
Oliver melajukan mobiknya dengan kecepatan cukup tinggi karena kesal dengan sikap bianca tadi yang sama sekali tidak merasa bersalah padanya akan apa yang dilakukannya beberapa hari yang lalu pada Oliver.
"Sial!!!, dasar gadis menyebalkan kalau tidak ingat dia anak tiri Xena sudah kuberi pelajaran Gadis itu",gerutu Oliver kesal.
Oliver menurunkan kecepatan mobilnya setelah berada diarea kantor sang Daddy karena tidak ingin ada yang melihatnya mengemudi seperti orang gila saat itu dan melaporkannya kepada Daddynya lagi seperti dulu.
Oliver segera turun dari mobil dan masuk kedalam kantor itu lalu segera menuju ruangannya yang berada didekat ruangan Daddynya.
Hari ini Oliver bermaksud menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat lalu bermaksud bertemu Xena karena jujur saja meski mereka baru berpisah tadi pagi tapi sekarang Oliver sudah merasa sangat merindukan perempuan itu,kalau tidak ingat ingin membuktikan pada Xena bahwa dia bisa berubah menjadi pria yang bisa diandalkan oleh perempuan itu saat ini Oliver pasti sudah menghubungi perempuan itu dan mengajaknya untuk bertemu tapi semua ditahannya dan memilih pergi kekantor sang Daddy untuk belajar bekerja.
***
Oliver pikir pekerjaannya akan cepat selesai hari itu tapi ternyata dia salah pukul 23.00 malam dia masih berkutat dengan pekerjaan yang seolah tidak ada habisnya hingga membuatnya menjadi kesal.
"Sial kapan tumpukan file sialan ini hilang dari hadapanku",gerutunya dengan menyandarkan tubuhnya dikursi dan memejamkan matanya yang lelah.
"Kupikir bekerja itu mudah tapi ternyata sesulit ini apa Daddy dan Xena selama ini juga mengalami ini",gumam Oliver dengan menarik nafas panjang dan tiba tiba pikirannya tertuju pada Xena membuat Oliver segera menegakkan tubuhnya lagi lalu mencari keberadaan ponselnya bermaksud untuk menghubungi perempuan itu tanpa perduli sekarang sudah hampir tengah malam karena Oliver merasa saat ini juga ingin mendengar suara indah perempuan cantik itu.
Dering pertama Xena belum mengangkatnya membuat Oliver memaki kesal karenanya lalu segera membereskan mejanya setelah itu Dengan langkah tergesa dia segera keluar dari kantornya dengan tetap menghubungi ponsel Xena yang belum juga bisa tersambung.
"Sial kenapa dia tidak mengangkat panggilanku!",gerutu Oliver kesal dengan berjalan keluar kantor menuju kearah mobilnya.
Oliver mengendarai mobilnya menuju kantor Xena sambil terus menghubungi ponsel perempuan itu yang belum juga dijawab.
Setelah hampir setengah perjalanan menuju kantor Xena,Xena baru mengangkat panggilannya membuat Oliver tanpa sadar menarik nafas lega.
"Iya.. King",jawabnya dengan suara parau khas orang bangun tidur yang menurut Oliver sangat sexy dan membuatnya ingin segera bertemu Xena lalu memeluk tubuh indah perempuan itu.
"Dimana kamu sayang?",tanya Oliver dengan nada lembut dan membuat semua kesalnya tadi sekarang menghilang setelah mendengar suara Xena.
"Aku dirumah, ada apa kamu menelponku jam segini?".
"Rumah?",tanya Oliver dengan nada tidak suka terdengar disuaranya.
"Hemmm",gumam Xena menjawab pertanyaan Oliver membuat Oliver semakin tidak suka karena membayangkan saat ini Xena sedang tidur dikamar milik dia dan Edward Sander dulu.
"Kenapa kamu pulang kesana?!",tanya Oliver tiba tiba ketus membuat Xena yang tadi sudah hampir terpejam lagi menjadi sadar.
"Apa King? ",tanya Xena dengan nada suara bingung mendengar Oliver kesal mengetahuinya sekarang dia sedang tidur dirumah bukannya kesal karena mengetahui Xena berada diClub atau tempat hiburan malam lainnya.
