagi adalah Keluarga Wang dari Utara. " Ucap Ren Xing.
"Aku akan mengikuti apa kata kata Kakak Kedua." Balas Ren Qixuan dengan patuh.