
Ren Qixuan benar benar menurut untuk di bawa ke Pengadilan Istana dan disana sudah ada Yue Ming dengan Kaisar, hal ini tidak begitu aneh karena Yue Ming adalah atasannya sementara Kaisar duduk di tengah aula Istana untuk menunjukkan keagungan yang dia miliki tapi Ren Qixuan sama sekali tidak terkesan dengan hal tersebut.
Jika ini adalah dirinya di beberapa tahun lalu maka dia mungkin akan memandang Kaisar seolah olah Dewa yang tinggal di dunia fana tapi siapa yang menyangka bahwa orang ini memiliki hati yang hitam.
Ren Qixuan dipaksa untuk berlutut dan menghadap ke arah Kaisar. Tangan dan kakinya di rantai seolah olah dia adalah penjahat.
"Ren Qixuan, apakah kamu mengakui tuduhan bahwa kamu mengancam akan membunuh mereka ?!" Tanya Kaisar.
"Aku mengakuinya, aku mengakui bahwa aku mengancam mereka karena mereka enggan untuk menyelamatkan orang yang lebih membutuhkan bantuan dan memandang nyawa orang lain dengan rendah, aku tidak menyesal walaupun harus menerima hukuman. " Jawab Ren Qixuan dengan tenang.
"Baik, karena kamu sudah mengakui tuduhan ini maka kamu harus dihukum sesuai dengan aturan pada Divisi Hukum ! Mengancam korban adalah hal yang tabu di dalam Divisi Hukum, kamu harusnya mengetahui hal ini !" Teriak Yue Ming.
"Aku mengetahui hal ini dengan baik tapi aku juga tahu bahwa Divisi Hukum menjunjung keadilan tidak perduli apa latar belakang mereka, semuanya layak untuk di selamatkan. " Balas Ren Qixuan dengan tegas.
"Kamu begitu yakin dengan pendirianmu maka aku akan membiarkan kamu mendinginkan pemikiran mu terlebih dahulu. Cambuk Ren Qixuan diluar sebanyak tiga puluh kali sampai dia mengakui kesalahannya !" Perintah Kaisar.
"Sampai mati juga aku tidak akan mengakui kesalahan ku karena aku tidak bersalah. " Balas Ren Qixuan tidak kalah lantang dan tidak ada rasa takut di dalam suaranya.
Orang orang yang mendengar ini dari luar merasa tergerak dan tidak menyangka dengan keputusan Kaisar yang sangat tidak bijaksana ini.
Tentu saja hal ini langsung sampai di telinga Ren Wang, dia langsung meminta izin pada Zhou Ye dan Lin Wuxin, pada akhirnya mereka pergi bertiga untuk melihat Ren Qixuan.
Sementara Ren Qixuan dengan pakaian putih polos berbaring terlungkup dan bersiap siap untuk dipukul oleh pengawal.
Bukkkk!
Pukulan pertama dilayangkan dan Ren Qixuan merasakan rasa sakit yang tidak tertahankan tapi dia enggan untuk berteriak dan pemukulan nya ini berada di hadapan semua orang.
Lalu pukulan demi pukulan dilakukan tanpa ampun, dia berkeringat dengan deras menahan rasa sakit yang memenuhi tubuhnya.
Karena pakaian putihnya , semua orang bisa melihat betapa banyak darah yang dikeluarkan olehnya. Banyak masyarakat yang memprotes ini bahkan orang orang ini merasa kesal karena tindakan Kaisar sama saja dengan memandang rendah mereka.
"Memangnya kenapa jika kami adalah pelayan ? Apakah kami tidak layak untuk hidup ?! Nona Ren tidak bersalah !" Teriak orang orang.
"Mendukung orang egois yang buruk rupa itu, Kaisar benar benar telah buta !" Teriak yang lain.
Semua orang merasa murka karena merasa di rendahkan oleh Kaisar, masing masing membawa senjata mereka dan siap untuk bertarung dengan pengawal Kekaisaran.