SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY
79.Nyonya Wilson.



Xena terlalu sibuk mencari barang didalam lemari besar Oliver sampai dia tidak sadar kalau sekarang dia tidak sendiri berada didalam ruangan itu.


Dia baru sadar saat mendengar seseorang bicara padanya.


"Apa anda bisa melakukannya nyonya Wilson..?".


Reflek Xena berbalik dan sangat terkejut saat tau Oliver berdiri tepat dibelakangnya,karena terlalu terkejut Xena terpekik dan reflek mundur untuk menghindari tubuh Oliver tapi sialnya saat dia mundur kakinya membentur tepi lemari hingga membuat Xena kehilangan keseimbangannya dan hampir masuk kedalam lemari, kalau tangan Oliver tidak segera meraih tubuhnya agar tidak sampai jatuh.


"Anda baik baik saja? ",tanya Oliver masih memeluk pinggang Xena dan menatap wajah perempuan itu yang terlihat terkejut.


Mungkin tadi Xena terkejut mendengar suara Oliver tapi sekarang dia lebih keterpesona dengan kedekatan mereka dan tangan Oliver yang menempel dipinggangnya menimbulkan hawa panas yang menembus sampai kelapisan kulitnya dari balik baju yebal yang dipakainya sekarang.


Dengan susah payah Xena menjawab Ucapan Oliver yang seolah sedang mengatakan"Aku menginginkanmu sayang",seperti dulu bukan ucapan khawatir biasa yang baru saja diucapkannya tadi pada nyonya Wilson.


"I.. iya. saya tidak papa tuan Oliver... ",jawab Xena dengan mendorong tubuh Oliver menjauh darinya.


Oliver melepaskan sentuhannya setelah melihat Xena bisa berdiri tegak lagi.


"Maaf sudah mengejutkan anda",ucap Oliver dengan mundur semakin kebelakang hingga tubuh mereka cukup berjarak sekarang.


"Ti.. tidak papa,saya tadi terlalu serius karena itu saya sangat terkejut saat anda tiba tiba sudah berada dibelakang saya".


"Anda sudah cukup lama berada didalam ruangan ini karena itu saya sedikit khawatir kalau anda kesulitan mencari barang barang saya".


"Oh... saya hanya berusaha sedikit beradaptasi untuk mengingat dimana anda biasa meletakkan barang barang anda jadi lain kali saat anda memintanya lagi saya akan bisa dengan cepat melakukannya".


"Sepertinya anda tipe yang cepat belajar nyonya... ",puji Oliver dengan duduk disofa ruang gantinya bukan malah keluar seperti harapan Xena tadi.


"Itu karena saya pernah menikah selain itu... ".


"Oh iya... kalau boleh tau sejak kapan anda berpisah dengan suami anda?",tanya Oliver membuat Xena yang sedang memilih kemeja milik Oliver langsung terdiam.


"Tidak perlu menjawab kalau anda tidak ingin,saya hanya ingin mengajak anda sedikit mengobrol karena kedepannya kita akan sering berinteraksi".


"Iya.. tuan maaf saya hanya...".


"Lupakan saja pertannyaanku barusan dan lanjutkan saja pekerjaanmu",potong Oliver karena melihat Xena yang kesulitan untuk menjawab.


"Baik...tuan".


Setelah mengatakan itu Xena memilih meneruskan pekerjaannya masih dibawah tatapan Oliver yang mengikuti setiap apa yang dilakukannya diruangan itu.


"Apa anda sedang senggang tuan hingga terus duduk disana sambil mengawasi apa yang saya lakukan?",tanya Xena mulai kesal karena hampir setengah jam Oliver tetap tidak bergerak dari tempatnya.


"Sekarang aku sedang bekerja",jawabnya dengan nada santai.


"Maksud anda? ",tanya Xena dengan menoleh kearah Oliver bingung.


"Aku sedang mencoba menilai kinerjamu hari ini sebagai sekretaris pribadiku apakah itu bukan termasuk bekerja nyonya Wilson".


"Oh... maaf saya lupa hal itu saya pikir anda disini...".


"Aku selalu selektif dalam segala hal termasuk penampilan juga... ".


"Kurasa tidak semuanya...".


"Maksud anda?".


"Maaf saya asal bicara",jawab Xena dengan menutup koper milik Oliver.


