SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY
57.keluh Kesah Darent.



Xena menatap Darent dengan bingung tapi tidak mungkin mengabaikan apa yang ingin diungkapkan pria didepannya itu yang seolah sedang butuh teman bicara bukan hanya sebagai rekan bisnis tapi lebih keseorang teman yang sama sama punya anak seusia.


Meski Xena belum pernah melahirkan tapi dia cukup lama menjadi ibu dari Bianca jadi sedikit banyak dia tau apa yang dirasakan Darent sekarang.


"Apa anda sedang punya masalah dengan putra anda tuan Darent?",tanyanya pelan takut akan menyinggung atau terlalu ikut campur dalam masalah keluarga pria itu.


"Yah... bisa dibilang begitu nyonya Xena meski sebenarnya saya tidak ingin mempermasalahkannya tapi tetap saja kali ini saya merasa khawatir pada putra saya".


"Maaf... apa ini bersangkutan dengan pergaulannya atau....".


"Ya... terutama ini bersangkutan dengan teman perempuannya".


"Maksud anda? ",tanya Xena dengan nada sesopan mungkin.


Darent menyandarkan tubuhnya dan menatap kearah perempuan didepannya itu ada rasa familiar saat menatap wajah dan penampilan Xena tapi dia mencoba menepisnya dan fokus kemasalah yang sedang mereka bicarakan sekarang.


"Putraku....anda ingat bukan?,yang seusia dengan putri tiri anda".


Xena mengangguk meski tidak tau siapa putra pria itu.


"Dia memang bukan pemuda yang baik tapi bukan berarti sangat nakal,jadi selama ini terutama sejak Mommynya meninggal 5 tahun yang lalu aku sedikit membebaskannya dalam segala hal selama itu tidak terlalu berlebihan".


Xena diam mendengarkan pria itu bercerita tidak berniat menyela atau menjawab hanya jadi pendengar karena dia merasa sekarang itu yang diinginkan oleh Darent darinya.


"Awalnya aku selalu menyuruh orang untuk selalu mengikutinya secara diam diam karena anda tau bukan dia putraku satu satunya jadi aku tidak ingin terjadi apa apa padanya".


Xena tetap diam hanya jadi pendengar untuk Darent.


"Tapi akhir akhir ini aku sudah mulai melepaskan pengawasanku padanya karena selain dia sudah dewasa dia juga sudah merasa keberatan dengan apa yang aku lakukan tapi...".


"Apa telah terjadi sesuatu pada putra anda tuan Darent?",tanya Xena terlihat khawatir membuat Daret langsung menggeleng.


"Tidak....sebenarnya bukan masalah besar tetapi aku merasa ini mengganjal hatiku dan aku sedikit khawatir sebagai seorang ayah".


Darent diam sejenak menunggu Xena berkomentar dengan apa yang dikatakannya tapi saat Xena hanya diam mendengarkan apa yang dikatakannya Darent kembali melanjutkan ceritanya.


"Masalahnya..... sepertinya sekarang putraku sedang jatuh cinta pada seorang gadis tapi....".


"Oh... aku sedikit mengerti sekarang karena aku juga sempat mengalami itu beberapa waktu lalu",celetuk Xena yang membuat Darent menjadi tertarik mendengarnya.


"Maksud anda putri tiri anda juga sempat mengalami masalah ini begitu?".


"Itu juga yang saya rasakan sekarang pada putra saya,jujur saja saya khawatir kalau gadis yang sedang disukai oleh putra saya itu bukan gadis baik baik atau lebih tepatnya hanya akan memanfaatkan dia saja".


"Kenapa itu sedikit mirip yang terjadi dengan putri saya",gumam Xena lebih kepada dirinya sendiri tapi masih bisa didengar Darent.


"Maksud anda?",tanya Darent menatap kearah Xena.


"Hah.... tidak....",Xena cepat cepat menggeleng karena tidak ingin mengatakan apa yang sudah Oliver lakukan pada Bianca dulu karena Oliver sekarang sudah berubah dan mereka sekarang sedang menjalin sebuah hubungan jadi dia tidak ingin orang mengetahui masalalu Oliver yang tidak baik itu.


