SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY
90.Positif



Oliver sangat terkejut mendengar teriakan keras Xena dari kamar mandi dan reflek mendobrak keras pintu didepannya karena khawatir hal buruk terjadi pada Xena.


"Bruak!!! ".


Xena yang mendengar suara pintu didobrak dari luar sangat terkejut dan tanpa sengaja menjatuhkan testpacknya kelantai.


"Kamu baik baik saja?! ",tanya Oliver dengan ekpresi sangat khawatir.


Tanpa sadar Xena mengangguk karena melihat wajah Oliver yang memucat.


"Syukurlah, lalu kenapa kamu berteriak barusan?".


"Itu.... ",Xena menunjuk alat testpack yang baru saja digunakannya tadi yang sekarang berada dibawah kaki Oliver.


Oliver melihat dua buah alat itu lalu memungutnya tapi langsung mengerutkan dahinya bingung melihat dua garis merah dialat itu.


"ini... ".mengangkat dua alat itu kehadapan Xena.


"Positif... ",jawab Xena tanpa semangat.


Oliver terdiam mendengarnya mencoba mencerna apa maksud kata positif yang baru saja dikatakan Xena sampai Xena berpikir diam Oliver sebagai penolakannya pada kehamilannya.


Lalu dengan kesal Xena menyingkirkan tubuh Oliver supaya dia bisa keluar dari kamar mandi.


"Menyingkir! ",bentak Xena karena merasa kecewa pada sikap Oliver hingga bayangan tentang kehamilannya yang pertama muncul lagi dan tanpa sadar airmatanya lanhsung mengalir deras dipipinya.


Melihat Xena marah padanya Oliver segera menarik tubuh Xena dan membopongnya keluar dari kamar mandi meski Xena mencoba meronta minta dilepaskan.


"Le.. lepas tuan Oliver saya bisa sendiri berjalan pulang!! ".


"Jangan marah sayang ",bujuk Oliver dengan mendudukkan Xena disofa kamar lalu segera merengkuh tubuh Xena erat.


"Lepas aku ingin pulang",ucap Xena disela isaknya karena merasa sangat terluka oleh reaksi Oliver barusan.


"Maaf sayang aku tadi hanya mencoba mencerna ucapanmu ... ",bujuk Oliver dengan membelai tubuh Xena agar dia berhenti menangis.


Cukup lama Xena terisak dan baru berhenti setelah Oliver berkali kali membujuknya.


"Maaf aku tidak bermaksud membuatmu menangis tadi sayang.. ",ucap Oliver dengan mengambil tisu untuk membersihkan wajah Xena yang berantakan karena menagis barusan.


"Aku saja...",ucap Xena saat Oliver bermaksud melepas kacamata yang dipakainya untuk membersihkan sisa tangisnya.


"Biar aku saja yang melakukannya, hem....",ucapnya dengan melepaskan kacamata itu lalu mulai membersihkan wajah Xena sampai bersih.


Xena hanya bisa menarik nafas dan pasrah melihat Oliver melakukan hal itu yang pasti setelah ini dia tau kalau nyonya Wilson adalah dia.


"Sudah kemarilah",Oliver mengangkat tubuh Xena untuk duduk dipangkuannya yang dituruti dengan patuh oleh Xena.


Xena ingin bicara tapi Oliver lebih dulu mengecup bibirnya seolah sengaja melakukannya untuk menghentikan Xena bicara.


"King....",panggil Xena parau.


"Kamu tau aku sangat bahagia sekarang karena akhirnya Xena ku kembali",ucapnya dengan menempelkan wajahnya kewajah Xena.


"Kamu tidak marah atau... ".


"Sssttt aku tidak ingin membicarakan tentang apa yang sudah terjadi sekarang sayang tapi aku hanya ingin menikmati kebahagiaan ini karena tau kamu hamil anakku'', ucap Oliver dengan mendekap Xena erat seolah takut kalau dia melepaskannya Xena akan menghilang lagi.


Melihat bagaimana posesifnya Oliver padanya Xena pun membalas pelukannya dengan sama erat.


Xena memejamkan matanya saat mendengar ucapan penuh perasaan yang dikatakan Oliver,semua kesedihan dan penderitaan yang tiga tahun sudah dialaminya seolah sirna sekarang.


"Aku juga King,aku selalu mencintaimu maaf sudah pernah pergi".


"Jadi maukah kamu berjanji untuk tidak akan pernah pergi meninggalkan aku lagi sayang apalagi sekarang ada calon anak kita diperutmu",ucap Oliver dengan nada memohon.


