SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY
42.Aku Ingin Menginap.



Mendengar makian Xena padanya bukannya marah Oliver malah tersenyum senang lalu menatap perempuan cantik itu yang masih memasang wajah cemberut padanya.


"Bukankah karena itu kamu tertarik padaku",bisik Oliver tepat ditelinga Xena membuat Xena langsung menoleh kearah Oliver dan bermaksud kembali mencubit tubuh pemuda itu tapi sebelum Xena melakukannya Oliver segera menangkap tangan xena dan membawanya kebenda pusakanya yang masih tertutup celana panjangnya itu.


Melihat Oliver melakukan hal itu Xena sedikit terkesiap dan mencoba menarik tangannya dari sana tapi oliver mencegahnya.


"King...lepaskan tanganku! ",pinta Xena dengan wajah mulai memerah melihat apa yang dilakukan pemuda itu.


"Bukankah kamu kesal padaku karena aku sudah menjadi orang pertama yang bercinta denganmu jadi kalau kamu ingin marah,lampiaskan pada sumber masalahnya yang membuat kamu sekarang seperti ini",jawab Oliver dengan ekspresi biasa membuat Xena sedikit bingung apa yang dimaksud pemuda itu.


"Apa maksudmu? ",tanya Xena dengan dahi berkerut dan lupa untuk menarik tangannya yang berada diatas benda pusaka Oliver.


"Ini bukan salahku Xena yang membuatmu marah tapi salahnya...",ucap Oliver dengan menekankan tangan Xena kebagian itu membuat wajah Xena kembali merah bahkan lebih merah dari sebelumnya.


"King.. A.. apa yang kamu lakukan kita sedang dijalan sekarang jadi hentikan... '',ucap Xena dengan menarik tangannya dari genggaman tangan Oliver yang menekannya disenjata pusaka pemuda itu yang terasa mengeras ditelapak tangan Xena,lalu setelah tangannya bebas Xena segera mengalihkan pandangannya keluar jendela mobil tidak ingin menatap kearah Oliver yang Xena yakin bisa melihat ekspresi wajahnya sekarang.


Oliver membiarkan saja Xena menarik lepas tangannya karena sekarang Apartemennya sudah terlihat.


Oliver membelokkan mobilnya memasuki area parkir Apartemen lalu menghentikan mobilnya dan segera melepas sabuk pengamannya.


"Ayo turun, kita sudah sampai sayang",perintah Oliver pada Xena yang bermaksud protes tapi Oliver sudah lebih dulu keluar dari mobilnya tanpa menunggu Xena.


Sampai didepan pintu Apartemen Oliver segera membuka kunci pintu Apartemen itu lalu masuk kedalam dan menghempaskan tubuhnya kesofa yang ada diruang tamu.


"Bukannya kamu bilang akan pulang lalu kenapa kamu malah ikut masuk kedalam",gerutu xena dengan duduk disamping Oliver.


Bukannya menjawab ucapan Xena tiba tiba Oliver merebahkan tubuhnya dipangkuan Xena membuat Xena sedikit terkejut melihat apa yang dilakukan Oliver sekarang.


"King... ",protes Xena bermaksud menyuruh Oliver bangkit dari posisinya tapi bukannya bangkit Oliver malah memiringkan tubuhnya lalu memeluk perut Xena membuat Xena merasa geli dan meremang dipeluk Oliver dengan posisi seperti itu.


"Aku merindukanmu Xena", ucap Oliver dengan setengah bergumam lalu merapatkan kepalanya keperut rata Xena menghirup aroma harum dari tubuh Xena yang membuat rasa geli dan meremang ditubuh Xena semakin terasa.


"I... iya tapi ini... sudah malam....dan....".


"Aku ingin menginap disini",jawab Oliver dengan mendongakkan wajahnya menatap kearah Xena yang tanpa sadar hanya bisa menelan ludahnya mendengar keinginan Oliver sekarang.


"Biarkan aku menginap malam ini sayang....",ucap Oliver parau dengan menaikkan satu tangannya lalu mulai menyusuri wajah cantik Xena.


"Tapi kita melupakan sesuatu tadi malam jadi aku ingin mengulangnya malam ini, boleh ya sayang.... ",bujuk Oliver dengan mulai menurunkan tangannya keleher Xena dan meraba dengan gerakan menggoda disana membuat tubuh Xena terasa berdesir menerima sentuhan itu.


