The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
79. Desa Yue



"Kalau begitu.... maka aku akan berjalan bersama sama dengan Nona untuk menghadapi hal ini bersama sama. Karena aku bekerja untuk Nona maka dendam Nona juga milikku. Aku sudah menghadapi banyak situasi hidup dan mati, kematian bukan hal yang menakutkan bagiku tapi bagiku hal yang paling menakutkan adalah tidak mampu menemukan seseorang yang memahamiku. " Ucap Yi Ling tertawa ringan dan menundukkan kepalanya.


"Kalau begitu maka aku akan memahamimu dan menyesuaikan diri dengan mu. Orang orang mengatakan bahwa burung dengan bulu yang sama akan berkumpul dan bekerja sama, pada akhirnya kita masih bertemu. " Balas Ren Qixuan dengan santai.


(Maksud dari kata kata di atas itu, orang orang yang punya sifat yang sama cenderung saling berkumpul. )


"Aku akhirnya menyadari kenapa aku tidak bisa membencimu, tidak menyangka bahwa di dunia ini masih bisa bertemu dengan orang gila sepertimu. Tapi, semakin gila maka semakin sesuai denganku. Memang layak untuk memerintah diriku. " Ucap Yi Ling tersenyum mengerikan.


Ren Qixuan tertawa ringan, orang dengan kesamaan nasib cenderung saling merasakan dan saling memahami, dia berusaha untuk mendekati semua anggotanya.


Karena satu sudah berhasil maka sudah saatnya untuk berjalan ke target yang selanjutnya, dia sudah mengenal baik dengan Wu Ming dan Wu Zilin. Ren Qixuan juga menunjukkan sesuatu di dalam dirinya yang membuatnya layak untuk menjadi pemimpin mereka.


Memiliki kekuasaan adalah hal yang mudah tapi memiliki pasukan yang siap mati dan percaya padanya adalah hal yang luar biasa dan dia yakin bahwa dia bisa mewujudkan itu.


Karena, apa saja yang dia inginkan pasti akan tercapai dan ini terukir ke dalam tulangnya. Kesombongan dan keangkuhannya benar benar nomor satu.


Dengan membuat dirinya sendiri tampak setara dengan mereka barulah bisa mendekati mereka dan memahami keinginan mereka dengan baik, pada saat itu maka dia juga bisa menilai sifat orang orang ini dan dia bisa mengutus mereka untuk tugas yang tepat.


17 orang adalah permulaan yang cukup baik tapi seiring berjalannya waktu maka itu akan menjadi semakin banyak. Sebenarnya, jumlah tidak menjadi satu satunya penentu kemenangan.


Dia adalah seseorang yang bisa melawan 15 orang biasa maka dia ingin pengawalnya paling tidak bisa mengalahkan 8 orang. Agar sama sekali tidak kalah dengan pasukan Qilin Emas milik Istana.


Pasukan Qilin Emas adalah pasukan Elit, setiap orang di dalamnya adalah jenius bela diri yang bisa melawan paling tidak 6 atau 7 orang atau bahkan 10 orang.


Mereka semua melalui pelatihan yang luar biasa keras dan mengerikan, bahkan dibiarkan untuk berlatih tanpa makanan dan minuman selama satu hari penuh.


Siapapun yang tidak berhasil bertahan akan mati, mereka saling membunuh satu sama lain dan bertarung.


Orang yang berhasil lolos dari sana barulah monster yang sesungguhnya, hati mereka dingin dan mampu membunuh orang terdekat mereka, hanya bisa mendengarkan perintah Kaisar.


Mereka seperti boneka besi milik Kaisar yang bisa digunakan untuk membunuh kapan saja Kaisar ingin, jumlah mereka tidak banyak hanya saja nama mereka sudah mampu menakuti banyak orang.


Kebanyakan dari mereka wajahnya tidak di ketahui dan tidak memiliki keluarga sehingga mereka tidak memiliki kelemahan sama sekali. Ren Qixuan juga berniat seperti itu, dengan membangun pasukan yang sama maka baru bisa membentuk musuh yang sepadan.