Xena hampir saja mengangguk saat tiba tiba bayangan Bianca melintas didepannya lalu dengan keras segera mendorong tubuh Oliver menjauh menbuat Oliver memaki kesal.


"Sayang... ".


"Jangan memanggilku begitu... sementara kamu punya Bianca,sebaiknya sekarang aku pulang saja ",ucapnya dengan mencoba keluar dari pintu kamar Oliver,Melihat Xena bermaksud keluar meninggalkannya Oliver langsung mencegah dengan menangkap tubuh Xena dan membawanya keranjang.


"King hentikan!, apa yang akan kamu lakukan!".


"Menahanmu untuk tidak pergi! ",jawab Oliver dengan mengungkung tubuh Xena dibawahnya.


"Biarkan aku pergi sekarang!!".


"Dengarkan dulu penjelasanku sayang".


"Penjelasan apa!!!, penjelasan karena kamu masih bertunangan dengan Bianca dan... ".


"Aku tidak mencintainya Xena...aku hanya mencintaimu bahkan aku tidak pernah menyentuhnya selama ini karena aku masih menunggumu kembali".


"Aku tidak percaya!!!,kamu pembohong!!!, kalau kamu mencintaiku kenapa kamu bertunangan dengannya bukan malah mencari kami kamu jahat King!!!, aku membencimu!!!".


"Tunggu Xena apa maksudmu kami?",tanya Oliver merasa bingung dengan ucapan Xena barusan.


"Ya kami.... saat pergi aku juga sedang hamil dan saat aku berjuang antara hidup dan mati karena harus mempertahankan bayi itu kamu malah memilih bertunangan dengan Bianca tanpa bermaksud mencariku sama sekali dan sekarang setelah aku kembali kamu kembali menghamiliku lalu bilang masih mencintaiku tapi....mana buktinya!!!",teriak Xena dengan Mendorong tubuh Oliver yang langsung sangat syok mendengar penjelasan Xena barusan.


"Maaf..... sayang...aku... ",Oliver hanya bisa mengatakan hal itu dihadapan Xena.


"Apa kata maafmu bisa mengembalikan saat itu kenapa kamu hanya minta maaf,aku benar benar membencimu karena mengabaikan kami!! ",teriak Xena dengan memukul mukul tubuh Oliver acak karena terlalu emosi.


Oliver hanya diam melihat Xena yang terus berteriak dan mengeluarkan semua emosi terpendamnya sampai akhirnya Xena kelelahan baru Oliver meraih tubuh perempuan itu kedalam pelukannya dan mencoba memenangkannya.


"Aku membencimu King",ucap Xena masih disela sisa isaknya dalam pelukan Oliver.


"Aku tau kamu pasti sangat membenciku karena aku memang pantas merasakannya tapi aku mohon sayang tetaplah bersamaku sekarang,aku akan menebus semua waktu yang hilang diantara kita dan juga anak anak kita selama tiga tahun ini".


"Kamu sudah punya Bianca King lalu bagaimana posisiku",jawab Xena lemah karena sudah menghabiskan tenaganya untuk berteriak dan memaki tadi selain itu juga karena dia sudah beberapa kali memuntahkan isi perutnya hari ini.


"Tentu saja nyonya Oliver King Max apa kamu lupa?".


"Entahlah aku lelah sekarang karena terlalu banyak mengeluarkan emosi hari ini".


"Istirahatlah biarkan aku memelukmu sampai kamu tertidur baru setelah itu kita akan bicara tentang semua masalah kita",ucap Oliver dengan membetulkan posisi Xena dalam pelukannya.


"Aku belum memaafkanmu King... ",ucap Xena dengan mata terpejam dan tangan memeluk erat tubuh Oliver.


"Iya... aku tau sayang karena aku memang sudah sangat keterlaluan padamu selama tiga tahun ini jadi wajar saja kalau kamu membenciku,tapi aku tidak perduli Xena selama kamu mau kembali kepadaku aku akan sekuat tenaga membuktikan padamu dan anak anak kita kalau aku sangat mencintaimu" ucap Oliver dengan mengecup lembut puncak kepala Xena.


"Pembual",jawab Xena dengan semakin menyerusukkan wajahnya kedada Oliver sambil tersenyum kecil.


Tapi Oliver memilih membalas makian Xena dengan kembali mengecup puncak kepalanya dan membelai sayang perempuan dalam pelukannya itu dengan dalam hati berjanji akan menepati semua yang baru saja diucapkannya.


Mohon tinggalkan jejak kalian setelah membaca ya reader 😊😊.