"Aku tidak suka",jawab Oliver membuat Xena semakin bingung dan rasa kantuknya perlahan hilang karena nada bicara Oliver yang terdengar ketus ditelpon.
"Tapi kenapa bukannya aku hanya tidur sekarang dan tidak sedang berada di.... ".
"Aku tidak suka kamu tidur dirumah itu!",hardik Oliver semakin kesal membuat Xena terpaksa menghela nafas keras mendengar alasan sikap ketus Oliver itu yang menurutnya sangat kekanak kanakan.
"Kubilang aku tidak suka kamu tidur dirumah itu,apa kamu tidak mengerti!".
"Baik... aku mengerti tapi ini tengah malam bisa kita membahas ini besok atau lain kali aku sekarang terlalu lelah untuk berdebat denganmu dan ingin beristirahat".
"Tidak! ",jawab Oliver yang membuat Xena menjadi kesal karenanya.
"What!!!, King!!!,sebenarnya apa maumu?!,kenapa kamu tidak bisa mengerti!".
"Aku ingin mengerti tapi sekarang aku cemburu dan juga merindukanmu Xena....",jawab Oliver terdengar frustasi disuaranya membuat Xena seketika langsung melemah mendengar itu.
"Jadi.... apa maumu sekarang King ini sudah malam, apa aku harus keluar dari rumah ini hanya untuk tidur?!".
"Iya... aku ingin kamu begitu... ",jawab King dengan nada memerintah membuat Xena terkejut dan kesal karena baru tadi pagi hubungan mereka begitu mesra tapi sekarang mereka mulai berdebat lagi untuk masalah tidak penting.
Xena mencoba menghela nafas sebelum mulai menjawab Oliver lagi.
"King.. bisakah kita tidak berdebat sekarang,aku benar benar lelah dan hanya ingin istirahat sekarang jadi... ".
"Aku menunggumu dibawah",ucap Oliver dengan nada ketus yang membuat bibir Xena seketika terkunci.
"Turunlah dalam 5 menit sebelum aku nekat mengetuk pintu rumah Sander sekarang",ucap Oliver yang membuat Xena seketika meloncat dari atas ranjangnya dan segera menyambar sweternya dari gantungan lalu segera berlari menuruni tangga dengan langkah tergesa gesa karena khawatir Oliver melakukan ancamannya.
Sampai dihalaman rumah Xena mengedarkan pandangannya mencari keberadaan mobil Oliver yang tadi bilang dia sudah ada didepan.
Karena Xena tidak melihat mobil Oliver dari depan pagar Xena kemudian keluar kejalan depan yang sedikit gelap dan sunyi karena hari sudah sangat malam dan tempat tinggal Keluarga Sander memang merupakan rumah pribadi bukan merupakan komplek perumahan jadi hanya orang orang tertentu yang biasa melewati tempat itu.
Xena menarik nafas kesal karena merasa dikerjai lagi oleh pemuda itu dan bermaksud kembali kedalam tapi baru saja Xena berbalik tiba tiba seseorang langsung memeluknya dari belakang membuat Xena terpekik tapi sebelum Xena sempat berteriak sebuah tangan sudah membungkam mulutnya membuat pekik Xena tertahan ditenggorokan.
Xena baru bisa bernafas lega setelah orang dibelakangnya berbisik pelan ditelinga Xena.
"Sayang ini aku" bisik Oliver yang membuat Xena menarik nafas lega dan bermaksud berbalik untuk mengadap kearah Oliver tapi sebelum Xena melakukan itu Oliver sudah menarik Xena menjauh dari depan pagar rumah keluarga Sander menuju mobilnya yang ternyata diparkirnya dibalik pohon yang berjarak beberapa meter dari rumah itu.
Sampai didepan mobilnya Oliver segera membuka pintunya dan menyuruh Xena masuk kedalam lalu setelah itu baru Oliver masuk kekursi kemudi.
"Pasang sabuk pengamanmu kita pergi sekarang!",ajak Oliver dengan nada masih kesal.
Melihat Oliver yang seperti itu bukannya memasang sabuk pengamannya Xena malah menyentuh tangan Oliver dengan lembut.
"Kita bicara disini saja",pinta Xena pada Oliver.
Like.... koment... 😁😁