SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY
49.Ungkapan Perasaan.



Sepanjang hari setelah Bianca pergi Xena lebih banyak berdiam diri semua pekerjaan lebih banyak diserahkan kepada asistennya Maya.


Keinginan Bianca terlalu membuat kepalanya sakit dan dia tidak tau apa yang akan dilakukannya pada Bianca kalau dia benar benar melakukan apa yang dikatakannya tadi.


Karena terlalu banyak berpikir tentang Bianca Xena tidak sadar waktu sudah malam dia tersadar dari lamunannya saat mendengar suara dering ponselnya.


"Hemmmm",jawabnya dengan malas pada sipenelpon tanpa melihat siapa yang menghubunginya.


"Apa kamu masih sibuk sayang?",tanya Oliver karena mendengar nada suara Xena yang terdengar lelah.


"Tidak,kenapa?",tanya Xena dengan menyandarkan tubuhnya dikursinya dan menutup matanya untuk mengurangi sakit kepala yang dirasakannya sekarang.


"Aku sudah berada dibawah kapan kamu selesai",jawab Oliver lagi yang membuat Xena langsung ingat ucapan Oliver siang tadi yang bilang akan menjemputnya pulang keApartemennya.


"Benarkah?,kalau begitu aku akan turun sekarang",jawab Xena dengan segera bangkit dari kursinya lalu pergi keluar menemui Oliver yang sudah menunggunya didepan kantor.


"Ayo pergi",ajak Xena setelah masuk kedalam mobil Oliver.


Oliver ingin bertanya saat melihat bagaimana ekspresi Xena, tapi segera diurungkannya dan memilih menuruti keinginan Xena untuk pergi meninggalkan kantor Sander Group.


***


Sampai di Apartemen Xena segera keluar tanpa menunggu Oliver membantunya turun dari mobil membuat Oliver tau sesuatu telah terjadi dikantor Xena tadi.


"Aku akan mandi lebih dulu",ucap Xena dengan langsung masuk kedalam kamar mandi tanpa bicara hal lain pada Oliver yang terus menatap Xena dalam diam.


"Apa kamu ingin mengatakan apa masalahmu padaku sayang?",tanya Oliver dengan menatap Xena yang sudah merebahkan tubuhnya diranjang bersamanya.


"Maukah kamu memelukku King? ",pinta Xena tiba tiba dengan mengulurkan tangannya seperti anak kecil yang minta disayangi.


Melihat itu Oliver segera mendekatkan tubuhnya dan menarik Xena kedalam pelukannya lalu mulai membelai sayang perempuan itu.


"Aku lelah... ",gumam Xena dengan menyelusupkan kepalanya kedada Oliver mencoba mencari kedamaian dengan itu.


"Kalau begitu istirahatlah sekarang jangan memikirkan apapun lagi",balas Oliver dengan semakin erat memeluk tubuh Xena dengan sesekali mengecup puncak kepala perempuan itu dengan penuh Cinta.


"King.... ",panggil Xena pelan membuat Oliver langsung menatap kearah Xena.


"Ada apa sayang? ",tanya Oliver lembut seolah sedang bicara dengan anak kecil.


"Bagaimana kalau aku tidak bisa menghidupimu lagi nanti apa kamu akan tetap mau bersamamu?",tanya Xena tiba tiba yang membuat Oliver sedikit bingung dengan arah ucapan Xena.


"Maksudmu sayang?".


"Bagaimana kalau suatu saat aku jatuh miskin".


"Aku yang akan gantian menghidupimu bagaimana?".


"Benarkah?,lalu bagaimana kalau nanti aku menjadi tua dan jelek sementara kamu masih tampan dan... ".


"Aku tetap akan mencintaimu",jawab Oliver dengan membelai wajah Xena yang menatap kearahnya.


"Aku senang mendengarnya meski itu cuma kata kata",jawab Xena dengan menyelusupkan kepalanya lagi kedada Oliver.


"Ada apa, apa ada masalah dengan pekerjaanmu atau.... ".


Xena segera menggeleng lalu mulai berbicara topik lain dengan pemuda itu.


"King... maukah setiap malam kamu memelukku seperti ini sampai suatu saat kamu bosan denganku".


"Aku akan melakukannya tapi aku juga akan memastikan aku tidak akan pernah bosan padamu sayang karena aku mencintaimu".


"Sedalam apa perasaanmu padaku?",tanya Xena dengan kembali menatap Oliver mencoba mencari kebenaran dari kata kata pemuda itu.


