The Legend Of Qixuan

The Legend Of Qixuan
17. Dewa Senjata, Long Yang



Note : Halo semuanya, mohon maaf karena Legend of Qixuan tidak up selama dua hari yaitu tanggal 13 dan 14 Juli, hal ini karena belakangan ini kondisi kesehatan author tidak begitu baik sehingga mengecewakan pembaca setia Legend Of Qixuan, sekali lagi mohon maaf ya . Sebagai gantinya, hari ini author akan crazy up, selamat membaca ! Jangan lupa like, komen dan share supaya terus mendukung karya author ya, terimakasih banyak


...----------------...


Tatapan Ren Qixuan bertemu dengan tatapan Dewa Senjata, Long Yang. Tatapan pria itu seolah olah bisa menembus tubuhnya sementara dia sendiri tidak bisa melihat apapun dari tatapan yang begitu rumit dan sulit untuk dimengerti.


Pelayan yang membawa mereka membisikkan sesuatu pada pria berjanggut putih dan pria berjanggut putih menganggukkan kepalanya lalu mengusirnya untuk pergi.


Pelayan itu menganggukkan kepala dan pergi dari sana. Pria berjanggut putih itu berdiri dan tersenyum ke arahnya.


"Kebetulan sekali bahwa kebanyakan ahli senjata kami sedang berlibur hari ini sehingga aku akan melayani Nona, aku mendengar bahwa Nona menginginkan sebuah pedang lentur. Mohon maaf jika aku tidak sopan, tapi apakah Nona bisa menunjukkan beberapa jurus padaku ?" Tanya pria berjanggut putih itu.


"Sebelumnya, aku akan memperkenalkan diri terlebih dahulu, aku adalah Ketua dari Kediaman Wang, Wang Yun. Aku tidak berniat untuk meremehkan Nona hanya saja kebanyakan orang menggunakan senjata pedang lentur hanya sebagai hiasan, tentu saja ini akan merusak reputasi dari senjata itu sendiri. Mohon Nona merendahkan hati untuk menunjukkan beberapa jurus kepada pria tua ini. " Lanjut pria berjanggut putih itu.


Ren Qixuan pada akhirnya melihat bahwa pria tua ini masih lebih baik dari Keluarga Li dan menarik salah satu pedang di yang tertancap di sepanjang dinding.


Dia memainkan pedangnya seolah olah dia adalah Han Qixuan, dia menyerang dan bertahan , menunjukkan beberapa gerakan yang dia latih.


Pada saat yang sama, dia penasaran apakah Dewa Senjata, Long Yang masih ingat padanya atau tidak.


"Itu benar benar baik sekali, aku benar benar telah meremehkan Nona. Nona boleh sebutkan keinginan Nona, kediaman Wang kami pasti akan berusaha sebaik mungkin untuk membuatkan senjata kepada Nona. " Ucap Wang Yun.


"Tapi, sebelum itu aku memohon agar Tuan Muda menunggu diluar dan menikmati jamuan kami. " Lanjut Wang Yun.


Ren Xing enggan untuk meninggalkan Ren Qixuan sendirian tapi pada akhirnya tidak memiliki pilihan lain selain menunggu diluar.


"Aku yakin bahwa Tuan Wang memiliki banyak pengalaman, aku berniat untuk membuat replika dari pedang milik Nona Han, Han Qixuan. " Ucap Ren Qixuan dengan tenang setelah melihat Ren Xing keluar.


Wajah Wang Yun langsung berubah menjadi agak pucat dan hanya tertawa ringan.


"Apakah Nona tidak bercanda ? Jika aku tidak salah maka itu adalah pedang dengan bahan baku yang sangat langka. Bagaimana mungkin penempa kecil sepertiku bisa membuatnya ?" Tanya Wang Yun.


Ren Qixuan tertawa ringan dan menggelengkan kepalanya lalu menatap ke arah Wang Yun.


"Jika Tuan Wang tidak mampu untuk melakukannya maka aku yakin bahwa Tuan di sebelah Tuan Wang mampu untuk melakukannya, bagaimanapun dia adalah pembuat aslinya. Setelah pembunuhan Keluarga Han, Pedang Penguasa Phoenix telah hilang bagaikan ditelan bumi. Aku penasaran apakah Tuan Long bersedia untuk membuatkan yang kedua. " Ucap Ren Qixuan menundukkan kepalanya dengan sopan ke arah Long Yang.


Wajah Wang Yun langsung berubah sekali kali ini, entah sudah berapa kali Wang Yun mengubah ekspresinya hari ini.