Xena membasahi bibirnya sebelum kembali bicara pada Oliver dan apa yang dilakukannya itu membuat gerakan tangan Oliver semakin berani bahkan sekarang sudah mulai masuk kecelah leher baju yang dipakai Xena dan membelai bagian atas dada Xena.


"K... king... ka.. kamu... su.. dah janji...bu.. kan... ",ucap Xena sebelum mengerang karena Oliver sengaja meremas lembut dada polos Xena saat dia bicara.


"Aku ingin mengingkarinya malam ini",ucap Oliver yang membuat Xena terkejut mendapat jawaban seperti itu darinya,tapi sebelum Xena mengatakan apapun Oliver sudah lebih dulu menarik tengkuk Xena kebawah lalu mulai melu*at bibir indah Xena dengan lembut dan dalam hingga pertahanan Xena akhirnya runtuh dan membalas lu*atan bibir Oliver dengan sama bergairahnya.


Lama mereka melakukan pergu*ulan lidah dan bibir sampai Xena tidak ingat entah sejak kapan posisinya sudah berada dibawah kungkungan pemuda itu dan baju longgar yang dipakainya itu sudah lepas dari tubuhnya hingga menyisakan penutup terkhir tubuhnya.


"Mmmm",erang Xena disela lilitan liar lidah Oliver didalam mulutnya saat tangan Oliver mulai memainkan dua puncak dadanya dengan mere*as dan memilin bagian dadanya dengan penuh Gairah.


Xena semakin terbuai dan lupa diri saat Oliver semakin menurunkan sentuhan tangan dan lidahnya kebagian dadanya dengan rakus,sementara satu tangan Oliver sudah mulai menyelusup kebalik penutup terakhir yang dipakai Xena dan mulai bermain dibagian inti tubuhnya membuat Xena mengerang semakin keras karena merasakan apa yang Oliver lakukan dengan tangannya dan mulutnya sekarang membuatnya hampir gila.


"K.. king... ",erang Xena dengan tubuh setengah melengkung merasakan sensasi luar biasa itu.


Melihat Xena mulai menggila Oliver segera melepas seluruh pakaian yang masih melekat ditubuhnya sebelum akhirnya meloloskan juga penutup terakhir yang masih ada ditubuh istrinya saat itu.


"King....", desis Xena saat kondisi mereka sudah sama sama polos sekarang disofa.


"Sayang...aku ingin dirimu.... ",ucap Oliver dengan nafas sama terengahnya seperti Xena dan tidak perduli kalau mereka sekarang akan bercinta disofa bukan didalam kamar tidur.


Dengan nafas sama terengahnya Xena menjawab keinginan Oliver hanya dengan anggukan lemah.


Mendengar persetujuan Xena meski hanya dengan anggukan Oliver kembali mencumbui Xena tapi dengan lebih intens membuat Xena berkali kali mengerang keras,setiap kali bibir dan tangan Oliver berhasil menyentuh titik sensitif ditubuhnya dan dia tidak bisa menahan sensasi luar biasa yang dirasakannya saat Oliver mulai mencu*bui bagian inti tumbuhnya.


"Ki... ing... ",desis Xena dengan melentingkan tubuhnya karena merasa sesuatu dalam tubuhnya bergejolak ingin minta untuk merasakan lebih.


Melihat Xena yang mulai menggila dengan era*an dan rintihannya,dengan sekali sentak Oliver langsung memasukkan senjata pusakanya kedalam inti tubuh Xena.


Merasakan hal itu Xena mendesis keras sambil mencengkram kuat pundak Oliver sebagai tumpuan saat Oliver mulai menggerakkan miliknya dengan ritme teratur didalam inti tubuh Xena.


Xena merasa semakin terbang setiap kali milik Oliver menghujam semakin dalam kedalam inti terdalam tubuhnya sampai dia akhirnya mengerang keras karena merasakan sesuatu dari dalam tubuhnya dan milik Oliver berkedut secara bersama sama sebelum tumpah membasahi dalam inti tubuh Xena dengan erangan keras dari kedua insan yang baru saja mencapai klimak dasyat bersama.


Wajib Like dan komen setelah membaca 😁😁😁.