Ini adalah alasan dibalik dia memiliki Divisi Hukum, karena dia bisa mengembangkan sebuah prajurit tanpa harus dicurigai oleh orang lain. Dia bahkan bisa melatih mereka tepat di depan mata Kaisar.


Jika dia tidak masuk ke dalam Divisi Hukum maka takutnya hal ini tidak akan mudah. Keesokan harinya, sudah tidak banyak lagi rumah warga yang harus diselamatkan dan pada akhirnya mereka selesai.


"Total ada 183 orang yang diselamatkan, satu kelompok akan mengiring mereka kembali sembari membawa pasokan makanan dan alat alat lainnya. Kami akan berjalan menuju Desa selanjutnya, yaitu Desa Yue. " Ucap Ren Qixuan setelah semuanya selesai.


Jumlah yang mereka bawa sama dengan jumlah yang diberikan oleh Kepala Desa, untunglah mereka berhasil menyelamatkan semuanya. Mereka tidak bisa menunda lebih lama di Desa Chi.


"Jaga diri kalian baik baik, penyelamat !" Teriak para warga Desa Chi yang sudah di selamatkan.


Mereka menoleh ke belakang dan melambaikan tangannya kepada mereka, ketika melihat mereka maka hatinya akan melunak. Dia tidak sama dengan Keluarga Istana Zhang yang hatinya dingin.


Dia tidak bisa mengabaikan senyum senyum tulus mereka ketika mereka merasa sangat berterima kasih telah di selamatkan.


Tidak seperti Zhang Xiao yang tidak tahu diri ketika Keluarga Han sudah berusaha sebaik mungkin untuk melayani Istana tapi nyatanya mereka masih di khianati oleh Zhang Xiao.


Zhang Xiao bahkan tidak mampu untuk menangani hal kecil semacam mencari dirinya dan Jiu Xuanyi , sampai sampai harus menghancurkan sebuah desa.


Yang harus melibatkan kakeknya dan ayahnya, tanpa keluarganya yang menjadi pendukung maka Zhang Xiao sudah lama mati di dunia ini dan tidak akan ada kekacauan lagi. Menurutnya, Zhang Xiao adalah kesialan yang diterima oleh dunia ini.


Selama dia masih hidup maka pasti akan menyebabkan banyak malapetaka bagi orang lain, bukan karena dia hidup dalam tekanan melainkan karena dia hidup tanpa tekanan yang membuatnya menjadi liar dan tidak bisa di atur. Hal ini mengancam keselamatan semua orang.


Sebagai seseorang yang hidup menjadi satu satunya harapan keluarganya maka dia tidak bisa tinggal diam dengan hal ini. Seandainya dia bukan orang dari Keluarga Han maka dia tidak perlu repot repot untuk mengurus kehidupan setiap orang agar bisa hidup dengan baik dan layak.


Sayang sekali bahwa kedua orang tuanya sangat mencintai orang lain dan kehidupan. Mereka memandang semua orang setara dan layak untuk dicintai tidak perduli latar belakang mereka. Mereka menganggap bahwa semua orang itu baik dan tulus seperti mereka, Ren Qixuan kadang kadang berpikir, apakah mereka naif atau bodoh.


Pada saat ini, semuanya tampak konyol. Mereka membantu banyak hal dalam hidup mereka tapi ketika mereka di ambang kematian, tidak ada satupun orang yang bersedia untuk membela mereka. Ren Qixuan merasa dikhianati tapi Han Yaoling tidak, karena sejak awal dia melakukan semua tindakannya, dia tidak pernah mengharapkan balasan dengan begitu maka dia tidak akan pernah merasa kecewa.


Ren Qixuan memikirkan hal ini di sepanjang jalan sebelum akhirnya dia tersadar bahwa mereka telah tiba di Desa Yue. Pada saat ini cadangan makanan dan banyak hal lainnya untuk penyelamatan mereka sisa setengah, karena itu dia mengatakan bahwa harus ada kelompok yang kembali ke kota.