"Saya benar benar butuh solusi nyonya Sander jadi bisakah anda membantu saya kalau anda punya pengalaman yang mirip seperti ini dengan putri anda karena saya sedikit heran akhir akhir ini dengan tingkah laku putra saya selain dia berubah kearah yang lebih baik, tapi dia juga seolah sudah sangat tergila gila dengan gadis ini dan itu membuat saya sedikit khawatir",ucap Darent dengan sendu.


"Maksud anda....apa masalah yang membuat anda terlihat gusar tuan Darent?".


"Saya memang tidak pernah mempermasalahkan soal berapa banyak uang yang dikeluarkan putra saya karena bagi saya itu juga miliknya tapi... semenjak dia dekat dengan gadis ini....".


"Apa... dia....",Xena tidak ingin mengatakan apa yang ada dipikirannya karena khawatir sama dengan apa yang pernah Oliver lakukan pada Bianca saat itu meski Oliver bilang dia hanya mengerjai Bianca saat itu untuk menolaknya.


"Belum lama ini,lebih tepatnya sejak dia dekat dengan gadis ini tiba tiba dia membeli sebuah Apartemen dikawasan Grand Mountain".


"Deg!".


Tiba tiba Xena merasa tidak nyaman mendengar nama tempat itu dari mulut Darent jadi Xena tidak mengatakan apapun pada Darent dan lebih memilih mendengar kelanjutan apa yang diceritakan pria itu tentang putranya.


Melihat Xena hanya diam Darent kembali melanjutkan ceritanya.


"Lalu belum lama ini juga putraku kembali membeli sesuatu dengan harga cukup fantastis untuk gadis itu dan membuat aku khawatir saat melihat laporan dari pengeluarannya itu".


"Apa yang anda khawatirkan tuan Darent?",tanya Xena sudah merasa tidak nyaman dengan pembicaraan mereka sekarang dan ingin mengganti topiknya dengan berbicara bisnis seperti niat awal mereka membuat janji temu ini.


"Saya khawatir kalau sebenarnya putra saya sedang dimanfaatkan oleh gadis ini sekarang nyonya Sander,meskipun saya tau kalau saya mengatakan itu padanya dia akan menyangkalnya karena sepertinya gadis ini benar benar sudah membuat putra saya jatuh cinta padanya".


Mendengar itu Xena hanya bisa menghela nafas karena masalah perasaan adalah hal yang sangat rumit,dulu dia selalu menganggap Bianca gila dan bodoh karena mau melakukan apa saja untuk Oliver,tapi sekarang dia juga seperti itu dia sadar hubungannya dengan Oliver tidak wajar tapi dia sengaja menutup matanya dan berpikir itu tidak papa karena mereka saling mencintai. Jadi saat Darent sekarang berkeluh kesah padanya hanya rasa tidak nyaman yang dirasakannya tanpa bisa menyalahkan atau membenarkan apa yang terjadi atau sedang dialami oleh putra pria itu.


Melihat bagaimana ekspresi Xena Darent akhirnya berhenti bercerita dan mencoba membetulkan maksudnya.


"Maaf kalau anda merasa tidak nyaman dengan semua yang baru saja saya katakan nyonya Sander saya tidak bermaksud untuk membuat anda terlibat atau.... ".


"Tidak papa tuan Darent,tapi jujur saja saya tidak bisa memberikan solusi apapun tentang apa yang baru saja anda ceritakan pada saya karena itu masalah pribadi keluarga anda".


"Tidak masalah saya hanya butuh teman bicara tidak lebih untuk masalah solusi saya akan menyelesaikannya sendiri,karena jujur saja nyonya Sander saya merasa sedikit lega setelah menceritakan masalah ini pada anda itu saja",ucap Darent yang membuat Xena hanya tersenyum tulus pada pria itu yang pasti sekarang sedang pusing memikirkan tingkahlaku putranya itu.