SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY
45. Rencana Bianca.



DiMontana Club tampak Bianca dan dua temannya sedang berkumpul sambil menikmati minuman mereka.


"Bagaimana Bianca Kamu sudah tau siapa perempuan yang menjadi kekasih King sekarang?",tanya Rosi sambil menyesap minuman beralkohol dari gelasnya.


Bianca menggeleng,"Aku sudah mencoba bertanya pada orang orang dikampus dan tempatnya biasa nongkrong tapi mereka tidak ada yang tau",jawab Bianca dengan kesal lalu mulai menyesap minumannya.


"Bagaimana dengan Mario atau Jack apa kamu juga bertanya pada mereka?".


Mendengar itu Bianca hanya mengangkat kedua bahunya dengan kesal.


"Apa kalian sedang meledekku?,bukankah kalian berdua tau gara gara peristiwa dipesta itu sekarang Mario dan Jack juga menjauhiku,",jawabnya kesal.


"Sorry Bianca,aku tidak bermaksud membuat moodmu menjadi semakin buruk malam ini tapi.....".


"Lupakan saja, paling tidak sekarang aku punya khabar menarik lain untuk kalian",ucap Bianca dengan kembali bersemangat membuat Rosi dan Bela langsung mengerutkan keningnya penasaran.


"Khabar apa? ",tanya mereka berbarengan.


"Ini tentang sibrengsek Xena",ucap Bianca dengan ekspresi penuh semangat.


"Xena?, maksudmu ibu tirimu?,ada apa dengannya? ".


"Sepertinya sebentar lagi keinginanku untuk menendangnya pergi dari rumah dan hidupku akan tercapai",ucap Bianca terdengar sangat senang.


"What!!,benarkah bagaimana caranya?! ".


"Kemarilah",ucap Bianca menyuruh Rosi dan Bela mendekat kearahnya.


"Kamu tau sepertinya sekarang perempuan itu punya kekasih...".


"Lalu apa hubungannya itu dengan mengusirnya dari hidupmu?",tanya Bela tidak mengerti.


"Begini selama ini dia berusaha menjaga imejnya yang sok suci dengan tidak pernah dekat dengan pria manapun selain Daddyku bahkan sampai Daddyku sudah meninggal dia tetap mempertahankan imej itu dan aku curiga dia melakukannya demi menguasai harta peninggalan Daddyku".


"What!!, kamu yakin dia punya niat seperti itu padamu Bianca?!",tanya Rosi dan Bela tidak percaya.


"Tentu saja, aku yakin soal itu karena kamu tau,sebelum Daddy meninggal dia menitipkan aku padanya sampai aku berusia 21 tahun,tapi kalau sebelum aku berumur 21 tahun dia menikah lagi dengan pria lain maka secara otomatis hak walinya padaku hilang dan aku bebas".


"Tapi... diakan tidak menikah hanya dekat dengan seorang pria jadi bagaimana kamu bisa mendepaknya".


"Itu gampang asal aku bisa memergokinya sedang tidur bersama pria itu lalu membawa bukti kebejatan sikapnya pada pengacara keluargaku maka secara otomatis pengacara kami akan mencabut seluruh haknya sebagai mantan nyonya Sander".


"Oh jadi saat itu kamu tinggal melemparnya keluar dari rumahmu begitu maksudmu?",tanya Rosi yang dijawab anggukan oleh Bianca.


"Lalu apa rencanamu untuk membuat kamu bisa memergoki si nenek sihir sedang bersama pria ?".


"itulah aku sedikit bingung,apa diantara kalian berdua punya ide? ".


"Kamu buntuti saja dia secara terus menerus pasti nanti kamu bisa memergokinya",saran Bela yang membuat Bianca kesal mendengarnya.


"Kamu pikir aku tidak punya kerjaan sampai harus melakukan itu dasar menyebalkan",gerutu Bianca kesal.


"Lalu bagaimana menurutmu Rosi? ".


"Sewa saja detektif apa susahnya",saran Rosi yang membuat Bianca dan Bela saling pandang mendengarnya.


"Apa itu tidak terlalu berlebihan",ucap Bianca merasa kurang setuju demgan saran Rosi.


"Tentu saja aku sangat ingin dia pergi dari hidupku secepatnya,sudah cukup dia menikmati harta Daddyku selama ini dan juga mengaturku seolah dia itu ibuku",gerutu Bianca kesal mengingat bagaimana selama ini Xena menegurnya.


