Ruby

Ruby
Mencoba Cara Penyembuhan



"Aku tidak gila ini semua demi kesembuhan Pangeran Azlan ayolah kita coba cara ini dan aku yakin pasti Pangeran Azlan akan sembuh," kata Ruby memaksa pada Pangeran Azlan, yang mana membuat ia tidak bisa mengabaikan Ruby begitu saja.


Ruby memaksa Pangeran Azlan, ia tidak mau membuat Pangeran Azlan terus sakit. Ia benar-benar ingin terus melakukan apa yang terbaik, untuk Pangeran Azlan dan tidak ingin mengabaikan apa yang dirasakan Pangeran Azlan.


Dengan Pangeran Azlan merasa kesulitan dia berusaha sebisa mungkin untuk melakukan yang terbaik agar benar-benar sembuh dan tidak lagi merasa sakit.


Karena Ruby sebenarnya juga ingin melihat Pangeran Azlan bila sembuh dan juga bisa melakukan apa yang ingin dilakukan juga tidak ingin melihat Pangeran Azlan terus berada di seluruh dunia karena dia benar-benar merasa kasihan kepada Pangeran Azlan.


Hal itu juga sumber berusaha sebesar mungkin untuk memaksa Pangeran Azlan agar mode disembuhkan olehnya. Meskipun apa yang dilakukan oleh Ruby, caranya memang benar-benar tapi setidaknya hanya cara itu yang bisa rugi pikirkan Tak ada cara lain yang bisa ia lakukan untuk bisa menyembuhkan Pangeran Azlan.


"Apa kau benar-benar yakin dengan apa yang kau katakan?" tanya Pangeran Azlan yang jelas tidak mengizinkan dengan apa yang ingin rugi lakukan.


pasalnya dengan dia melakukan hal tersebut jelas hal itu akan menyakiti ruby dan hal itu jelas membuat Pangeran Azlan tidak ingin terjadi sesuatu.


Pangeran Azlan ingin sembuh tapi tidak harus dengan mengorbankan orang lain apalagi dengan cara yang ruby katakan hal itu jelas akan membuat Ia pun kesakitan, maka dari itu alangkah lebih baik mencari cara yang lain yang tidak menyakiti orang lain.


Apalagi dia juga tidak baik jika melihat lebih sakit, hal itu juga membuat Pangeran Azlan benar-benar melarang secara tersebut dan jelas tidak mau jika terjadi sesuatu kepada ruby.


"Jelas aku sangat yakin tolong izinkan. Aku untuk menyembuhkan tangan Pangeran Azlan dengan caraku ini dan jangan melarangku," Ruby yang terus mohon kepada Pangeran Azlan agar dia diizinkan dengan menggunakan sarana tersebut.


Ia benar-benar tidak gila dengan apa yang ditentukan oleh Pangeran Azlan tapi yang ingin berusaha mungkin untuk bisa menyembuhkan Pangeran Azlan, maka dia menggunakan segala cara dan itu adalah hasil pemikirannya yang jelas secara itu bisa dibubarkan dengan kebenarannya.


Pangeran Azlan berpikir beberapa saat ia benar-benar merasa bersalah yang sampai membuat Ruby terluka seperti itu ia pun bingung untuk memutuskan untuk mengizinkan Ruby melakukan itu atau tidak


"Jika kau yakin, Baiklah. Tapi aku sebenarnya tidak suka dengan caramu," kata Pangeran Azlan yang benar-benar tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh ruby karena hal itu jelas akan membuat Rudi sakit dan menyesal itu membuat Pangeran Azlan juga tidak setuju.


Ruby memohon kepada Pangeran Azlan, yang akhirnya Pangeran Azlan tidak bisa menolak permintaan rugi. ia benar-benar bingung bagaimana cara untuk bisa menghentikan Ruby , padahal Ruby sudah begitu ingin berusaha untuk menyembuhkannya.


Sudah berbagai cara ia lakukan dan kali ini pun Pangeran Azlan benar-benar tidak bisa melarang Ruby, maka dari itu pun dengan apa yang dilakukan oleh ruby walaupun tidak suka dan hal itu jelas akan menyakiti ruby tentunya.


"Apa Pangeran Azlan takut aku terluka?" tanya ya bercanda dan tidak serius dengan pertanyaannya tersebut.


ruby tahu jika Pangeran Azlan pun tidak mungkin memperhatikan dirinya apalagi takut jika ia terluka komah karena mereka juga tidak mengenal begitu dekat yang tentunya membuat Ruby tidak akan mungkin bisa sedekat itu dengan Pangeran Azlan.