"Sangat dalam dan aku akan membuktikannya padamu agar kamu percaya bahwa perasaan cintaku padamu itu nyata".


"Apa yang kamu tau tentang itu? ".


"Karena mulutmu benar benar sangat manis membuat siapa saja tidak bisa menolakmu saat kamu bicara semanis itu".


"Apa kamu begitu? ",tanya Oliver dengan membelai lembut wajah cantik Xena.


"Iya.. kurasa aku tidak akan menyesal kalau suatu saat kita berpisah karena sudah pernah merasakan sikapmu seperti ini".


"Bagaimana kalau kukatakan aku tidak ingin berpisah denganmu sampai kapanpun sayang".


"Kenapa?".


"Karena aku mencintaimu Xena,kamu perempuan pertama yang kucintai dan ingin selamanya seperti itu".


"Apa aku sekarang boleh bangga pada semua mantan kekasihmu dan juga perempuan yang belum mendapatkanmu karena menerima pengakuanmu itu".


"Tentu saja sayang".


"Aku ingin bukti kalau kamu benar benar mencintaiku".


"Apa itu? ",tanya Oliver bingung mendengar permintaan Xena.


"Mari kita bercinta sebenarnya malam ini King",ucap Xena yang membuat Oliver sedikit terkejut mendengar keinginan Xena.


"Bu... bukankah kita sudah sering melakukannya sayang lalu... ".


"Tapi aku belum pernah mengajakmu bukan jadi malam ini aku memintamu untuk bercinta denganku sebagai pembuktian Cintamu".


Setelah mengatakan itu Xena segera melu*at bibir Oliver lebih dulu untuk menggodanya.


"Sayang....."desis Oliver saat merasakan Xena mulai menyentuh tubuhnya dengan jari lentiknya.


"Cintai...aku... King.... berikan seluruh cintamu padaku malam ini.... ",desis Xena dengan sengaja menggoda Oliver lebih dulu dan lebih berani dari biasanya.


Menerima serangan bertubi tubi dari Xena Oliver benar benar lupa diri dan tidak. menyangka Xena yang biasanya tidak mau terlalu aktif tapi malam ini benar benar membuatnya tidak percaya karena ternyata dibalik sikap menahan dirinya itu terdapat keliaran yang selalu bisa ditutupinya dengan sempurna.


"Akkkhhh sayang...... ",desis Oliver saat merasakan Xena membelesakkan senjata pusakanya kedalam miliknya lalu mulai bergerak liar diatas tubuh polos Oliver.


"King.... "desis Xena sambil terus bergerak meski merasakan miliknya hampir sampai.


"Oliver.... panggil Oliver sayang...... ",desis Oliver dengan membalik tubuh Xena untuk berada dibawahnya dan mulai memimpin permainan mereka.


"Oliver...... ",desis Xena dengan melengkungkan tubuhnya saat dirinya sudah hampir sampai dan Oliver menekankan dalam miliknya kedalam inti tubuh Xena.


"Ya.... panggil.... seperti....itu... sayang....",desis Oliver saat merasakan Xena mencapai puncak.


Setelah terdiam beberapa saat tiba tiba Oliver kembali menggerakkan tubuhnya membuat Xena sedikit terkejut karenanya.


"King..... ",desisnya dengan menatap Oliver yang terlihat tersenyum kearahnya sambil terus bergerak lalu mendekatkan bibirnya ketelinga Xena.


"Malam ini kamu milikku sayang",bisiknya dengan menjilat cuping telinga Xena dengan liar membuat Xena mendesis antara geli dan kembali bergairah.


"King..... ".


"Panggil Oliver sayang....",desis Oliver dengan terus membuai Xena mengajaknya untuk merasakan luapan perasaan cintanya sepanjang malam itu.


"Aku mencintaimu Xena Olivia Maxime",bisik Oliver setelah mereka menyelesaikan sesi terakhir percintaan panas mereka malam itu sampai Xena hampir tidak bisa bergerak karena terlalu lelah, jadi saat Oliver mengatakan ungkapan perasaannya Xena tanpa sadar mengatakan apa yang dirasakannya pada pemuda itu.


"Aku juga mencintaimu Oliver King Maxime",gumam Xena yang membuat Oliver tersenyum senang mendengarnya lalu segera menarik tubuh Xena kedalam pelukannya untuk beristirahat.


Like.... Koment.....😁😁.