
"Qixuan, kamu harus kembali bertemu dengan keluargamu. Bagaimanapun, mereka sangat mengkhawatirkan mu dan terus menanyakan kabarmu terkait dengan pencarian ini. Kelak, kamu harus merawat mereka dengan baik. Jangan lupakan mereka ketika kamu sudah berada di puncak yang tinggi karena ketika kamu sendirian maka hanya ada mereka yang menemani. " Nasihat Zhou Ye.
Ren Qixuan berpikir bahwa apa yang dikatakan oleh Zhou Ye ini benar benar tidak salah, Keluarga Han begitu agung tapi ketika mereka jatuh maka tidak ada satupun orang yang berani untuk mendekati atau bahkan melihat mereka dari kejauhan.
Seolah olah dunia telah melupakan Keluarga Han yang sudah banyak berjasa bagi dunia, seolah olah Keluarga Han tidak pernah melakukan apapun untuk orang lain.
Sejak saat itu maka Ren Qixuan tidak pernah menggantungkan harapannya kepada orang lain lagi karena dia tahu, bahwa satu satunya orang yang bisa melepaskannya dari tiang gantung pada hari itu adalah dirinya sendiri.
"Aku sudah mengirimkan surat kepada mereka kemarin malam dan seharusnya sudah tiba di tangan mereka. " Ucap Lin Wuxin.
"Terima kasih banyak atas bantuan kedua guru, tanpa kalian maka Qixuan tidak akan bisa melakukan banyak hal ini. " Balas Ren Qixuan.
"Jangan sungkan seperti itu, kamu sekarang adalah Pejabat Kelas Tiga. Harus mengangkat kedua bahumu tinggi tinggi, bahkan jika seorang wanita maka kamu menunjukkan bahwa kamu tidak sama. " Ucap Zhou Ye dengan senyum bangga padanya.
Ren Qixuan tidak pernah melihat Zhou Ye begitu bangga pada orang lain, selama ini dia berpikir bahwa Zhou Ye adalah orang yang sombong tapi nyatanya adalah orang yang paling hangat.
"Terima kasih Guru, kelak kita akan bertemu di pengadilan Istana. " Balas Ren Qixuan dengan bahagia sebelum akhirnya memilih untuk pamit dan menemui keluarganya.
Ren Qixuan menunggangi kuda secepat kilat dan ketika dia tiba di penginapan, dia melihat bahwa keluarganya sudah menunggu di depan pintu yang membuatnya langsung melompat turun dari kuda dan berlari ke arah mereka dengan penuh kasih sayang dan cinta. Dia merentangkan tangannya lebar lebar agar dia bisa memeluk mereka semua.
Ren Qixuan tidak bisa menahan kerinduannya ketika melihat Keluarga Ren yang sangat dia rindukan belakangan ini, pagi siang dan malam membuatnya sangat merindukan keluarga Ren.
"Kakak ! "Seru Ren Qixuan dan memeluk mereka semua dan menyisakan Ling Yue yang berdiri di balik kedua putranya.
"Ibu..... " Panggil Ren Qixuan dengan mata yang berkaca kaca, Ling Yue juga terkejut dengan panggilannya lalu langsung memeluknya dengan erat.
"Lihat betapa kurusnya kamu sekarang, kamu pasti banyak menderita belakangan ini. Kelak kamu jangan khawatir lagi, kakak mu dan aku akan bekerja keras untuk merawatmu. " Ucap Ling Yue.
"Ibu.... terima kasih banyak sekaligus maaf. Aku sebelumnya terjebak di Provinsi Barat setelah terjebak di hutan selama empat hari , tidak memiliki pilihan lain selain...... mengambil uang tabungan Ibu. " Ucap Ren Qixuan dengan jujur.
Ling Yue sama sekali tidak marah dan hanya tertawa lalu mengelus kepala Ren Qixuan.
"Apakah kamu berharap aku akan marah ? Uang itu aku simpan untuk digunakan dalam kondisi seperti ini, uang bisa dicari lagi tapi nyawa tidak bisa. Baguslah kalau kamu bisa menggunakannya dengan baik. " Ucap Ling Yue dengan lembut.