Hingga Pangeran Azlan mengkhawatirkan dirinya, jadi jelas tidak mungkin jika Pangeran Azlan mengkhawatirkan lebih. Ia pun benar-benar meyakinkan dirinya jika itu hanya pertanyaan agar Pangeran Azlan tidak merasa kesal dan tegang.


"Jelas saja, memangnya siapa yang mau melihat orang lain terluka," jawab Pangeran Azlan melihat begitu mengkhawatirkan ruby terlihat jelas jika memang Pangeran Azlan tidak ingin rugi terluka sama sekali.


Tapi mau bagaimana lagi itu sudah terjadi dan hal itu tidak membuat ruby merasa kesal kepada Pangeran Azlan dia berusaha sebisa mungkin untuk menyembuhkan Pangeran Azlan, yang jelas ada keinginan rugi yang harus ia lakukan maka dari itu Ia membutuhkan bantuan dari Pangeran Azlan.


yang mana membuat ruby benar-benar merasa senang saat Pangeran Azlan bisa sembuh. Maka dari itu pun dia menggunakan segala cara untuk bisa menyembuhkan Pangeran Azlan walaupun itu menyakiti dirinya sendiri. yang mana ruby juga saya berkorban untuk Pangeran Azlan asalkan Pangeran Azlan mau membantu nya.


"Tentu saja saingan Pangeran Azlan," kata Ruby sambil tersenyum untuk mencairkan suasana.


Pasalnya terlihat jelas jika Pangeran Azlan tidak suka dengan apa yang rugi lakukan. Bukan hanya dia yang melukai dirinya sendiri, Karena Ruby memikirkan cara untuk menyembuhkan Pangeran Azlan dengan menggunakan darahnya karena Ruby terluka waktu itu.


ia tak sengaja memegang tangan Pangeran Azlan yang akhirnya bisa menyembuhkan Pangeran Azlan, maka dari itu dari ketidaksengajaan itu lebih mengambil kesimpulan jika dari darah Ruby yang bisa menyembuhkan kaki Pangeran Azlan atau penyakit yang diderita orang lain.


Maka dari itu dia berusaha untuk bisa mungkin untuk bisa menyembuhkan Pangeran Azlan dengan kemampuan yang ia miliki dan dengan segala usaha yang ia lakukan itu. jelas itu membuatku juga benar-benar berusaha kali ini dan tidak ingin gagal Ia melakukan segala cara.


"Kalau itu sudah tidak diragukan. Maka aku tak keberatan," kata Pangeran Azlan yang akhirnya tidak keberatan dengan apa yang diinginkan oleh ruby. hal itu jelas membuat Pangeran Azlan untuk mengizinkan untuk menyembuhkan dirinya.


Maka dari itu ruby pun bersiap-siap untuk bisa menyembuhkan Pangeran Azlan dengan apa yang ia lakukan dan yang ia katakan kepada Pangeran Azlan dengan menggunakan caranya tersebut dengan pemikirannya itu pasti Pangeran Azlan bisa sembuh.


"Aku mulai, Pangeran Azlan tidak boleh melarang ku kali ini."


Ruby mengambil pisau dan melukai tangan ia sengaja menusuk dalam tangannya agar darah yang keluar juga banyak


Pangeran Azlan tidak tega melihatnya. Dengan cepat Ruby memegang kaki Pangeran Azlan dengan tangan berlumuran darah.


Seketika itu tangan Ruby yang perlahan sembuh pun akhirnya menghentikan apa yang ia lakukan. Ia segera membasuh tangannya.


"Bagaimana, apa bisa digerakkan?" tanya Ruby yang penasaran


Pangeran Azlan menggerakkan Kakinya, di luar dugaan ia bisa berdiri lagi. Dengan keinginan yang kuat Akhir Ruby bisa menyembuhkan Pangeran Azlan.


Ruby yang sangat bagaimana dengan kesembuhan Pangeran Azlan langsung memeluk Pangeran Azlan Azlan, Pangeran Azlan Azlan membalas memeluk Ruby


Sadar dengan apa yang Ruby lakukan, ia segara melepaskan pelukannya.


"Maaf, aku terbawa suasana," kata Ruby merasa jika hubungan mereka tidak sedekat itu. Ia sendiri sadar jika dirinya bukan berasal dari Dunia itu.


Jadi dengan cepat Ruby berjalan mundur dan menjauhi Pangeran Azlan.