"Jadi menurutku kalau kamu hanya mengharapkan sebuah keberuntungan kurasa itu sulit Bianca,karena kalau dia masih ingin tetap diposisinya sekarang tapi juga bisa berkencan dengan bebas bersama prianya dia pasti akan menjaga supaya media dan keluarga besarmu tidak tau hubungannya dengan pria itu".


Bianca terlihat berpikir lagi sambil kembali menyesap minuman digelasnya.


"Apa kamu tau detektif terkenal yang bisa melakukan ini?",tanya Bianca pada Rosi.


"Ada besok aku akan membawamu ketempatnya Bianca,jadi sebaiknya sekarang kita turun untuk bersenang senang dan mencari mangsa untuk teman kita malam ini",ajak Rosi yang segera dituruti oleh Bianca dan Bela dengan turun kelantai dansa dan mulai menari dengan liarnya membuat mata para lelaki langsung terpesona melihat kemolekan tubuh tiga gadis itu yang hanya dibalut oleh pakaian mini mereka.


"Malam ini aku ingin menghabiskan malam dengan pria tampan yang ada disini",ucap Bianca dengan terus saja menari.


"Apa kamu sudah berhenti menjadi seorang biksuni Bianca?",canda Bela dengan mendekatkan bibirnya ketelinga Bianca agar Bianca mendengar.


"Ya... aku sudah lelah pura pura baik demi King selama ini tapi ternyata hasilnya tetap nihil",jawab Bianca.


"Aku setuju Bianca!,meski kita menyukai seseorang bukan berarti kita hanya menunggu orang tersebut tanpa menikmati hidup kita,usia kita masih muda tidak seharusnya kita habiskan hanya untuk. meratapi seorang lakilaki".


"Kamu benar Ros,lihatlah masih banyak laki laki yang tidak kalah dari King disini yang sangat tertarik padaku seperti pria itu lihatlah bagaimana dia menatap kearah kita tanpa berkedip dari tadi",ucap bianca dengan menunjuk seorang pria yang berusia lebih tua beberapa tahun dari dirinya sedang menatap kagum dan terpesona padanya yang sedang menari.


"Dekati saja",ucap Rosi dengan mendorong Bianca kearah laki laki itu sambil terus menari.


Mendengar itu dengan langkah gemulai Bianca mendekati pria yang dimaksud Rosi dan mulai mengeluarkan jurus menggodanya.


***


Sementara itu ditempat yang sama tapi disudut berbeda tampak Oliver,jack dan Mario sedang duduk sambil menikmati minuman mereka.


"Bagaimana kalau kita turun dan berburu seperti mereka King ajak Mario pada Oliver dengan menunjuk pada Bianca dan kedua temannya dari kursi mereka.


Mendengar itu Oliver langsung menggeleng,"Kalian saja aku tidak",ucapnya dengan kembali menyesap minumannya dan menyandarkan tubuhnya disandaran sofa.


"Lalu kamu kesini malam ini hanya untuk minum tanpa bersenang senang?" tanya Jack yang dijawab anggukan oleh Oliver.


"Tapi kenapa?!",protes Jack tampak tidak puas dengan jawaban Oliver.


"Karena aku sedang bosan dan tidak tau harus melakukan apa sekarang jadi aku mengajak kalian keluar malam ini,untuk menemaniku minum".


"Apa kamu sedang dalam masalah King?",tanya Mario dengan menatap kearah Oliver yang langsung dijawab Oliver dengan gelengan.


"Tidak... tapi dia sedang pergi untuk beberapa hari jadi aku merasa kesepian sekarang".


"Siapa?",tanya Jack dengan penasaran.


"Jack... ",tegur Mario yang membuat Jack segera diam dan langsung paham.


"Sorry, memangnya dia pergi kemana King sampai kamu terlihat seperti orang yang sedang patah hati".


"Dia bilang akan keluar negeri selama seminggu dan ini baru dua hari tapi aku benar benar merindukannya",gumam Oliver dengan kembali menyesap minuman digelasnya.


Sementara itu Jack dan Mario hanya bisa saling tatap mendengar itu karena tau sepertinya sekarang sang playboy ini sedang sakit cinta.


Tinggalkan jejak Cinta kalian setelah membacanya ya reader 😁😁.