The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
61. Dinobatkan



Semua orang langsung menundukkan kepala ke arah Kaisar yang di ikuti oleh Permaisuri dan Selir Agung, lalu ada juga Zhang Xiao yang berjalan paling belakang dan Kaisar berjalan naik ke atas tahktanya bersama dengan kasim Zhao.


Ren Qixuan menatap ke arah Kaisar yang tampaknya tidak memiliki niat untuk menyatakan tentang kejahatan Zhang Xiao maka itu baik juga, dengan begitu maka permainan ini akan menjadi lebih menyenangkan.


"Kami memberi hormat kepada Yang Mulia !" Seru para pejabat.


"Bangun." Balas Kaisar.


"Terima kasih Yang Mulia !" Seru mereka dengan semangat.


"Baiklah, hari ini adalah hari yang membahagiakan karena Yang Mulia ini akan mengumumkan secara resmi kepada kalian bahwa Pangeran Kedelapan sudah kembali ke Istana dan dalam keadaan yang sehat sementara itu ada dua orang berbakat lain. " Ucap Kaisar.


"Aku akan menobatkan mereka secara resmi. " Lanjut Kaisar.


Kasim Zhao berjalan ke depan dan turun dari tangga lalu membawa sebuah titah yang ditulis oleh Kaisar secara pribadi.


"Ren Qixuan dari Keluarga Ren dan Ren Wang dari Keluarga Ren. " Panggil Kasim Zhao.


Mereka berdua berjalan ke tengah dan berlutut di hadapan Kaisar. Lalu mengulurkan kedua tangan mereka seolah olah akan menerima titah dari Yang Mulia.


"Kami bersiap untuk menerima Titah Yang Mulia !" Seru keduanya dengan tegas.


"Kami berterima kasih atas rahmat yang diberikan oleh Yang Mulia. " Balas mereka berdua bersujud di hadapan Kaisar.


"Kalian memiliki kemampuan yang hebat, kelak akan menjadi salah satu pilar. " Ucap Kaisar.


"Kami pasti tidak akan mengecewakan harapan yang telah diberikan oleh Yang Mulia kepada kami dan kami pasti akan bekerja keras. " Balas mereka dengan serius.


Ren Qixuan dan Ren Wang pada akhirnya kembali ke barisan mereka masing masing dan memiliki posisi secara resmi. Mereka mulai membahas semua hal yang ingin dilaporkan oleh para menteri.


Barisan yang mereka miliki cukup belakang dibandingkan dengan Zhou Ye dan Lin Wuxin, hal ini bukan sepenuhnya hal yang aneh karena mereka sendiri memiliki posisi yang jauh.


Jika mereka bisa berdiri berdampingan bersama maka itu adalah hal yang sangat baik untuk dirayakan, hanya saja pada saat itu tiba maka tidak tahu apakah mereka masih bisa saling bertegur sapa atau tidak.


Mereka pada saat ini bisa saling mendukung tapi di masa depan bisa saja saling membunuh, Ren Qixuan tidak berani menjanjikan seperti hubungan abadi yang erat antar pejabat seperti ini.


Bahkan ikatan guru dan murid tidak cukup kuat untuk saling tolong menolong, tapi Ren Qixuan juga tidak sepenuhnya menyalahkan. Ketika seseorang sudah dituduh memberontak maka siapa yang bisa mengubah kata kata Kaisar ?


Ren Qixuan hanya tertawa ringan untuk menyembunyikan rasa kecewanya, dia berharap bahwa gurunya paling tidak akan datang di hari terakhirnya tapi sama sekali tidak ada tanda tanda kehadiran pria itu di sekitar tempatnya.