The Art of Female Death (Psychopath)

The Art of Female Death (Psychopath)
Akhir pekan yang sibuk



Akhir pekan yang dinanti-nantikan sebagian besar orang akhirnya tiba. Hari dimana mereka bisa melepas lelah dari rutinitas keseharian mereka. Untuk sebagian orang mungkin menghabiskan waktu dengan cara pergi jalan-jalan. Tapi tak sedikit dari mereka lebih suka berdiam diri di rumah bersama keluarga. Selain itu ada juga beberapa orang yang malah memanfaatkan akhir pekan ini untuk mencari tambahan uang. Disaat semua orang menikmati akhir pekan dengan cara mereka sendiri, disamping itu Hedrick dan Veeno akan membuat akhir pekan ini menjadi tak terlupakan, terutama untuk para polisi.


Dari jauh-jauh hari mereka telah mendapat korban yang cocok untuk meneror kota ini dengan darah. Sesuai yang mereka rencanakan, Hedrick dan Veeno siap beraksi. Korban mereka kali ini adalah seorang wanita berkulit perunggu, berambut hitam berkilau dengan sorot mata elegan. Tubuh wanita itu terikat dengan mulut terselotip. Permainan Hedrick dan Veeno akan terasa ekstrim untuk mereka sendiri karna dilakukan secara terang-terangan. Salah sedikit saja mereka bisa berakhir tertangkap. Dan yang berbeda lagi permainan ini dari seni mereka sebelum-sebelumnya adalah korban mereka masih dalam keadaan hidup.


Pertama-tama mereka mengirim selembar surat ke kantor polisi. Surat itu berisi tantangan untuk memulai permainan. Selain surat mereka juga telah diam-diam memasang alat pelacak disetiap mobil polisi yang ada, dua sebelum memulai rencana. Dengan begitu mereka dapat melacak keberadaan semua mobil polisi di kota. Tanpa menaruh curiga salah satu polisi yang mendapatkan tugas di hari minggu membuka amplok putih yang ia temukan di depan pintu. Setelah melihat isi surat tersebut bertapa terkejutnya ia. Polisi itu bergegas berlari melaporkan temuannya kepada kepala polisi.


"Pak! Anda harus melihat ini," teriak polisi itu sambil menerobos masuk ruangan kepala polisi.


"Surat apa ini?" tanya kepala polisi itu begitu menerima surat tersebut lalu membacanya.


...Dari : The art of female death...


...“Berbeda dari pertunjukan kami sebelumnya. Kali ini kami memiliki sebuah permainan untuk kalian. Permainan ini menentukan hidup dan mati wanita yang ada di foto. Permainannya cukup mudah, kalian cuman perlu memecahkan sandi untuk mengetahui tempat/lokasi kami akan pergi. Jika kalian berhasil dan tiba lebih dulu maka kalian menang. Tapi jika gagal maka wanita ini akan mati.“...


...Sandi pertama...


...RCPPY LALCEXPYE...


...R\=7...


"Panggil detektif Jordan dan tim pemecah kode sekarang!" perintah kepala polisi itu.


Petugas polisi itu segera keluar dari ruangan mengikuti perintah. Ia pergi memanggil detektif Jordan dan tim pemecah kode di ruang kerja masing-masing. Mendapat panggilan tersebut mereka bergegas menuju ruang kepala polisi.


"Ada apa, pak?" tanya detektif Jordan saat melangkah masuk bersama dua orang dibelakangnya.


"Tidak ada waktu untuk bertanya. Segera pecakahkan sandi ini!" kepala polisi itu menyerahkan surat tersebut. "Ini adalah kesempatan kita untuk menangkap mereka."


Tanpa berani bertanya lagi ketiga orang itu langsung memutar otak untuk memecahkan sandi yang tertera di surat tersebut. Mereka lekas tahu kenapa mereka diminta secepatnya mengartikan sandi tersebut saat membaca sekilas isi surat. Hidup dan mati seorang wanita sekarang ada di tangan mereka. Dengan mengandalkan pena dan buku catatan ketiganya berusaha memecahkan kode tersebut dengan cara mereka masing-masing untuk mempercepat mencari penemuan kunci pemecahan yang benar.


"RCPPY LALCEXPYE, R\=7. Itu berarti kunci dari kode ini adalah di R\=7," ujar detektif Jordan.


Dari sini mereka mulai memecahkan sandi dengan menggunakan beberapa kemungkinan. Orang pertama menulis huruf abjad dari A sampai Z dengan urutan angka awal dimulai dari angka 12 tepat di bawah huruf R. Kemudian ia melanjutkan penulisan angka seterusnya di bawah huruf yang lain secara berurutan.


A B C D E F G H I J K L M N


16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29


O P Q {R} S T U V W X Y Z


30 31 32 {7} 8 9 10 11 12 13 14 15


Maka, jika di masukan huruf GVGXZKST NOPGA, di dapatlah hasil sebagai berikut,


R C P P Y


7 18 31 31 14


L A L C E X P Y E


27 16 27 18 20 13 31 14 20


Sementara itu orang kedua juga menggunakan cara yang sama. Yang membedakan angka sebelum huruf R ditulis dengan urutan mundur.


A B C D E F G H I J K L M N O P


-10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5


Q {R} S T U V W X Y Z


6 {7} 8 9 10 11 12 13 14 15


R C P P Y


7 -8 5 5 14


L A L C E X P Y E


1 -10 1 -8 -6 13 5 14 5


Sedangkan detektif Jordan menggunakan cara yang hampir sama dengan orang kedua namun setelah angka satu, alih-alih menggunakan angka negatif, ia menggunakan angka terusan setelah huruf Z.


A B C D E F G H I J K L M N O P


16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 1 2 3 4 5


Q {R} S T U V W X Y Z


6 {7} 8 9 10 11 12 13 14 15


Hasilnya,


R C P P Y


7 18 5 5 14


L A L C E X P Y E


1 16 1 18 20 13 5 14 20


Disini mereka sedikit dibuat kebingungan. Apa yang mereka harus lakukan selanjutnya? Setelah memeras otak lebih dari semenit sambil mengacak-acak huruf dan angka tersebut untuk mencari jawaban, orang kedua tiba-tiba terpikiran untuk menggunakan persamaan A\=1.


A B C D E F G H I J K L M N O P Q R


1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18


S T U V W X Y Z


19 20 21 22 23 24 25 26


Lalu ia pun mencocokkan hasil angka yang ia peroleh sebelumnya. Tapi itu sama sekali tidak membuahkan hasil karna tidak ada angka negatif dari hasil persamaan tersebut. Orang pertama dan detektif ikut mencoba melakukan hal yang sama dan akhirnya...


.


.


.


.


.


.


ξκύαε


Coba pecahkan sandi tersebut sebelum mendapat jawabannya di episode selanjutnya.