"Semua barang anda sudah saya masukkan kedalam koper saya harap pemilihan saya sesuai dengan keinginan anda kalau memang tidak saya mintamaaf karena ini hari pertama saya bekerja jadi... ".


"Bantu aku berganti pakaian sekarang",perintah Oliver yang membuat Xena langsung terdiam dan menatap Oliver tajam.


"satu jam sebelum keberangkatan saya harus sudah tiba diBandara kalau tidak ingin terlambat pergi jadi bantu aku sekarang nyonya Wilson".


"Tapi...bukankah anda bisa melakukannya sendiri,kenapa harus... ".


"Anda sekretaris pribadi saya yang saya bayar untuk membantu saya menangani urusan pribadi termasuk membantu saya berganti pakaian ".


"Iya.. baiklah anda adalah bos saya, saya hampir lupa hal itu karena ini pertama kalinya saya menjadi sekretaris pribadi",jawab Xena dengan nada kesal tapi tetap melakukan apa yang diminta Oliver.


Mereka berdiri berhadapan lalu perlahan Xena mulai membuka dasi serta satu persatu kancing kemeja kerja yang dipakai Oliver jarak mereka yang sangat dekat membuat Xena bisa mencium aroma harum dari tubuh Oliver dan hembusan nafas Oliver yang berada diatas kepalanya membuat tubuh Xena sampai mengeluarkan keringat dingin karena gugup dengan kedekatan mereka setelah hampir tiga tahun tidak bertemu, berkali kali Xena menelan ludahnya untuk membuatnya tetap baik baik saja melakukan tugasnya mengganti kemeja yang dipakai Oliver.


"Jangan khawatir nyonya wilson saya bos yang profesional",ucap Oliver karena melihat Xena begitu gugup.


"Maaf tuan saya hanya tidak terbiasa melakukan ini dengan orang asing".


"Benarkah?",tanya Oliver dengan nada dingin membuat Xena tanpa sadar langsung mendongak kearah Oliver dan menatap Oliver dari balik kacamata tebal yang dipakainya.


"Maaf kalau anda tersinggung tapi saya sudah cukup lama sendiri dan pekerjaan ini masih sangat baru untuk saya meski saya tidak muda lagi".


"Lupakan saja",ucap Oliver lalu mengambil kemeja yang ada ditangan Xena dan memakainya sendiri melihat hal itu Xena merasa sedikit bersalah lalu saat Oliver akan memasang dasinya sendiri Xena melarangnya.


"Biar saya bantu anda tuan",ucap Xena lembut yang membuat Oliver tidak bisa menolaknya dan membiarkan saja Xena melakukan hal itu padanya.


Tanpa sadar Xena menarik nafas keras setelah melakukan semua itu membuat Oliver mengerutkan dahinya.


"Berhenti terlalu keras pada diri anda nyonya Wilson karena kadang apa yang terlihat tidak sama dengan kenyataan sesungguhnya".


"Maksud anda? ",tanya Xena bingung.


"Tidak ada...kantor ini ruangan pribadiku kalau anda lelah dan pekerjaan tidak terlalu banyak anda boleh beristirahat disini sambil membereskan tempat ini , kalau anda merasa tidak nyaman dengan pakaian yang anda pakai anda bisa melepasnya dengan mematikan Cctv diruangan ini",ucap Oliver dengan menunjuk tombol CCTV ruangannya.


Xena yang hampir marah mendengar ucapan Oliver akhirnya mengangguk pada pria itu.


"Saya akan dengarkan pesan anda baik baik tuan Oliver.


"Oh iya selama aku pergi kalau Bianca datang... ".


"Bianca?!",ucap Xena tanpa sadar.


"Dia tunanganku",terang Oliver pada Xena yang langsung membuat Xena merasa kesal.


"Oh.. tunangan anda maaf saya pikir itu adik anda! ",jawabnya ketus tapi Oliver tidak menanggapinya.


"Kalau dia datang katakan padanya aku pergi keluar negeri selama seminggu dan selama aku pergi jangan ijinkan dia masuk keruang istirahatku, paham nyonya Wilson".


"Iya... saya paham tuan Oliver anda tenang saja saya pasti akan melakukannya".


"Baiklah sampai jumpa minggu depan nyonya Wilson",pamit Oliver dengan menatap kearah Xena dengan ekspresi tidak terbaca yang dibalas Xena dengan anggukan dan tarikan nafas berat.


Autor juga mau tarik nafas dulu sekarang lelah 😊😊.