Dia berulang kali terkejut dengan gadis yang datang ke kediaman mereka pagi ini, sekarang gadis ini bahkan mengenali Dewa Senjata, Long Yang.


Long Yang yang sejak tadi diam tiba tiba bangkit berdiri dan tersenyum miring.


"Kamu boleh ikut denganku. " Ucap Long Yang.


"Guru.... " Ucap Wang Yun dengan ragu.


Ren Qixuan mengikuti langkah Long Yang masuk ke dalam sebuah ruangan yang pribadi dimana hanya ada mereka berdua , pada umumnya pria dan wanita yang belum menikah tidak diperbolehkan untuk berada di ruangan yang sama.


Tapi, Ren Qixuan tidak terlalu perduli dengan peraturan semacam itu terutama setelah dia tahu orang seperti apa Long Yang.


"Begitu sulit untuk melupakan masa lalu, ya ?" Tanya Long Yang.


"Bisa bertemu Senior disini merupakan keberuntunganku tapi aku sudah tidak sama lagi, hanya Senior yang berhasil mengenaliku dari sekian banyak orang. " Jawab Ren Qixuan tersenyum.


"Di masa lalu, aku berhutang budi pada Han Yaoling karena dia mengirimkan putranya untuk menyelamatkanku ketika aku berada di ambang kematian, aku pergi dari Dinasti Liu dan hidup dalam pertapaan. Ketika aku keluar, aku menyadari bahwa Keluarga Han hanya tinggal nama. " Ucap Long Yang.


Ren Qixuan ingat, setahun yang lalu memang ada kabar bahwa Long Yang telah diburu oleh musuh musuhnya sehingga sulit untuk meloloskan diri.


Han Yang dikirim ke sana oleh Han Yaoling untuk membantu dan berhasil menyelamatkan Long Yang.


"Aku tahu bahwa kalian tidak melakukan pengkhianatan atau pemberontakan. "Lanjut Long Yang.


"Senior, apakah kamu ingin membalas budi baik Ayahku ? Jika kamu ingin maka kamu tidak perlu banyak melakukan sesuatu, kamu hanya perlu membuatkanku senjata yang sama lagi dan tutup mulut seolah olah aku tidak pernah hidup. " Ucap Ren Qixuan dengan dingin.


"Membuatkan senjata yang sama ? Aku tidak pernah membuat dua senjata yang sama. Pada akhirnya, kamu tidak akan bisa menggunakan pedang itu lagi. Pedang itu dibentuk dengan niat untuk menjaga dan melindungi tapi kali ini kamu membawa pedang itu untuk membunuh. Itu tidak akan bisa menyatu dengan dirimu. " Balas Long Yang tenang.


Long Yang membalikkan tubuhnya dan menatap Ren Qixuan.


"Aku akan membuatkan pedang lain untukmu yang sesuai untukmu, jangan terlalu terpaku dengan masa lalu jika kamu tidak ingin ketahuan. Masalah tutup mulut adalah hal yang mudah, aku bukan orang yang akan menjadi antek Istana. " Lanjut Long Yang.


"Kalau begitu maka mau tidak mau aku harus percaya pada Senior. Tapi, jika sampai hal ini menyebar maka aku tidak akan segan. Bagaimanapun , kamu tahu bahwa aku bisa membunuhmu kapan saja. " Ucap Ren Qixuan dengan tatapan setajam pisau.


Long Yang tidak bereaksi dengan tatapan tajam Ren Qixuan dan hanya sibuk untuk memikirkan sesuatu.


"Datanglah kemari dalam waktu dua hari, aku akan memberikan pedangnya. " Ucap Long Yang.


"Berapa harganya ?" Tanya Ren Qixuan.


"Dengan kondisimu saat ini, bahkan jika kamu ingin membayar maka tidak akan mencukupi. Kamu harus hidup dengan baik, jangan sampai gagal untuk membalas dendam. " Jawab Long Yang.


Ren Qixuan berpikir, mungkin apa yang dikatakan Long Yang benar juga. Bagaimanapun dulu ketika menawarkan 200 ribu atau bahkan 300 ribu emas masih tidak bisa menggerakkan hatinya.


"Kalau begitu maka aku harus berterima kasih atas kebaikan hati Senior. Bagaimana dengan Tuan Wang ?" Tanya Ren Qixuan mengacu pada Wang Yun yang mendengar percakapan mereka tadi saat diluar.


"Aku akan mengurusnya. " Jawab Long Yang bahkan mengerti tanpa perlu diperjelas.


"Kalau begitu maka aku akan pamit, sampai bertemu lagi senior. " Balas Ren Qixuan dan berjalan keluar tanpa menoleh lagi.