Sebagai seseorang yang mengambil misi, mereka mendapatkan bekal uang sebanyak 550 Tael Emas untuk pekerjaan mereka. Dia membagikan 100 Tael kepada kelompok yang kembali untuk membeli lebih banyak makan dan pakaian hangat.


Menurutnya, 550 Tael Emas benar benar uang yang kecil untuk penyelamatan sebesar ini. Bisa terlihat bahwa Yue Ming benar benar rakus. Dia yakin bahwa Yue Ming menerima paling tidak tiga kali lipat dari yang diberikan kepadanya ini.


Benar benar lucu sekali bahwa Yue Ming mencoba untuk menelan semuanya tapi tidak masalah, sebentar lagi dia akan mendapatkan banyak uang untuk hal ini.


Ren Qixuan pergi menuju Desa Yue dan membangun formasi yang sama seperti sebelumnya hanya saja mereka tidak perlu cepat seperti sebelumnya karena mereka sendiri sudah lelah dan mereka juga tidak perlu buru buru karena disini sudah tidak separah Desa Chi.


Ditambah lagi ini sudah hari keempat maka harusnya sebagian besar desa yang terdampak banjir sudah reda.


Wu Zilin memegang tangannya dan membantunya untuk masuk ke dalam area yang terendam oleh banjir.


"Terima kasih. " Ucap Ren Qixuan tertawa ringan.


"Meminta bantuan bukan berarti lemah. Ketua harus lebih sering menerima bantuan dari orang lain. " Ucap Wu Zilin dengan serius.


"Baiklah, kalau kamu sudah seperti itu maka aku tidak akan menolak niat baik ini. Sayang sekali jika aku seperti itu maka aku takut bahwa aku akan ketergantungan pada satu orang, apakah kamu bersedia bertanggung jawab ?"Tanya Ren Qixuan bercanda tapi siapa yang menyangka bahwa Wu Zilin ini sangat serius dengan kata katanya.


"Jika Ketua menjadi ketergantungan maka aku bersedia untuk menjadi satu satunya penopang Ketua, bahkan ketika orang orang meninggalkan mu. Aku masih akan berdiri di sampingmu, aku sebelumnya tidak pernah memiliki kesempatan untuk menunjukkan diri dan mengalami penindasan di dalam Divisi Zhengyi tapi sejak Ketua datang, aku menjadi lebih nyaman bahkan bisa menunjukkan bakatku. " Ucap Wu Zilin.


"Jika kamu begitu ambisius, kenapa kamu datang ke Divisi Zhengyi yang sudah pasti tidak akan bisa menampung ambisimu ?" Tanya Ren Qixuan dengan bingung.


Wu Zilin tidak langsung menjawab dan tampak menghela nafas dengan lelah karena hal ini.


"Sebenarnya, dulu aku akan masuk ke Divisi Ruoyi tapi aku tidak sengaja menyinggung Tuan Muda Wei dari Kota Yunshan. Dia merasa tidak senang dan meminta kepada Ketua Yue untuk memindahkan ku ke Divisi Zhengyi agar itu menjadi pembelajaran bagiku. " Ucap Wu Zilin menghela nafas lagi.


"Kamu pasti sangat kesulitan pada saat itu, tapi pada saat ini apakah kamu masih merasa menyesal ?" Tanya Ren Qixuan.


"Tidak, aku tidak menyesal. Ini bukan hanya kata kata baik yang palsu tapi aku benar benar serius karena ketika Ketua datang aku merasa bahwa Ketua sangat perhatian kepadaku dan semua anggota. Kami merasa lebih berharga, bahkan jika kamu marah maka itu untuk kebaikan kami. Aku merasa lebih baik dan merasa mungkin ini adalah jalan yang ditunjukkan oleh langit, dengan begitu maka Divisi Ruoyi sudah tak bisa lagi membuatku menyesal. "Jawab Wu Zilin tampak sangat jujur.


Hal ini membuat hatinya menjadi sedikit bergetar, dia membalas dengan senyuman tipis yang menjadi ciri khasnya dimana dia tidak menunjukkan permusuhan tapi pada saat yang sama juga menunjukkan jarak di antara mereka.